Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.

WHOIS: Pengertian, Cara Cek, dan Pentingya Bagi Privasi

3 min read

WHOIS ADALAH

Sebelum membeli domain, pasti Sahabat Qwords diminta untuk memasukkan data-data seperti nama, alamat, telepon, dan alamat email.

Data tersebut memang diperlukan untuk memverifikasi pemilik domain ketika suatu saat domain tersebut melanggar peraturan dapat mempermudah untuk menemukan pemiliknya.

Nah, data inilah yang disebut dengan WHOIS record atau juga bisa disebut dengan WHOIS saja.

Jadi, WHOIS adalah sebuah data yang memuat informasi lengkap sebuah domain, dan WHOIS ini bisa diakses oleh siapa saja.

Kembali lagi ke proses saat Anda ingin mendaftarkan nama domain, akan ada penawaran untuk menambah fitur WHOIS Privacy Protection.

Lalu, apakah Anda sebenarnya membutuhkan WHOIS Privacy Protection? Dan apa yang akan terjadi bila tidak menggunakannya?

Temukan jawabannya pada artikel berikut ini ya, Sahabat Qwords.

Apa Itu WHOIS?

WHOIS adalah sebuah istilah yang merujuk pada “Who is responsible for a domain name or an IP address?” (Siapa yang bertanggung jawab atas sebuah nama domain atau alamat IP?)

Nah, jawaban atas pertanyaan ini bisa ditemukan dalam WHOIS record yang mana berisi semua informasi penting milik pengguna ketika mendaftarkan domain.

Masalahnya, informasi pribadi tersebut dapat diakses oleh siapa saja secara terbuka melalui situs who.is atau whois.com.

Sebagai pemilik domain, apakah Anda tidak khawatir akan data pribadi yang sangat rentan untuk disalahgunakan?

Semua informasi pribadi tersebut akan berpotensi digunakan untuk kepentingan jahat.

Seperti yang diketahui, sekarang ini sangat marak terjadi kejahatan siber yang mengatasnamakan orang lain.

Di sisi lain, peran WHOIS adalah untuk mempermudah mengidentifikasi pemilik domain yang telah melakukan pelanggaran, spamming, dan sebagainya.

Bisa dibilang, WHOIS adalah sebuah ‘pisau bermata dua’, yang sebenarnya bermanfaat tetapi juga berbahaya bagi privasi pengguna.

Baca Juga: Berapa Sih Harga Domain? Ini Daftarnya Lengkapnya

Cara Kerja WHOIS

Saat Anda mendaftar sebuah domain, registrar akan meminta data dan informasi teknikal yang beberapa di antaranya akan dibutuhkan oleh ICANN.

Registrar adalah perusahaan/badan komersial yang menyediakan pendaftaran nama domain yang sudah diakreditasi oleh ICANN, yang salah satu contohnya adalah Qwords.com.

Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) adalah sebuah organisasi nirlaba yang menjaga internet agar tetap aman dan stabil untuk digunakan.

Selanjutnya, registrar akan menyimpan semua data Anda yang telah diminta, kemudian mengirimkan beberapa data ke registry (sebuah perusahaan/organisasi yang mengelola dan menerbitkan top level domain di internet).

Nah, data inilah yang kemudian dikenal sebagai WHOIS record.

Cara Cek WHOIS

Untuk mengecek WHOIS record pada sebuah domain, caranya cukup mudah dan Sahabat Qwords bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Kunjungi who.is atau whois.com
  • Masukkan nama domain yang ingin Anda cek
  • Dan ini adalah hasilnya, telihat bahwa semua informasi pemilik domain dapat diketahui

WHOIS Qwords

  • Berikut adalah contoh WHOIS record yang sudah menggunakan fitur privacy protection, yang mana semua informasi disamarkan

WOHIS PRIVACY PROTECTION

Apa Itu WHOIS Privacy Protection?

Sesuai dengan namanya, WHOIS Privacy Protection adalah sebuah fitur yang berfungsi mengamankan WHOIS record dengan menyembunyikannya.

Bila menambah fitur ini pada saat mendaftarkan domain, maka semua informasi pribadi asli Anda tidak dapat dilihat oleh siapa pun.

Nantinya data akan disamarkan dengan identitas lainnya, sehingga informasi yang sebenarnya muncul di WHOIS bukanlah informasi asli.

Untuk menggunakan fitur WHOIS privacy protection ini, Anda cukup mengeluarkan biaya tambahan sebesar 30 ribu saja setiap membeli domain di Qwords atau secara terpisah.

Baca Juga: Contoh Nama Domain yang Bagus Untuk Bisnis

Seberapa Penting WHOIS Privacy Protection?

Sebelum Anda memutuskan menggunakan atau tidaknya WHOIS privacy protection, ketahui terlebih dahulu beberapa kondisi berikut ini.

  • Alamat Anda Akan Terekspos

Karena WHOIS adalah sekumpulan informasi yang bisa diakses secara umum, maka Anda wajib berkompromi dengan tereksposnya alamat rumah bila tidak menggunakan WHOIS privacy protection.

Apa yang akan terjadi setelah alamat terekspos? Kemungkinan terburuk adalah akan ada orang-orang yang berniat jahat datang ke rumah Anda dan melakukan hal-hal tidak diinginkan.

Meski terdengar berlebihan, Anda harus tahu bahwa di era digital sekarang ini sangat marak terjadi kejahatan siber maupun di dunia nyata yang berawal dari hal-hal seperti ini.

Pasti Anda juga pernah mendengar beberapa waktu lalu sempat muncul tren di Instagram yang mengekspos foto KTP yang tentu berisi alamat lengkapnya.

Kemudian orang mengunggah tersebut menjadi korban penjahat siber karena ulahnya sendiri. Berbahaya, bukan?

Sekecil apa pun jenis informasi pribadi, jangan biarkan orang lain mengetahuinya, termasuk WHOIS record domain Anda.

  • Berpotensi Tinggi Terkena Scamming

Sebenarnya tidak hanya scamming saja, tetapi banyak modus yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan informasi pribadi Anda.

Scamming adalah jenis kejahatan siber yang memanfaatkan keluguan pengguna dengan mengaku sebagai pihak resmi atau kerabat dekat.

Nah, modus selain scamming yang juga berpotensi terjadi dengan tersebarnya informasi pribadi Anda adalah penyalahgunaan identitas.

Misalnya, identitas Anda digunakan untuk mendaftar domain baru kemudian digunakan untuk website yang konten di dalamnya berisi pronografi maupun toko online yang menjual narkoba.

Kemudian website tersebut dikenai sanksi, dan ternyata nama Anda terdaftar sebagai pemilik domain lalu dianggap menjadi tersangka.

Apakah Anda tetap yakin untuk tidak menggunakan WHOIS privacy protection?

  • Niat Jahat Kompetitor

Dalam membangun website terlebih yang termasuk dalam website bisnis, tentu tidak terlepas dari yang namanya kompetitor.

Ya, pesaing akan selalu membayang-bayangi Anda dengan berbagai upaya untuk menjadi yang terbaik.

Namun, Anda juga tidak pernah tahu bagaimana kompetitor Anda ‘bermain’, bisa saja mereka ‘bermain kotor’ dengan menjatuhkan Anda.

Bukan bermaksud untuk menuduh siapa pun, tetapi ini adalah bentuk antisipasi atas semua hal yang berpotensi membahayakan Anda akibat dari terbukanya akses informasi pribadi Anda.

Dari kasus di atas, sudah jelas bahwa WHOIS privacy protection sangat penting untuk menjaga keamanan informasi Anda agar tidak jatuh ke tangan yang salah.

Lagi pula, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya tambahan, bahkan tidak lebih dari harga sebuah domain baru dengan ekstensi COM.

Kesimpulan

WHOIS adalah sebuah fitur kecil yang fungsinya sangat penting karena berperan menjaga keamanan informasi domain Anda.

Perlu Anda pahami bahwa di dunia internet ini, informasi pribadi adalah aset yang sangat besar dan penting.

Artinya jangan sampai informasi tersebut dapat diakses dengan mudah salah satunya adalah melalui WHOIS record.

Untuk mengatasinya, Anda hanya cukup menambahkan fitur WHOIS privacy protection ini ketika membeli domain murah di Qwords.

Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.

Review Qwords, Provider Hosting dengan Layanan…

Provider hosting yang memiliki layanan lengkap adalah Qwords, sudah lama membangun reputasi sebagai penyedia layanan hosting dengan keunggulan layanan yang lengkap dan berkualitas. Sebagai...
Eril Obeit Choiri
5 min read

Review Qwords, Hosting Cloud Cepat, Aman…

Qwords, mungkin ada dari beberapa pembaca blog ini yang belum mengenal secara detail tentang Qwords.  Qwords memiliki layanan utama penjualan domain hosting dengan berbagai...
Eril Obeit Choiri
2 min read

One Reply to “WHOIS: Pengertian, Cara Cek, dan Pentingya…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *