Menempatkan atau memposisikan server dan peralatan jaringan network seperti HUB, Switch, dan Komputer bukanlah perkara mudah. Ada pertimbangan-pertimbangan tertentu agar rack yang digunakan tidak terlalu berlebih apalagi terlalu sempit kapasitasnya. Keberadaan Rack Server sangat penting untung efisiensi peralatan maintenance.

Pengertian Rack Server

Apa Itu Rack Server
Apa Itu Rack Server

Rack server adalah rack yang dirancang secara khusus untuk meletakkan sekaligus menyusun penempatan server yang digunakan untuk kelancaran jaringan, diantaranya adalah HUB, Switch, dan Komputer. Rack, memang bahasa Inggris, tapi prinsipnya sama seperti ‘rak’ dalam bahasa Indonesia.

Setiap satu rack server jenis tunggal nantinya memiliki beberapa rack server yang bertumpuk di bagian atasnya. Sumber daya dari jaringan yang lainnya akan langsung ikut terkoneksi sampai dengan meminimalisir ruang lantai yang dibutuhkan. Sehingga luas lokasi dapat lebih termanfaatkan.

Selain itu, di dalam sebuah perangkat rack server yang mampu mengkonfigurasi pemasangan kabel dan penyelarasan komponen jaringan yang lain, rack server juga dilengkapi dengan ‘saver’. Sebuah sistem otomatisasi yang mendinginkan suhu rack server apabila terdapat panas suhu yang berlebihan, semacam AC (Air Conditioner).

Desain Rack Server

Rack Server
Rack Server

Rack server memiliki beberapa pilihan desain yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. Meski demikian, desain rack server pada kalanya akan menimbulkan diferensiasi pada harga rack server yang hendak dimiliki. Berikut ada tiga jenis desain rack server yang lazim beredar di pasaran.

1. Closed Rack

Tipe rack server yang mempunyai desain tertutup. DIilengkapi dengan ventilasi double roof fan. Menggunakan pintu kaca berbahan galvanis. Desain ini mampu menahan beban hingga 50 Kilogram. Harga rack server jenis ini berkisar antara 7 juta sampai dengan 9 juta’an.

2. Open Rack

Jenis rack server yang ini berbeda sama sekali dengan jenis closed rack server. Merupakan tipe rack server sederhana.

3. Wallmount Rack

Desain jenis tipe ini kerap kali digunakan untuk menyimpan segala perangkat networking, termasuk diantaranya HUB, Switch, modem, dan bermacam perangkat server yang lain. Memiliki opsi pilihan pintu 1 dan pintu 2.

Baca juga : Cara Memilih Lokasi Server Terbaik

Ukuran Rack Server

Ukuran Rack Server
Ukuran Rack Server

Setiap jenis rack server atau desain rack server memiliki ukuran rack server yang berbeda-beda. Untuk ukuran rack server terdapat satuan tersendiri yang dikenal dengan U. U adalah arti dari Unit Dimension (Weight x Height x Depth) yang dimiliki sebuah rack server beserta daya tampung yang mampu ditoleransi oleh rack server.

Sampai saat ini ukuran rack server ialah;

1U dengan dimensi 19” x 1.75” x 17.7” 19” x 1.75” x 19.7” 19” x 1.75” x 21.5”

2U dengan dimensi 19” x 3.5” x 17.7” H= 19” x 3.5” x 20.9” 19” x 3.5” x 24”

3U dengan dimensi 17.1” x 5.1” x 25.5”

4U dengan dimensi 19” x 7” x 17.8” 19” x 7” x 26.4”

5U dengan dimensi 19” x 8.34” x 19.67” x 19.1” x 8.75” x 26.4”

6U dengan dimensi 19” x 10.5” x 19.5”

7U dengan dimensi 17” x 12.2” x 19.8”

Pada sistem rackmount, pengaturan server yang berjumlah lebih dari dua unit atau lebih dapat ditata dengan baik dan rapi. Rackmount biasanya digunakan oleh institusi yang menggunakan fungsionalitas server yang berbeda pada masing-masing rack. Misalnya Web Server, Database Server, dan seterusnya.

Baca juga : Perbedaan VPS dan Dedicated Server

Harga Rack Server

Perhatikan kebutuhan Anda dan pilih ukuran rack server yang paling sesuai dengan apa yang Anda butuhkan. Seandainya kebutuhan Anda tak terlalu banyak ada baiknya merancang rack server sendiri. Namun terlebih dahulu, amati harga rack server yang berlaku secara umum di pasaran berikut ini:

  • APC Netshelter SX 19”, closed rack server 42U 1070mm, harganya cukup fantastis yakni sekitar 21 Juta’an
  • Eaton Micro Data Center ETN-MDCS32, harganya lebih fantastis lagi, yaitu sekitar 200 juta’an. Cocok untuk Anda yang memiliki institusi.
  • Innovation rack IRA Series 19” Closed 42U, harganya lumayan di bawah daripada dua rack server sebelumnya yakni 15 Juta’an
  • Indorack standing close rack 32U, harganya malah lebih murah, yakni hanya sekitar 12 Jutaan.
  • Indorack Open Rack Server 32U OR32, harganya mungkin yang paling terjangkau, yakni sekitar 3 Jutaan. Desainnya berupa rack server kecil.

Seandainya Anda tidak ingin keluar biaya besar untuk membeli rack server demi kelancaran networking, Anda masih memiliki opsi lain, yakni membuat rack server sendiri. Tidak perlu keluar biaya banyak dan dapat menghemat banyak waktu pembelian rack server yang kadang butuh berhari-hari, bahkan berminggu-minggu.

Manfaatkan besi L, berbentu huruf L dengan lubang-lubang di garisnya. Susun menggunakan baut atau las setiap masing-masing besi L. Jumlah besi L dan ukuran potongan besi L sesuaikan terlebih dahulu dengan perangkat apa saja yang hendak diletakkan di rack server rakitan.

Waktu pembuatan rack server rakitan ini tak lebih dari satu hari. Asalkan Anda telaten memotong besi L dan menyusun susunan besi L yang telah terpotong untuk meletakkan perangkat-perangkat networking yang Anda miliki.

Bagi Anda yang tidak ingin repot tetapi memiliki server, Kami memiliki rekomendasi Dedicated Server Indonesia yang sudah siap pakai, tidak perlu repot mengurus rack server dan perangkat lainnya. Selain itu Dedicated Server dari Qwords.com untuk spesifikasi Anda bisa menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan. Tunggu apalagi miliki server Anda sekarang juga.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *