Mengerjakan project secara bersama saat ini sudah menjadi suatu hal yang lumrah. Mulai dari project yang skalanya masih kecil hingga project skalanya yang besar. Tentunya untuk bisa memanage suatu project sampai selesai bukanlah hal yang mudah, apalagi team tidak bekerja dalam satu lokasi. Solusi yang paling tepat adalah menggunakan aplikasi kolaborasi pekerjaan secara online yaitu Trello.

Trello dibuat oleh Fog Creek Software dan diluncurkan pada tanggal 13 September 2011. Trello dibuat untuk memudahkan kolaborasi pekerjaan menjadi lebih sederhana dan menyenangkan, tidak perlu menenmpel kertas sticky pada papan yang sudah ketinggalan zaman. Menurut  laporan pada bulan Oktober 2019, Trello mengumumkan sudah memiliki pengguna lebih dari 50 juta user active.

Apa Itu Trello

Trello
Trello

Trello adalah aplikasi untuk berkolaborasi antar team untuk mengatur project pekerjaan pada satu layar. Trello ini bisa dibilang sebagai to do list online dengan fitur yang lebih lengkap dan sangat user friendly untuk digunakan kolaborasi antar team. Jadi tidak perlu ketemu tatap muka, dengan Trello komunikasi antar team bisa dilakukan dalam satu layar aplikasi.

Trello memungkinkan Anda dan team untuk bertukar ide-ide segar pada setiap board yang dikerjakan, nantinya setiap user bisa melakukan comment serta diskusi terhadap project yang sedang dikerjakan. Anda juga bisa menambahkan label warna untuk membedakan mana yang menjadi pekerjaan prioritas segera diselesaikan.

Fitur Pada Trello

Trello Dashboard
Trello Dashboard

Seperti  yang sudah dijelaskan diatas, bahwa Trello sampai bulan Oktober 2019 sudah memiliki jumlah pengguna lebih dari 50 juta user, artinya Trello memiliki fitur yang lengkap dan sangat bermanfaat untuk kolaborasi pekerjaan. Apa saja fitur Trello? Mari kita bahas dibawah ini.

  • Board

Board atau papan menjadi dashboard pekerjaan yang sedang Anda kerjakan bersama team. Anda bisa memberikan nama project sesuai dengan yang Anda kerjakan. Selain untuk pekerjaan, Trello bisa digunakan kegiatan lainnya seperti membuat daftar belanjaan, pekerjaan sekolah, to do list pribadi dan pekerjaan lainnya.

Board ini akan Anda dapatkan saat pertama memulai membuat pekerjaan, Anda bisa mengkustom board sesuai dengan kebutuhan. Selain itu Anda bebas memasukan di kolom pertama tentang pekerjaan yang akan diselesaikan. Jika Anda pernah memainkan game solitaire, maka Trello tidak berbeda jauh tinggal drag and drop saja.

  • List

    List Pada Trello
    List Pada Trello

Setelah membuat board, langkah selanjutnya adalahh membuat list. List ini terdapat pada board, Anda bebas menambahkan list sesuai dengan kebutuhan. List ini bisa Anda isi sesuai dengan task apa saja yang sudah dikerjakan. List ini berfungsi untuk melihat progress pekerjaan sudah sampai mana. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat list pada pekerjaan project website kominfo berikut ini.

  • Card

    Card Pada Trello
    Card Pada Trello

Card berada didalam list, jadi card ini detail tentang task-task dari pekerjaan utama yang harus diselesaikan. Banyaknya card tergantung dari project yang sedang dikerjakan.

  • Label

Label adalah fitur yang terdapat pada card, Anda bisa memberi label berdasarkan warna. Nantinya setiap warna bisa membedakan mana pekerjaan yang menjadi prioritas untuk segera diselesaikan.

  • Add Member

Add member memungkinkan untuk Anda menambahkan member/user yang bisa mengerjakan tugas tersebut, jadi hanya member yang berkepentingan yang bisa melihat dan mengerjakannya saja.

  • Due Date

Due date atau lebih mudahnya disebut deadline. Jadi setiap card bisa Anda atur sampai kapan harus batas waktu terakhir dikerjakan. Jadi ini bisa menjadi reminder yang efektif untuk mengingatkan agar pekerjaan tepat waktu.

  • Check List

Ketika dalam satu card terdapat banyak pekerjaan yang mengharuskan untuk dipecah-pecah menjadi bagian yang lebih kecil, maka menggunakan fitur checklist ini sangat berguna untuk memberdakan mana pekerjaan yang sudah selesai  dan mana yang belum dikerjakan.

  • Attachment

Trello juga memungkinkan Anda untuk attachment file pekerjaan Anda. Tersedia upload langsung dari computer, Google Drive, Dropbox, OneDrive dan Box. Ada juga fitur untuk attach berupa link sehingga bisa dicek secara langsung. Perlu dicatat jika Anda menggunakan versi gratis maka akan ada batasan untuk ukuran filenya.

Baca juga : Mengenal Lebih Lengkap Tentang Google Suite

Cara Menggunakan Trello

Cara Menggunakan Trello
Cara Menggunakan Trello

Untuk bisa menggunakan Trello, Anda diharuskan untuk mendaftar terlebih dahulu. Cara mendaftarnya cukup mudah, tinggal masukan alamat email, memasukan full name dan membuat password. Selain itu Trello bisa terhubung dengan akun email Google atau akun Microsoft. Untuk cara penggunaanya sangat mudah, Anda tinggal membuat project pertama saja kemudian memberi nama board, list dan card. Setelah itu tinggal explore saja fitur-fitur yang dimiliki Trello.

Manfaat Trello

Nah yang terakhir pembahasan mengenai manfaat dari Trello. Yang pasti manfaat dari Trello ini adalah memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan, apalagi pekerjaan yang Anda lakukan dengan team tidak dalam satu kantor. Trello memungkinkan Anda untuk melihat progress kinerja dari setiap team, jadi bisa tahu sejauh mana pekerjaan akan selesai.

Perlu diketahui pula bahwa Qwords.com tidak hanya menyajikan informasi yang bermanfaat, tetapi Qwords.com juga memiliki layanan penjualan Cloud Hosting Murah. Untuk perusahaan Anda yang saat ini belum memiliki website, bisa langsung memesan hosting murah dan berkualitas dari Qwords.com. Tunggu apalagi segera miliki website untuk bisnismu.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *