Belajar SEO dasar untuk pemula adalah salah satu hal wajib sebelum memulai terjun ke dunia blog atau website. Apa itu SEO? SEO (Search Engine Optimization) sejarahnya pertama kali digunakan pada 26 Juli 1997 oleh pesan spam yang dipost oleh Usenet. Pada saat itu algoritma rangking mesin pencari belum serumit sekarang dan masih mudah dimanipulasi.

Algoritma mesin pencari zaman dahulu bekerja berdasarkan pada informasi yang terdapat pada meta tag pada kode html web mereka. Meta tag fungsinya memberikan informasi tentang konten yang terkandung dalam suatu halaman web. Tetapi saat itu banyak orang-orang yang memanipulasi isi meta tag dengan mengisikan meta tag berbeda dengan konten, sehingga hasil dari pencarian tidak akurat banyak blog atau website yang tidak sesuai.

Panduan Belajar SEO WordPress Untuk Pemula
Panduan Belajar SEO WordPress Untuk Pemula

Larry Page dan Sergery Brin kemdian berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan membuat mesin pencari sederhana bernama Backrub dengan perhitungan berdasarkan PageRank. Backrub inilah yang menjadi cikal bakal Google berdiri yaitu tahun 1998. Dalam waktu tidak lama Google mendapatkan reputasi dan kepercayaan dari pengguna internet karena berhasil menampilkan pencarian yang lebih berkualitas.

Alasan Belajar SEO

Seperti yang sudah dijelaskan diawal bahwa belajar SEO adalah salah satu hal wajib sebelum memulai terjun ke dunia blog atau website. Search engine terutama Google saat ini memiliki jumlah pengguna lebihh dari 90% keseluruhan pengguna internet didunia. Apalagi sekarang ini internet sudah menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan dan semuanya sudah serba online.

WordPress menjadi salah satu CMS yang mudah untuk dioptimasi untuk keperluan SEO. Banyak tersedia berbagai macam Plugin SEO WordPress yang bisa sahabat Qwords gunakan untuk mulai yang versi gratis sampai berbayar. Selain itu WordPress memiliki keunggulan dalam kemudahan dalam penggunaan, gratis, plugin lengkap dan tersedianya komunitas yang besar. Jadi WordPress menjadi platform yang tepayt untuk belajar SEO untuk pemula.

Persiapan Belajar SEO WordPress

Sebelum memulau panduan belajar SEO WordPress, ada beberapa persiapan dulu sebelum terjun langsung ke dunia SEO. Berikut beberapa persiapan yang harus sahabat Qwords lakukan:

1. Memiliki Domain Hosting

Persiapan pertama adalah sudah memiliki domain hosting, jika Anda belum silahkan membeli terlebih dahulu. Kami menyarankan membeli paket Hosting Indonesia Murah dari Qwords.com mulai dari 14.500/bulan.

Paket Hosting Domain Murah
Paket Hosting Domain Murah

2. Sudah menginstall CMS WordPress

Kenapa harus menggunakan WordPress? kenapa tidak menggunakan Blogspot saja yang gratis? Jawabnya karena WordPress menjadi salah satu CMS yang paling mudah dioptimasi untuk keperluan SEO.

Baca juga : Perbandingan WordPress dan Blogspot

3. Install plugin SEO

Plugin SEO yang akan dibahas pada panduan belajar SEO WordPress ini menggunkan Yoast SEO. Jika belum tahu silahkan baca dahulu pembahasan tentang Cara Setting Yoast SEO.

Panduan Belajar SEO WordPress Pemula

Jika semua persiapan belajar SEO Anda sudah lengkap, tahapan selanjutnya adalah tinggal mempraktekan teknik-teknik SEO. Silahkan simak pembahasannya dibawah ini:

1. Setting Permalink WordPress

Setting Permalink WordPress
Setting Permalink WordPress

Secara default permalink bawaan WordPress memang belum SEO Friendly, masih terlalu panjang dan rumit. Sedangkan permalink yang disenangi Google adalah permalink yang mengandung keyword didalamnya, bukan yang berisi tanggal, bulan, tahun atau nomor post. Agar menghasilkan permalink yang bagus Anda harus merubahnya dengan struktur domainAnda.com/%postname%?. Untuk settingnya silahkan pergi ke menu Settings > Permalink > Custom Structure dan tulis seperti diatas.

2. Riset Keyword

Sebelum membuat konten Anda wajib melakukan riset keyword terlebih dahulu. Keyword menjadi salah satu kunci untuk mendatangkan pengunjung menuju website. Pilihlah keyword dengan persaingan rendah dan banyak dicari oleh pengunjung. Dengan melakukan riset keyword Anda juga bisa melakukan mapping keyword sehingga SEO On Page pada website Anda semakin bagus.

Riset Keyword Artikel
Riset Keyword Artikel

Untuk bisa melakukan riset keyword secara detail, Anda harus menggunakan tools SEO. Rekomendasi tools SEO gratis dari kami bisa menggunakan Ubersuggest, KeywordEverywhere, KWFinder dan lainnya.

3. Menulis Artikel SEO

Setelah mendapatkan keyword yang tepat untuk konten blog, langkah selanjutnya adalah menulis artikel yang SEO Friendly. Artikel yang disukai oleh Google adalah artikel yang memiliki pembahasan secara lengkap  dengan menggunakan heading H1 untuk judul, H2 untuk heading dan H3 untuk sub heading. Dalam peletakan keyword terutama untuk keyword turunan supaya dimasukan dalam artikel agar lebih memperkuat On Page SEO.

4. Optimasi SEO Image

Optimasi File Gambar SEO
Optimasi File Gambar SEO

Gambar pada postingan WordPress juga bisa dirangking ke halaman pertama Google dengan SEO. Caranya Anda bisa memaksimalkan Alternate Image atau Alt Image pada gambar. Tulislah Alt image tersebut dengan keyword yang relevan dengan judul artikel. Selain itu pada nama file ubahlah dengan kata yang mengandung keyword pencarian. Untuk lebih jelasnya silahkan baca di Cara Optimasi Gambar WordPress Dengan Mudah.

5. Setting Backlink

Backlink pada SEO WordPress menjadi salah satu hal yang penting. Untuk On Page Anda bisa melakukan internal linking dengan artikel lain yang relevan. Jangan lupa juga untuk memberikan link ke home page website Anda agar lebih kuat. Backlink yang terakhir adalah dari website atau blog lain dengan cara menanamkan link website yang Anda miliki agar lebih dikenal oleh Google. Semakin bagus backlink Off Page yang Anda gunakan akan semakin terasa kenaikannya dihalaman pertama Google.

6. Setting Yoast SEO

Setting Yoast SEO
Setting Yoast SEO

Ada beberapa bagian optimasi Yoast SEO yang perlu diperhatikan seperti berikut:

  • Focus keyphrase, berisi keyword utama hasil dari riset yang sedang kita bidik.
  • Slug, slug ini berisi keyword yang ada di postname permalink.
  • Meta description, penjelasan singkat yang isinya tentang gambaran keseluruhan isi dari konten.

7. Memasukkan Tag

Tag berisi keyword turunan dan keyword yang masih relevan dari judul utama konten. Tag ini fungsinya untuk memberi tahu isi konten dari website, maka isinya harus disesuaikan dengan judul konten utama. Untuk cara mencari tag sama seperti riset keyword yang sudah dijelaskan pada pembahasan awal.

8. Share ke Social Media

Langkah yang terakhir adalah melakukan share ke social media. Social media sekarang ini menjadi salah satu penyumbang traffic yang patut dipertimbangkan. Anda bisa melakukannya dengan share ke beberapa social media seperti Facebook, Instagram, Twitter, Youtube dadn sejenisnya.  Selain itu Anda juga bisa menggunakan plugin WordPress seperti Social Media Sharing Buttons.

Kesimpulan

Saat ini SEO menjadi salah satu teknik penting dalam strategi digital marketing. Maka sebagai pengguna WordPress terutama untuk pemula supaya lebih mendalami teknik SEO. Jangan lupa untuk selalu memantu perkembangan SEO karena sering ada update terutama dari Google.

Nah demikian pembahasan mengenai Panduan Belajar SEO WordPress Untuk Pemula. Perlu diketahui pula bahwa teknik SEO ini membutuhkan waktu yang rada lama tetapi akan awet jika sudah jadi. Jika Anda tambahan tentang panduan belajar SEO untuk WordPress bisa Anda tambahkan pada kolom komentar dibawah.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *