Divi vs Elementor Pro: Plugin Mana yang Lebih Powerfull?

2 min read

Divi vs Elementor Pro Plugin Mana yang Lebih Powerfull

Tahukah Anda apa itu Divi Builder dan Elementor? Bagi sebagian blogger kedua plugin page builder legendaris tersebut memang masih terdengar cukup asing. Namun, bagi web developer, baik Divi Builder maupun Elementor seakan sudah sudah menjadi makanan sehari-hari, berkat kemudahannya dalam hal eksekusi layout website.

Divi merupakan sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk mengubah atau membuat background pada website berbasis WordPress. Tidak jauh berbeda, Elementor juga merupakan perangkat lunak sejenis Divi. Namun, harga dan kemudahannya lebih tinggi dari Divi.

Berbicara mengenai kemudahan, sebenarnya hal ini menjadi sesuatu poin yang sangat relatif. Meski demikian, baik Divi dan juga Elementor keduanya memiliki fitur yang sama-sama menarik.

Seperti misalnya fitur A/B testing yang dimiliki oleh Divi dan shape Dividers yang dimiliki oleh Elementor. Nah, Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini, yuk simak saja ulasan selengkapnya terkait Divi vs Elementor di bawah ini.

Perbandingan Antara Divi vs Elementor

Divi vs Elementor Pro Plugin Mana yang Lebih Powerfull
Divi vs Elementor Pro Plugin Mana yang Lebih Powerfull

Jika dilihat dari grafik jumlah user, keduanya sama-sama banyak yang menggunakan. Jumlah pengguna Elementor sampai saat ini tercatat ada sebanyak 500 ribu lisensi, sedangkan Divi lebih sedikit yaitu 450 ribu pengguna. Selain dilihat dari jumlah pengguna, Anda juga bisa membandingkan atau membedakan Divi vs Elementor dari segi komponen lain, misalnya seperti:

 

1.Fitur

Divi memiliki berbagai fitur yang bisa Anda gunakan sepuasnya, salah satu contohnya yakni Divi role editor, A/B testing, copy modul style dan lock element. Tentu saja semua fitur tersebut sangatlah unik dan menarik.

Tak kalah menariknya dari Divi, Elementor juga memiliki beberapa fitur keren. Fitur tersebut di antaranya yaitu mode maintenance atau coming soon, embed anywhere dan shape Dividers. Tentu saja setiap fitur memiliki fungsi yang berbeda. Sehingga, Anda bisa menggunakannya secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan.

 

2.Ketersediaan Template

Template merupakan salah satu hal yang paling dibutuhkan apalagi bagi para blogger pemula yang tidak paham bagaimana cara menyusun tampilan blog agar lebih menarik. Dengan adanya template ini sahabat Qwords akan lebih mudah dalam membangun sebuah website sesuai kebutuhan. Namun, manakah yang terbaik antara Divi vs Elementor? Nah, Anda bisa membandingkannya sendiri setelah melihat template Elementor dan Divi di masing-masing sales page.

Baca juga: (Terupdate) Cara Membuat Landing Page Dengan Elementor

Elementor sendiri mempunyai template yang bisa digunakan untuk membuat website dengan lebih mudah. Di antaranya seperti pricing pages, login pages, coming soon pages, contact pages, home pages dan lain-lain. Sedangkan Divi hanya memiliki 42 layout pre-made yang fungsinya hampir sama dengan template Elementor.

 

3.Performa

Penilaian performa Elementor dilakukan menggunakan dua cara. Yang pertama menggunakan layanan Gtmetrix, dimana hasilnya adalah Yslow score 85%, Pagespeed score 99%, total page size 198kb dan Loaded Time 2.2 Detik.

Cara yang kedua yaitu menggunakan google speed insight. Nilai yang didapat menggunakan cara tersebut di antaranya yaitu untuk desktop 7 dan untuk seluler 80.

Sedangkan Divi tidak dilakukan uji coba dalam percobaan ini. Akan tetapi, untuk mengetahui nilai performanya kami telah melakukan perbandingan dan hasilnya tetap lebih unggul Elementor. Sehingga kesimpulannya, Elementor lebih unggul daripada Divi dalam segi performa.

 

Kelebihan Divi & Elementor

divi builder
divi builder

Sama halnya dengan perangkat lunak pada umumnya, Divi dan Elementor juga memiliki berbagai kelebihan. Tentunya kelebihan tersebut dapat membantu Anda dalam membuat website yang menarik dengan mudah.

Nah, kelebihan tersebut diantaranya sebagai berikut:

  • Memiliki fitur yang lengkap
  • Dapat melakukan kustomisasi tata letak lebih mudah
  • Tidak perlu coding.

Jika dilihat dari perbandingan yang ada seperti di atas, keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Sehingga, sahabat Qwords bisa menggunakan plugin page builder mana saja sesuai dengan kebutuhan dan juga selera. Misalnya, jika ingin menggunakan page builder gratisan maka gunakanlah Elementor versi free, lalu jika dirasa sudah mahir dan ingin membuat website yang lebih canggih baru upgrade ke Elementor Pro.

Sementara untuk Divi tidak menyediakan versi gratis, jadi ANda harus merogoh kocek untuk biaya berlangganan sejak dari awal.

Demikian ulasan mengenai beberapa perbandingan antara Divi vs Elementor yang perlu Anda ketahui. Selain memiliki berbagai kelebihan, Divi Builder dan Elementor juga sangat bagus digunakan untuk mendongkrak penjualan. Anda tinggal mengoptimalkan website dengan beli paket hosting murah atau Business Cloud Hosting gratis domain .COM dari Qwords agar loading website Anda semakin kencang.

Semoga ulasan di atas bermanfaat bagi Anda, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar jika ada pertanyaan dan pastikan untuk klik tombol bagikan agar artikel ini lebih banyak dibaca oleh para blogger di Indonesia.

Sampai jumpa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *