ssdvshdd

Apa yang sahabat Qwords akan Anda lakukan jika mengalami masalah dengan data penyimpanan? Menggantinya atau memindahkan sebagian data? Anda tidak perlu khawatir jika mengalami masalah tersebut, karena teknologi tidak akan membiarkan Anda terlalu lama dalam masalah.

Sejarah pernah mengenalkan kita dengan beberapa media penyimpanan antara lain floppy disk, disket, flashdisk, hard disk drive atau HDD, hingga Solid State Drive atau SSD. Beberapa diantaranya sudah mulai ditinggalkan seperti floppy disk dan disket. Yang menjadi pokok bahasan adalah SSD dan HDD, Secara fungsional keduanya sama-sama berguna untuk menyimpan file digital seperti foto, video, maupun file lainnya.

Perbedaan SSD dan HDD

Berikut beberapa perbedaan antara SSD dan HDD yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih dan menggunakan media penyimpanan yang paling sesuai dengan kebutuhan.

1. Komponen

SSD dan HDD tersusun dari komponen yang berbeda, Komponen yang digunakan SSD berupa komponen elektronik antara lain Integrated Circuit atau IC, microchip dan komponen elektronik pendukung lainnya seperti kapasitor. Sedangkan pada HDD menggunakan komponen mekanik berupa piringan metal yang berputar. Pada perbedaan komponen SSD dianggap lebih unggul karena tanpa komponen bergerak, tahan benturan dan tahan di suhu ekstrim yang lebih tinggi.

2. Harga

Perbedaan yang sangat terlihat yaitu dari segi harga, dimana harga SSD jauh lebih tinggi dibandingkan HDD. Tapi ini bukan tanpa alasan, SSD merupakan teknologi baru yang memiliki kecepatan lebih unggul dalam baca tulis dan memiliki bentuk yang sangat ramping. Jadi, harga yang ditawarkan sebanding dengan kualitas yang diberikan.

3. Kecepatan Baca dan Tulis Data

Tidak memiliki komponen bergerak menjadikan SSD memiliki waktu akses lebih cepat. SSD bisa melakukan proses booting dalam kisaran waktu 10-13 detik (30% lebih cepat). Kecepatan transfer data bisa dari 200 MB/s sampai 2500 MB/s.

Berbeda dengan HDD yang menggunakan putaran piringan, sehingga membutuhkan waktu sekitar ± 30-40 detik dalam proses menyalakan komputer (booting),ini menunjukkan faktor mekanik sangat membatasi kemampuan elektronik dari HDD. Rata-rata kecepatan transfer data bisa sekitar 200 MB/s.

4. Ukuran Dan Berat

Beberapa komponen yang terdapat di HDD memang cukup berpengaruh terhadap ukuran atau dimensi dan berat HDD itu sendiri, HDD juga bergantung pada putaran piringan. Sedangkan SSD diciptakan tanpa komponen bergerak di dalamnya, sehingga desainnya pun lebih minimalis, tipis, dan ringan. Meskipun SSD lebih tipis, tapi mampu bekerja lebih baik dibanding HDD.

5. Fragmentasi

Istilah fragmentasi adalah dimana file- file yang sudah tersimpan mulai terpencar karena kapasitas HDD mulai penuh. Sehingga HDD perlu melakukan proses fragmentasi dengan tujuan menjaga agar dapat bekerja dengan normal dan dapat digunakan terus menerus. Sedangkan Anda yang sudah menggunakan SSD tidak akan bermasalah dengan fragmentasi karena data tersimpan pada Chip Flash.

6. Cara Kerja

Komponen yang terdapat dalam SSD dan HDD tentu sangat mempengaruhi cara kerja keduanya. Pada HDD proses pengolahan data terjadi karena adanya sinergi antara aktivitas mekanik dan elektrik. Berbeda dengan SSD yang semua proses pembacaan dan penulisan data dilakukan secara elektrik sama seperti proses yang terjadi pada Flashdisk dan memori RAM.

Secara fungsional, SSD dan HDD sama-sama sebagai media penyimpanan. Namun banyak sekali perbedaan yang ada di dalamnya. Jika Anda bertanya mana yang terbaik dari keduanya, SSD sebagai teknologi pengembangan dari HDD jauh lebih baik. Qwords sebagai penyedia layanan Web Hosting Indonesia dan Domain Murah, sudah menggunakan teknologi SSD di semua layanan Hostingnya. Hal ini tentu membuat performa website jauh lebih cepat. Selain itu, harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau dan sebanding dengan fitur yang kita terima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *