Rekomendasi Usaha Kecil Menengah Serta Contohnya

3 min read

Usaha Kecil Menengah

Bisa dikatakan bahwa usaha kecil menengah adalah sektor yang berperan penting dalam menyumbang perekonomian Indonesia sebesar  60% dan mampu untuk menampung kurang lebih sebanyak 97% tenaga kerja produktif. Jika tertarik untuk terjun ke dalam bisnis ini, maka Anda harus mengetahui secara lengkap mulai dari pengertian hingga contoh usaha kecil menengah.

Pengertian Usaha Kecil Menengah

Usaha Kecil Menengah
Usaha Kecil Menengah

Berdasarkan keputusan Presiden Nomor 99 Tahun 2008 UKM adalah jenis usaha yang memiliki kekayaan bersih maksimal Rp. 200.000.000. Belum termasuk bangunan tempat usaha, tanah serta jenis usaha itu sendiri. Pengertian lainnya adalah kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan perekonomian rakyat Indonesia sehingga wajib dilindungi agar mencegah terjadinya persaingan tidak sehat.

Atau jika mengacu pada undang-undang No 20 Tahun 2007 yaitu sebuah usaha yang didirikan oleh badan atau perorangan. Tidak memiliki cabang dan anak perusahaan atau menjadi bagian dari usaha besar dan menengah. Kriterianya adalah  beromset  Rp. 350 juta hingga Rp. 2,5 miliar. Didirikian oleh Warga Negara Indonesia dengan perolehan aset 50-500 juta.

Tahun 1997 bisa dibilang awal perkembangan UKM. Karena  pada saat itu terjadi krisis ekonomi yang menyebabkan banyak karyawan yang di PHK. Mereka kemudian mengembangkan usaha jual beli, pengolahan dan jasa untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar. Tak heran jika banyak yang berlomba-lomba agar menjadi pencipta usaha kecil menengah yang sukses.

Oleh karena itu, tidak heran jika UKM dianggap sebagai penyelamat ekonomi Indonesia. Karena mengatasi masalah pengangguran pada waktu itu bahkan hingga saat ini. Pajak yang disetorkan baik ke daerah atau negara berperan penting dalam menyumbangkan PDB (Pendapatan Domestik Bruto).

Kontribusi UKM terhadap PDB
Kontribusi UKM terhadap PDB

Badan Pusat Statistik memberikan definisi dan menetapkan kriteria berdasarkan kuantitas tenaga kerja. Yaitu baru bisa dikatakan oleh UKM apabila memiliki karyawan sebanyak 5-19 orang. Masing-masing lembaga di berbagai Negara berbeda dalam mendefinisikannya, tergantung bagaimana peraturan yang berlaku.

Baca juga : Peluang Usaha Rumahan Menjanjikan

Jenis Usaha Kecil Menengah

Beberapa kelebihan yang dimiliki UKM yang hingga saat ini menjadi tulang punggung Indonesia karena lebih fleksibel, jika dibandingkan dengan perusahaan besar. Selain itu juga lebih cepat berinovasi, karena adanya operasional yang sederhana. Sehingga ide-ide kreatif lebih cepat bermunculan. Berikut ini jenis usaha kecil menengah yang ada di Indonesia :

  • Fast Moving Enterprise

Yaitu UKM yang kental akan jiwa kewirausahannya. Dan segera untuk menjadi usaha besar (UB).

  • Micro Enterprise

Yaitu bergerak di bidang kerajinan. Atau memiliki sifat pengrajin tetapi belum mempunyai sifat kewirausahaan.

  • Small Dynamic Entreprise

Yaitu UKM yang sudah mulai menerima pekerja sub kontrak dan kontrak. Serta sudah memiliki jiwa kewirausahaan.

  • Livelihood Activities

Yaitu bergerak di sektor informal. Digunakan untuk kesempatan mencari nafkah. Contohnya adalah pedagang kaki lima.

Kelemahan Bisnis UKM

Walaupun begitu, UKM tetap memiliki beberapa kelemahan seperti:

  • Pertama, sumber daya manusia yang belum mumpuni.

Apalagi jika seseorang tersebut belum mempunyai skill sama sekali. Sehingga perlu pelatihan secara khusus untuk mengembangkannya.

  • Kedua sarana dan prasarana yang terbatas.

Seperti kurangnya pengetahuan mengenai bagaimana cara memaksimalkan teknologi informasi dan komunikasi. Serta kurangnya alat yang membuat mereka kurang maju dan berkembang.

  • Ketiga, terbatasnya akses pasar.

Beberapa UKM kalah saing dengan perusahaan besar. Yang mana, mereka sudah melakukan pengiriman hingga ke luar negeri. Pun tergantug faktor kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan UKM. Padahal jika dilihat banyak sekali perannya dalam pemenuhan kebutuhan manusia.

Contoh Usaha Kecil Menengah

 

Jika Anda berniat untuk membuka usaha. Maka berikut ini ada beberapa peluang usaha kecil menengah di berbagai bidang yang bisa Anda kembangkan.

  1. Bidang Fashion

    Usaha Bidang Fashion
    Usaha Bidang Fashion

Yaitu sebuah usaha yang bergerak di bidang pakaian baik untuk laki-laki, perempuan atau anak-anak. Jenis ini memiliki banyak peminat. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa pakaian adalah kebutuhan utama masyarakat. Oleh karena itu, keberadaannya sangat dinantikan.

Contohnya adalah konveksi baju gamis, pengantin atau pesta. Jika Anda berniat untuk menekuni bidang fashion. Lakukan strategi pemasaran dan desain yang menarik.

  1. Bidang Kuliner

Inspirasi usaha kecil menengah selanjutnya adalah bidang kuliner. Beberapa orang rela untuk tidak berpakaian asalkan ia bisa makan. Apalagi perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi saat ini yang membuat orang ingin eksis dengan mengunggah foto yang unik. Rata-rata yang dipilih adalah tempat dan jenis makanan.

Contohnya adalah cafe, restoran, atau tempat makan dengan berbagai konsep. Mulai dari klasik, alam hingga modern. Bisa disesuaikan dengan lokasi dan model kekinian.

  1. Bidang Otomotif

    Usaha Bidang Automotif
    Usaha Bidang Automotif

Saat ini, banyak usaha yang mengembangkan bidang ini. Yaitu penyedian spare part untuk segala jenis transportasi. Seperti jasa modifikasi, jaket dan helm yang berlogo SNI. Serta masih banyak lagi yang lainnya.

Jika Anda ingin membuka usaha di bidang ini. Langkah pertama persiapkan dulu modalnya. Karena otomotif dikenal lebih mahal dibanding bisnis UKM lainnya. Tapi keuntungannya pun juga tidak main-main.

Baca juga : Pentingnya Website Untuk Bisnis

  1. Bidang Pendidikan

Usaha di bidang pendidikan, akan memberikan keuntungan yang amat besar apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Karena menjadi prioritas utama. Beberapa UKM bidang ini memanfaatkan waktu luang di luar jam sekolah.

Beberapa contohnya di Indonesia adalah Primagama, Ganesha Operation, SSC dan masih banyak lagi yang lainnya. Tersebar di beberapa daerah.

  1. Agrobisnis

    Usaha Bidang Pertanian
    Usaha Bidang Pertanian

Agrobisnis sendiri dibagi menjadi dua yaitu pertanian dan peternakan. UKM pada bidang ini juga berperan penting dalam roda ekonomi Indonesia. Mulai dari modal paling murah hingga mahal. Tetapi, hasilnya juga sebanding dengan perawatan yang dilakukan. Contohnya pengusaha sapi perah, susu kambing, ternak ayam dan lain-lain.

  1. Skin Care dan Kosmetik

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Perindustrian. Bidang skin care dan kosmetik mengalami kenaikan hingga 20% pada tahun 2017. Hal ini menunjukkan bahwa saat ini, tidak hanya perempuan saja yang menjadi sasarannya. Tapi juga laki-laki. Sehingga membuatnya menjadi terkenal dan memiliki jangkauan yang luas.

  1. Digital Marketing

Saat ini, hampir semua kebutuhan bisa dilakukan secara online. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan keahlian di bidang marketing untuk mendapatkan keuntungan. Contohnya adalah content writier, copy writing dan Search Engine Optimization (SEO).

  1. Furniture

    Usaha Bidang Furniture
    Usaha Bidang Furniture

Pada tahun 2017. Bisnis bidang furniture menyumbang omzet ecommerce Indonesia hingga 16,9%. Anda bisa membuka website untuk menjual barang-barang yang sudah Anda kreasikan. Apalagi, saat ini Pemerintah memang sedang menggencarkan perumahan baru. Sehingga banyak yang membutuhkan perabotan untuk menghiasi rumahnya.

Bagaimana, apakah Anda sudah memilih kira-kira bidang mana yang ingin Anda kembangkan? Jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan modal, skill, kemudahan akses, sarana dan parasarana ya. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar usaha lebih berkembang adalah dengan membuat website.

Agar performanya website meningkat dan traffic webiste bisa maksimal. Maka harus menggunakan layanan teknologi cloud hosting. Kami memiliki rekomendasi Cloud Hosting Murah dari Qwords yang sangat cocok bagi yang sedang membuka usaha kecil menengah yang akan dipasarkan secara online. Ayo tunggu apalagi online kan bisnismu sekarang juga dengan website.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *