Jika Anda melihat koran pada bagian depan terdapat judul yang dicetak besar dengan huruf tebal yang membuat orang penasaran. Ini bukan saja ditemui di Koran saja tetapi pada sampul majalah, novel, buku dan media elektronik lainnya. Lantas karena melihat sekilas headline saja bisa membuat Anda tersihir untuk membelinya padahal belum tahu isi didalamnya. Inilah kehebatan dari headline yang mampu menyihir orang walaupun hanya sekilas membaca.

Apa Itu Headline

Membuat Headlines Menarik
Membuat Headlines Menarik

Jika Anda sudah bergelut dengan dunia internet marketing, mungkin sudah tidak asing dengan istilah headline. Headline yang ada pada media cetak dan digital intinya sama saja, yang membedakan hanya tujuan pengunaannya saja. Headline adalah bagian terpenting dari sebuah iklan, content dan sejenisnya yang tujuan utamanya untuk menarik orang agar berhenti membacanya.

Jika orang tersebut sudah tertarik dengan headline yang kita buat, peluang untuk mendapatkan audiens lebih besar. Jadi pengunaan headline menjadi salah satu strategi marketing dalam bisnis yang perlu Anda optimalkan. Headline ini merupakan salah satu ilmu pemasaran yang sudah ada sejak dulu, mulai dari media cetak hingga media elektronik sekarang masih digunakan, jadi sudah terbukti bahwa headline masih terpakai hingga saat ini. Lalu ada satu pertanyaan bagaimana teknik membuat headline yang menarik audiens?

Tips Membuat Headline

Ada beberapa tips membuat headline yang menarik untuk pelanggan, tetapi perlu Anda tahu bahwa headline ternyata bisa mewakili 50% dari isi konten, sehingga dalam pemilihan kata untuk headline tidak boleh asal, harus mewakili isi dari semua konten. Lalu bagaiaman tips membuat headline yang menarik audiens? Berikut pembahasannya:

  • Gunakan Nomor dan Data

Menurut penelitian yang dilakukan Neil Patel, headline yang menggunakan data spesifik bisa meningkatkan sebesar 73% interaksi dari pembaca. Karena dengan menyisipkan angka pada headline akan memberikan efek kepada otak kita untuk membaca lebih cepat dan membuat semakin penasaran.

Penggunaan Angka Ganjil
Penggunaan Angka Ganjil

Untuk pengunaan angka, pernahkah Anda berfikir mengapa banyak angka-angka ganjil yang dipakai? Jawabnya angka ganjil dipercaya memiliki efektifitas yang lebih ampuh dibandingkan angka genap. Silahkan Anda coba membaca headline yang menggunakan angka genap dan ganjil, kira-kira Anda tertarik untuk membuka yang mana. Selain menggunakan angka, Anda juga bisa menggunakan prosentase untuk membuat headline.

  • Berikan Alasan

Ketika membuat headline, gunakan kata-kata yang memberikan alasan tentang poin penting dari konten yang ada buat. Contoh beberapa kata yang sering digunakan untuk membuat headline seperti tips, alasan, trik, ide, cara, fakta, rahasia dan strategi.

  • Bermain Dengan Kata

Kata kunci dalam headline adalah permainan kata, jadi dalam pemilihan kata harus Anda perhatikan dengan benar. Contoh menggunakan bahasa yang “kuat” seperti “tips apuh menarik minat pembeli”,”rahasia sukses ecommerce Indonesia”,”5 kiat sukses promosi” dan sejenisnya. Selain itu gunakan kata-kata yang menagundung “Who” sehingga membuat audiens tertarik kepada headline yang kita buat.

  • Tampilkan Keunggulan

Headline meskipun tidak panjang, tetapi keunggulan perlu Anda masukan agar menarik audiens. Anda bisa membaca ulang isi konten kemudian disimpulkan kira-kira apa yang menjadi keunggulan utama yang menarik untuk dijadikan headlines. Contoh headline yang menarik seperti 11 Tips Sukses Blogging, Cara Mudah Menghasilkan Uang dan lain sebagainnya.

  • Jangan Terlalu Panjang

    Membuat Judul Yang Menarik
    Membuat Judul Yang Menarik

Sebenarnya tidak ada batasan yang pasti untuk panjang headline yang harus dibuat. Anda tinggal menyesuaikan dimana headline itu akan dipasang. Untuk panjang headline yang direkomendasikan dari Google adalah tidak melebihi 62 karakter. Jika lebih dari itu biasanya akan terpotong di SERP jadi headline yang Anda buat tidak tampil dengan sempurna.

  • Berikan Pertanyaan Provokatif

Cara membuat headline yang menarik audiens selanjutnya adalah dengan membuat pertanyaan provokatif. Teknik seperti ini membuat audiens merasa terlibat, namun perlu dipehatikan bahwa headline harus sesuai dengan isi content jangan melakukan clickbait. Gunakan headline yang memerlukan jawaban “ya” dan “tidak” seperti contohnya berikut ini: Apakah Anda blogger pemula? Apakah Anda pengguna WordPress? dan sebagainnya.

  • Harus Akurat

Dengan menggunakan semua tips membuat headline diatas, Anda harus tetap memperhatikan satu hal penting yaitu tentang akurasi. Jangan sampai headline yang Anda buat tidak sesuai dengan isi dari content, contoh saja dalam “5 Bisnis Yang Sukses Dari Facebook”, ternyata dari kelima bisnis tersebut ada salah satu bisnis yang memang sudah sukses baru kemudian masuk Facebook, nah seperti ini yang menjadikan data yang tidak akurat sehingga audiens merasa dirugikan.

Untuk pembuatan konten nampaknya Anda perlu memiliki skill dalam hal copywriting yang bagus, agar audiens yang sudah terjaring lewat headlines bisa membaca sampai akhir, sehingga semuanya bisa tersampaikan dengan lengkap.  Jangan lupa jika tujuan Anda adalah untuk sales, maka untuk akhir dari paragraf bisa diisi dengan kalimat yang berisi CTA (Call to Action) yang mengarah ke produk atau bisnis yang Anda jual atau dengan sistem softselling.

Untuk distribusi konten yang lebih maksimal, kami memiliki rekomendasi untuk menggunakan layanan email marketing. Dengan email marketing Anda bisa menjangkau audiens yang lebih banyak hanya dengan beberapa klik saja, tidak perlu repot untuk melakukan share ke group atau forum. Di Qwords kami memliki layanan MailToGo yang berfokus pada layanan email marketing. Cukup dengan membayar 66.000/bulan Anda sudah bisa menikmati layanan email marketing murah dari kami. Tunggu apalagi gunakan MailToGo sekarang juga.

Terima kasih

4 Replies to “Begini Teknik Membuat Headline Yang Menarik Audiens

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *