Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk menarik perhatian pembaca sekaligus meningkatkan engagement di sebuah website. Salah satunya yakni dengan cara membuat push notification web yang bisa memberi tahu kapan ada update artikel baru.

Fitur push notification yang memiliki konsep pup-up tersebut belakangan semakin marak digunakan karena fungsinya yang memang cukup signifikan. Nah, Agar bisa menjangkau lebih banyak pengunjung sekaligus memberikan pengalaman yang lebih optimal, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tutorial terkait cara membuat push notification web menggunakan plugin OneSignal.

Cara Mudah Membuat Fitur Push Notification di Website WordPress
Cara Mudah Membuat Fitur Push Notification di Website WordPress

 

Apa Itu Web Push Notification?

Secara umum, web push notification adalah sebuah fitur di dalam sebuah website yang berfungsi untuk memberikan pemberitahuan kepada pengunjung. Untuk notifikasi yang muncul sendiri dibedakan menjadi dua jenis, pertama yakni pop-up notifikasi ajakan untuk berlangganan dengan cara memberikan hak akses. Notifikasi ini biasanya muncul pada saat pengunjung pertama kali mengakses salah satu halaman di website kita.

Kemudian, yang kedua adalah notifikasi ketika ada artikel baru yang berhasil dipublish. Fungsi ini hampir sama seperti email blast autoresponder, tapi notifikasinya bisa otomatis muncul di browser meski pengunjung tidak sedang mengakses website terkait sekalipun.

Lantas, apa bedanya web push notification dengan push notification Android? Jika menilik dari segi cara kerja, keduanya relatif memiliki output maupun fungsi yang hampir sama. Namun, untuk membuat push notification Android diperlukan coding yang lebih advance dibandingkan push notification web yang hanya tinggal memanfaatkan plugin.

Baca juga: Apa Itu Cloud Hosting?

Cara Membuat Push Notification di Website WordPress

 

Ada banyak cara untuk membuat fitur push notification di website WordPress. Salah satu yang akan kita bahas kali ini adalah dengan memanfaatkan plugin OneSignal push notification yang memang sudah banyak digunakan oleh kalangan blogger maupun webmaster untuk memudahkan pengunjung dalam mengakses artikel baru di suatu website.

Menggunakan plugin OneSignal juga memungkinkan kita untuk bisa mengatur push notification icon sesuai dengan kebutuhan branding website Anda. Bahkan, kata-kata yang ditampilkan pun bisa dirubah sesuai keinginan, mau dibuat formal atau “nyeleneh” agar pengunjung lebih tertarik untuk membaca.

Langsung saja, berikut langkah-langkah cara membuat push notification menggunakan plugin OneSignal.

Langkah ke-1: Menginstall plugin OneSignal

 

Install Plugin OneSignal Push Notification
Install Plugin OneSignal Push Notification

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan yakni menginstall plugin OneSignal dengan cara masuk ke dashboard WordPress kemudian pilih menu Plugin, lalu ketikkan kata “OneSignal” di kolom pencarian. Setelah ketemu klik install dan aktifkan agar bisa berlanjut ke tahap selanjutnya.

Langkah ke-2: Daftar Akun OneSignal

OneSignal web push notificcation
OneSignal web push notificcation

Setelah plugin berhasil terpasang, Anda nantinya akan dihadapkan dengan kolom untuk prosess konfigurasi kode API. Bagaimana cara mendapatkan kode API ini? Caranya yakni dengan mendaftar terlebih dahulu ke situs Onesignal.com.

Cara buat akun OneSignal sebenarnya cukup gampang, bahkan bisa menggunakan akun facebook, GitHub atau Google. Setelah mengisi semua data yang dibutuhkan Anda bakal diminta untuk mengkonfirmasi pndaftaran via email.

Langkah ke-3: Melakukan Setting Aplikasi Push Notification

OneSignal APP ID dan API Key
OneSignal APP ID dan API Key

Langkah selanjutnya dalam proses pengaturan plugin OneSignal adalah membuat aplikasi untuk mengdapatkan API KEY dan APP ID. Apa itu API KEY dan APP ID? Secara umum keduanya merupakan kode khusus alfanumerik yang berguna untuk mengintegrasikan plugin OneSignal di website dengan layanan yang diberikan.

Catat dan simpan API KEY dan APP ID ini, kemudian masuk lagi ke dashboard WordPress untuk mem-paste di bagian menu Configuration pada plugin OneSignal push notification.

Baca juga: Plugin WordPress Terbaik Yang Wajib Kamu Install

Langkah ke-4: Test Fungsi

Selamat! Sampai di sini Sahabat Qwords sudah berhasil membuat fitur push notification di website WordPress. Untuk melihat bagaimana hasil tampilan dari web push notification yang baru saja diaktifkan Anda bisa langsung mengetikkan URL di browser Google Chrome atau Mozilla Firefox.

Jika setting sudah dilakukan dengan benar, seharusnya beberapa detik setelah halaman ter-load secara sempurna bakal muncul sebuah menu pop-up berisi tombol “Allow” untuk berlangganan serta tombol “Deny” untuk menolak berlangganan.

Perlu diketahui, kotak pop-up web push notification dari OneSignal sendiri tidak akan tampil secara terus menerus meski pengunjung memutuskan untuk tidak berlangganan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir bakal mengurangi tingkat user experience yang sudah dibangun.

 

Penutup

Selain menggunakan plugin OneSignal sebenarnya masih ada beberapa cara lagi yang bisa dilakukan untuk menambahkan fitur ini. Akan tetapi, menurut kami cara ini merupakan metode paling efektif karena bisa dengan mudah diikuti oleh pengguna pemula yang tidak begitu paham soal teknologi.

Demikian panduan mengenai cara membuat push notification di website WordPress dengan mudah dan cepat. Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman, saudara, atau siapa saja agar lebih mengenal manfaat dari penambahan fitur ini.

Sementara itu, apabila layanan hosting Anda saat ini dirasa sudah tidak mampu menampung banyak visitor lagi, jangan ragu untuk mencoba menggunakan penawaran paket promo hosting murah dari Qwords.com yang bisa Anda dapatkan mulai dari Rp14,500 perbulan.

Sampai jumpa di artikel berikutnya.

5 Replies to “Cara Membuat Fitur Push Notification di Website WordPress

    1. Halo,
      Untuk menampilkan lambang lonceng Anda bisa masuk ke plugin OneSignal di dashboard WordPress, kemudian aktifkan/cek pada bagian “Enable the Subscription Bell”.

      Jangan lupa klik bagikan jika artikel ini dirasa bermanfaat.
      Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *