7 Tips Terbaik Menaikan Harga Jual Produk

2 min read

Tips Menaikan Harga Jual Produk

Dalam strategi bisnis, menaikkan harga adalah salah satu hal yang cukup krusial dilakukan. Jika sampai salah dalam menerapkan strategi ini, akibatnya bisa kehilangan pelanggan dan juga penurunan penjualan. Tentu ini bukanlah hal yang diinginkan dalam sebuah bisnis.

Tipe-tipe pelanggan di Indonesia akan membandingkan produk satu dengan lainnya untuk mencari harga yang termurah, untuk urusan kualitas produk nomor dua kuncinya murah dulu. Untuk menghindari semua itu, perusahaan harus menerapkan strategi menaikan harga jual produk yang tepat.

Agar sahabat Qwords tidak salah, Kami sudah menyiapkan artikel mengenai tips menaikan harga jual produk yang benar dibawah ini.

Tips Menaikan Harga Jual Produk

Tips Menaikan Harga Jual Produk
Tips Menaikan Harga Jual Produk

Nah dibawah ini Kami sudah merangkum bagaimana tips menaikkan harga jual produk tanpa takut kehilangan pelanggan:

1. Sosialisasi kepada konsumen

Konsumen adalah nyawa dalam bisnis, adanya bisnis bisa berjalan karena produk dan jasa yang kita jual selalu diminati oleh konsumen. Kenaikan harga jual bisa menjadi salah satu hal yang perlu difikir matang-matang, untuk itu Anda perlu melakukan sosialisasi sejak awal tentang rencana kenaikan harga produk.

Dalam menyampaikan sosialisasi kepada konsumen bisa dengan banyak media, paling mudah memasang brosur pengumuman kenaikan harga. Untuk menjangkau lebih banyak konsumen sosialisasi bisa dilakukan lewat media online seperti website, social media, aplikasi pesan instan, email marketing, iklan dan media online lainnya.

2. Berikan penjelasan kepada konsumen

Setelah mendapatkan sosialisasi, biasanya konsumen akan bertanya-tanya sebenarnya apa yang menjadi penyebab harga produk naik. Nah disinilah kesempatan Anda untuk memberikan penjelasan yang detail kepada konsumen mengenai alasan harga menjadi naik, jelaskan secara detail tentang harga produk asli.

Sosialisasi
Sosialisasi

Contoh paling mudah tentang kenaikan harga jual bisa terjadi karena harga bahan baku naik, naiknya biaya logistik, naiknya biaya produksi dan masih banyak lagi. Kuncinya disini berikan penjelasan yang jujur kepada konsumen.

Baca juga : Mengenal Macam-Macam Strategi Perusahaan

3. Jelaskan kelebihan produk

Harga naik tentunya konsumen akan menanyakan kelebihan yang didapatkan dari produk. Agar konsumen tidak pergi ke kompetitor yang memiliki harga lebih rendah, maka Anda perlu menambahkan nilai plus dan kualitas produk yang Anda jual sehingga produk memiliki nilai lebih walaupun harganya lebih mahal.

4. Berikan bonus

Kadang walaupun sudah memberikan sosialisasi, penjelasan dan kelebihan produk yang dimiliki, konsumen tetap akan melirik pada kompetitor. Untuk itu Anda bisa menambahkan bonus kepada konsumen bisa dengan potongan harga, undian berhadiah atau gift. Ini dilakukan agar konsumen berfikir walaupun harga jual naik tetapi ada bonus yang didapat.

Walaupun bonus nilainya kecil tetapi akan dilihat konsumen sebagai hal yang menarik mendapatkan nilai plus. Anda juga bisa memberikan bonus dengan pembelian nominal tertentu, dengan strategi ini diharapkan omzet bisnis tetap bisa meningkat walaupun harga naik.

5. Bundling produk

Tips kelima adalah dengan melakukan bundling dengan beberapa produk lain. Cara ini dilakukan agar mendapatkan harga yang lebih murah sehingga konsumen berasumsi bahwa harganya tidak berbeda jauh dengan harga awal.

Bundling produk
Bundling produk

Strategi ini bisa jadi pendongkrak omset bisnis walaupun harga sedang mengalami kenaikan.

6. Upgrade produk

Strategi kenaikan harga jual yang terbaik adalah dengan melakukan upgrade produk lama dengan baru. Anda bisa memberikan sentuhan pada kemasan, komposisi, kualitas dan desain yang lebih fresh. Sehingga konsumen akan merasa kenaikan harga yang diberikan sebanding dengan apa yang akan didapatkan.

Jangan lupa juga tingkatkan pelayanan yang lebih baik agar konsumen lebih puas dan kembali lagi untuk membeli produk-produk yang Anda jual.

7. Perkuat brand

Brand adalah salah satu elemen penting dalam produk. Brand bukan hanya sebagai identitas produk, logo dan tulisan saja, melainkan perwujudan produk dari bisnis Anda. Maka dari itu PR Anda adalah memperkuat nilai brand produk karena ini menjadi aset yang berharga dalam bisnis.

Branding
Branding

Jika konsumen sudah loyal terhadap brand bisnis Anda, harga bukan menjadi masalah lagi. Untuk itu Anda bisa memperkuat brand bisnis Anda dengan beberapa cara berikut:

  • Buat desain logo yang baik dan sesuai
  • Manfaatkan social media untuk branding
  • Gunakan website resmi untuk bisnis

Kesimpulan

Nah jika semua tips diatas sudah Anda jalankan dengan benar, menaikkan harga bukan lagi menjadi hal yang perlu dikhawatirkan. Anda bisa memulai dari melakukan sosialisasi produk sampai memperkuat brand bisnis.

Agar membantu melakukan sosialisasi serta penjelasan kepada konsumen, Anda bisa melakukannya lewat website. Website memungkinkan penyampaian informasi kepada konsumen yang lebih efektif dan cepat, cukup dengan modal membeli layanan hosting khusus bisnis dan nama domain Anda sudah bisa memulainnya.

Jangan lupa jika butuh layanan domain hosting mudah bisa langsung pesan di Qwords.com saja.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *