Jika mendengar nama brand, apa yang ada di benak Anda? Merek sebuah produk atau lainnya?. Era globalisasi membuat semuanya seolah tak ada jarak. Merupakan kabar baik sekaligus boomerang bagi pelaku bisnis atau usaha. Pasalnya, mereka harus berlomba-lomba bagaimana caranya agar produknya laku di pasaran. Oleh karena itu Anda harus mengetahui apa itu branding.

Apa Itu Branding

Apa Itu Branding
Apa Itu Branding

Branding, berasal dari kata brand yang artinya adalah merek sebuah produk. Tapi keduanya mempunyai makna yang berbeda. Branding adalah aktivitas yang dilakukan sebuah perusahaan. Untuk meningkatkan komunikasi dengan penggunanya, agar berkembang menjadi besar dan terkenal.

Branding tidak hanya sekedar aktivitas biasa. Tetapi juga sarana untuk meningkatkan image sebuah produk dan perusahaan secara keseluruhan. Bagaimana caranya agar masyarakat menganggap bahwa merekalah yang terbaik. Tidak ada yang lainnya.

Beberapa ahli ikut menafsirkan akan hal ini. Salah satunya adalah Kotler (2009) ia berpendapat bahwa branding  merupakan simbol, rancangan, istilah, nama jasa atau produk dari sebuah perusahaan yang membedakan dirinya dengan pesaing.

Sedangkan Landa (2006) mendefinisikan karakter, kesan, kredibilitas, citra, anggapan dan persepsi yang sengaja diciptakan agar masuk dalam pikiran orang lain. Bisa juga reputasi, keistimewaan, atau identitas yang ditawarkan. Sekaligus menunjukkan bahwa mereka dapat dipercaya sehingga layak dipilih oleh masyarakat.

Kesimpulannya, yaitu sebuah kegiatan yang berhubungan dengan segala hal untuk meningkatkan karakter, citra, kesan dari sebuah perusahaan atau produk. Dengan tujuan agar dikenal dan mendapatkan tempat terbaik dalam masyarakat. Agar mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Tujuan Branding

Tujuan Branding
Tujuan Branding

Selain membentuk kesan yang baik di masyarakat. Ada beberapa tujuan branding lainnya yang harus Anda ketahui. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Mengendalikan Pasar

Tujuan pertama yaitu untuk mengendalikan pasar. Mencoba bagaimana caranya agar melekat di pikiran masyarakat. Sehingga bisa mengalahkan para pesaingnya. Sekaligus sebagai perhitungan bagaimana keputusan yang akan diambil untuk langkah selanjutnya.

2. Sebagai Pembeda

Kedua yaitu sebagai pembeda. Apabila sebuah simbol, warna dan gambar yang ditampilkan unik dan memiliki karakteristik yang khas. Maka masyarakat akan mudah untuk membedakan satu produk dengan yang lain. Juga meminimalisir kemungkinan terjadinya pembajakan.

3. Membentuk Citra

Branding yang sukses dapat membentuk citra, menjamin kualitas, prestise dan memberikan keyakinan pada masyarakat terhadap sebuah produk. Hal tersebut bisa tercapi apabila pengalaman dan informasi diberikan secara lengkap  pada masa pengenalan pertamanya.

4. Sebagai Sarana Promosi

Terakhir sebagai sarana promosi atau meningkatkan daya tarik konsumen. Dengan menampilkan logo yang menjadi ciri khas. Serta melakukan sosialiasi atau kunjungan ke berbagai tempat. Seperti sekolah, pasar, event atau melakukan iklan baik di majalah, koran, televisi atau lainnya.

Tujuan tersebut akan tercapai dengan baik, apabila sebuah produk sudah memiliki label. Jika tidak, maka bagaimana masyarakat bisa mengenalnya? Promosi menjadi sia-sia dan cita-cita mengendalikan pasar tidak akan tercapai.

Baca juga : Apa Itu Studi Kelayakan Bisnis dan Manfaatnya

Manfaat Branding

Banyak manfaat yang akan diperoleh jika branding dilakukan secara tepat dan cepat. Apalagi di era sekarang, masyarakat bisa memilih  mana yang bagus dan tidak. Sehingga meningkatkan persaikan di kalangan pebisnis agar produknya mendapatkan tempat di hati masyarakat. Terlebih di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini :

  • Memberikan Daya Tarik Tersendiri

Branding yang tepat dengan menampilkan citra dan kesan yang bagus. Bisa membuat konsumen tertarik untuk membelinya.

  • Membedakan Antara Satu Produk Dengan Yang Lain

Seperti yang sudah dijelaskan di atas. Keunikan yang dimiliki dapat menjadi pembeda antara satu produk dengan yang lain.

  • Mendapatkan Loyalitas Pelanggan

Manfaat selanjutnya yaitu dapat meningkatkan loyalitas (kesetiaan) pelanggan. Sehingga ia tidak akan beralih kemana-mana dan kapasitas produksi akan tetap stabil.

  • Mendapatkan Harga Jual yang Tinggi

Semakin laris sebuah produk, membuka kesempatan bagi perusahaan untuk meningkatkan harga jual. Hal ini tentunya tidak menjadi masalah, karena sudah dipercaya oleh masyarakat.

  • Kesempatan Dalam Melakukan Diferensiesi Produk

Membuka kesempatan untuk membuat produk yang berbeda dengan brand yang sama. Tanpa mengeluarkan banyak biaya untuk promosi.

Baca juga : Cara Memulai Bisnis Online

Strategi Branding

Manfaat Branding
Manfaat Branding

Melakukan branding memang tidak semudah yang dibayangkan. Perlu waktu yang cukup panjang. Sehingga diperlukan strategi yang cepat agar berhasil. Berikut ini cara branding yang bisa Anda lakukan :

1. Membuat Iklan

Bagi perusahaan yang besar tidak kesusahan dalam memasang iklan karena banyaknya biaya yang mereka miliki. Tetapi untuk perusahaan kecil atau UKM branding menggunakan website adalah pilihan yang tepat. Selain menghemat biaya juga mampu meraih pasar yang lebih luas.

Atau juga bisa melalui sosial media. Baik instagram, facebook atau whatsapp. Tapi pastinya, dibutuhkan kreatifitas yang tinggi serta trik-trik khusus agar dilirik oleh konsumen.

2. Mengadakan Event

Strategi branding untuk pemula selanjutnya adalah mengadakan event. Baik itu bazar, ataupun pameran. Tapi harus disesuaikan dengan bisnis yang sedang dijalankan. Seperti contoh Anda berbisnis di bidang makanan, maka ikuti festival kuliner baik tingkat daerah maupun nasional. Pilihlah stand yang strategis dan hiaslah semenarik mungkin.

3. Memberikan Nilai Tambah Sebuah Produk

Paling penting, berikan nilai tambah sebuah produk yang Anda jual. Jangan hanya berisikan konten promosi atau iklan saja. Tapi juga penting memasukkan konten edukasi. Dengan cara ini, hubungan yang terjalin antara Anda dan konsumen semakin kuat. Dan pada akhirnya, mereka memiliki loyalitas tinggi terhadap Anda.

4. Strategi Individu Branding

Yaitu memberi nama berbeda dalam satu brand produk. Semisal Anda bisa mencontoh wings yang mengeluarkan So Klin dan Daia. Dengan melihat potensi dan apa yang dibutuhkan pasar. Contoh lainnya yaitu Unilever yang mengelurkan Surf dan Rinso. Yang mana masing-masing memiliki kelebihan dan masih banyak lagi yang lainnya.

5. Family Branding

Yaitu penggunaan nama yang sama pada produk yang berbeda. Tetapi tetap disesuaikan dengan jenisnya. Misalkan suzuki, ia mempunyai banyak varian motor seperti Suzuki Sky Wive, Suzuki Smash, Suzuki Thunder, Suzuki Spin dan lain-lain. Contoh lainya yaitu Gery yang masih satu grup dengan Garuda Food.

Ia mengeluarkan varian lainnya seperti Gery Toya-Toya, Gery Soes, Gery Salut. Tujuannya untuk mendompleng agar sebuah merek atau produk dikenal luas oleh masyarakat.

Cukup jelas bukan penjelasan mengenai apa itu branding? Buatlah rancangan strategi branding apa yang akan Anda lakukan. Tentukan apakah perhatian konsumen lebih efektif dicapai secara offline atau online. Jika online, paling efektif adalah membuat website yang secara khusus digunakan sebagai sarana promosi atau edukasi. Nah, agar menaikkan traffic website, Anda memerlukan pihak ketiga.

Untuk Anda yang membutuhkan website untuk keperluan branding, kami memiliki rekomendasi layanan VPS Murah dari Qwords.com. Cukup dengan harga 135.000/bulan Anda sudah bisa mendapatkan layanan VPS dengan SSD 10GB Ram 1GB dan menggunakan CPU single core. Tunggu apalagi miliki websitemu sekarang juga dengan VPS terbaik dari kami.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *