Faktor yang Mempengaruhi SEO On Page

3 min read

Faktor yang Mempengaruhi SEO On Page

SEO (Search Engine Optimization) adalah salah satu komponen penting yang wajib diperhatikan setiap pemilik website. Dalam penerapannya, cara optimasi SEO dibagi ke dalam dua metode, yang pertama yakni SEO on page dan yang kedua adalah SEO off page.

Baik SEO on page maupun SEO off page, keduanya memiliki cara optimasi yang berbeda. Sementara, pada artikel kali ini kita hanya akan membahas terkait SEO on page yang bisa diaplikasikan untuk mendongkrak posisi website di mesin pencari.

Lantas, apa itu SEO on page? Kemudian faktor apa saja sih yang bisa mempengaruhinya? Yuk, langsung saja kita simak pembahasan selengkapnya. 

11  Faktor yang Mempengaruhi SEO On Page

Faktor yang Mempengaruhi SEO On Page
Faktor yang Mempengaruhi SEO On Page

1. Pemilihan Nama Domain

Nama domain untuk bisnis
Nama domain untuk bisnis

Faktor pertama yang bisa mempengaruhi optimasi SEO on page adalah pemilihan nama domain. Jika saat ini Anda ingin membangun website toko online atau company profile, maka usahakan untuk memakai ekstensi domain berbayar yang sudah populer.

Contoh domain populer adalah, .com, .net, .org, .id, atau .co.id yang biasa digunakan oleh perusahaan resmi yang memiliki SIUP sebagai dokumen legitimasi.

Beberapa tahun silam, teknik optimasi KOD (keyword on domain) juga sangat efektif untuk mendongkrak posisi di mesin pencari. Akan tetapi, untuk saat ini strategi tersebut kurang memberikan efek. Pengaruh terbesar justru terasa dari segi user experience dan keunikan brand di search engine.

 

2.Riset Keyword

riset keyword
riset keyword

Setelah memiliki domain yang tepat, untuk mengoptimalkan SEO On page Anda juga harus memperhatikan pemilihan keyword yang ingin dinaikkan. Lakukanlah riset keyword secara berulang untuk mendapatkan formula konten yang bisa menggeser kompetitor.

Dari hasil riset, keyword kemudian disebar secara natural ke bagian-bagian pilar artikel, misalnya seperti bagian judul, paragraf awal artikel, bagian tengah, dan juga di penutupan.

Dalam pembuatan konten, penulis juga disarankan untuk menggunakan Latent Semantic Indexing Keyword (LSI Keyword) agar tidak terkesan spam dan keyword yang masuk lebih beragam. Belum tau tentang LSI Keyword? Anda bisa membaca ulasannya melalui artikel berikut ini: Apa Itu LSI Keyword?

3.Internal Link

internal link
internal link

Salah satu kekuatan optimasi SEO on page yang paling terasa adalah penerapan internal link. Jadi, Anda harus memiliki keyword mapping yang sudah terstruktur dan terencana agar antar artikel bisa saling terkait.

Strategi ini juga bisa digunakan untuk menjaga pengunjung agar semakin betah berlama-lama di dalam website. Alhasil, angka bounce rate menjadi lebih rendah.

 

4.Kecepatan Website

kecepatan website
kecepatan website

Di era digital yang semakin canggih seperti sekarang, pengunjung website tentu akan merasa kecewa jika website Anda masih lemot ketika dibuka. Pihak Google sendiri sejak beberapa tahun lalu sudah menyampaikan jika mereka sangat memperhatikan perihal kecepatan website.

Bahkan, mereka sempat memperkenalkan dua project sekaligus yang bernama Google Accelerate Mobile Pages (AMP Projects) dan GoogleWebLight. Kedua project tersebut saat ini masih berjalan walaupun gaungnya kurang begitu populer bagi pengguna awam.

 

5.Permalink

Permalink artikel
Permalink artikel

Percaya atau tidak, permalink artikel atau landing page yang ditulis rapi mayoritas menempati posisi teratas di mesin pencari. Hal ini berkat adanya keyword yang diselipkan ke dalam permalink sehingga lebih menarik dimata web crawler.

Lantas, bagaimana cara membuat permalink yang baik dan benar? Caranya Anda bisa melakukan riset dari permalink yang digunakan oleh kompetitor. Masukkan keyword utama di permalink, dan usahakan panjangnya tidak melebihi 65 karakter agar tidak terpotong.

 

6. Kualitas Tulisan

konten berkualitas
konten berkualitas

Nah, poin ini merupakan salah satu faktor penting yang mampu mendongkrak SEO on page suatu website Bayangkan jika Anda menggunakan artikel copy paste atau berkualitas rendah untuk optimasi website. Hasilnya tentu tidak sebagus website yang menggunakan artikel original dengan ide dan pembahasan yang lebih mencerahkan.

 

7.Usia Domain

cara optimasi seo on page dengan usia domain
cara optimasi seo on page dengan usia domain

Walaupun masih menjadi perdebatan di kalangan blogger maupun webmaster, usia domain saat ini masih layak masuk ke dalam salah satu faktor SEO On page. Pasalnya, domain yang sudah berumur otomatis akan lebih mudah terindeks dan terkadang juga sudah memiliki banyak backlink natural dari website lain.

Baca juga: 11 Pemicu Blog Deindex Google dan Cara Mengatasinya

Kendati demikian, faktor ini kurang berpengaruh jika domain yang digunakan hanya sekadar diparkir saja, tanpa adanya aktivitas dalam selama beberapa tahun terakhir.

 

8.Pemilihan Judul Konten

Perlu diketahui, web crawler menggunakan algoritma yang bertugas untuk meranking website berdasarkan relevansi judul dengan isi artikel. Jadi, sebaiknya Anda menghindari penulisan judul clickbait yang berpotensi menyesatkan pengunjung.

Salah satu kriteria penulisan judul konten yang SEO Friendly adalah dengan memasukkan keyword utama. Selain itu, sahabat Qwords juga bisa membatasi jumlah karakter berdasarkan lebar piksel yang sudah ditentukan oleh Google.

 

9.Jumlah Kata

Sejak beberapa tahun terakhir, jumlah kata di setiap artikel mendapatkan perhatian lebih di mata blogger maupun webmaster. Banyak orang yang menganggap artikel dengan jumlah kata lebih panjang akan semakin mudah muncul di hasil pencarian.

Sebaliknya, artikel dengan jumlah kata yang sedikit akan kesulitan menembus persaingan di halaman depan.

Lantas, apakah hal tersebut benar?

Sayangnya, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena persaingan di halaman depan search engine ditentukan oleh banyak faktor. Artikel dengan jumlah kata yang panjang mungkin bisa lebih mudah masuk ke halaman depan. Akan tetapi, artikel dengan jumlah kata pendek saat ini juga masih banyak yang bercokol di posisi teratas.

 

10.Penggunaan Heading / Sub Judul

Mengapa menggunakan sub judul atau heading bisa membantu optimasi SEO on page? SEO on page adalah cara optimasi dengan memperhatikan faktor-faktor internal sehingga subjudul sangat perlu diperhatikan. Alasan lain adalah karena subjudul mampu memudahkan web crawler untuk mengidentifikasi kedalaman konten berdasarkan pembagian heading.

Trend penggunaan heading sendiri semakin massif ketika banyak website mulai menggunakan formula listicle untuk memproduksi kerangka artikel.

 

11.Pemilihan Template

Template juga menyumbang peran penting dalam optimasi SEO on page. Pasalnya, dengan template yang responsive dan SEO Friendly maka situs Anda akan mendapatkan prioritas di mesin pencari.

Anda tidak perlu bingung ketika memilih template, karena mayoritas template WordPress maupun Blogger saat ini sudah dibangun menggunakan prinsip SEO Friendly.

Namun, jika masih kesulitan, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan website dari Bikin.Website yang menyediakan puluhan template responsive, modern, dan SEO Friendly untuk mengakomodir berbagai jenis website.

 Penutup

Proses optimasi SEO on page memang bukan perkara gampang, karena membutuhkan waktu serta dedikasi yang kuat agar tetap konsisten. Agar performa website bisa semakin optimal, Sahabat Qwords bisa menerapkan point di atas satu persatu secara perlahan.

Misalnya, untuk minggu pertama fokus pembenahan heading, kemudian minggu ke-2 membenahi kecepatan website, minggu ke-3 belajar internal linking, dan selanjutnya.

Nah,  bagi Anda yang kesulitan meningkatkan kecepatan blog atau website, salah satu caranya Anda bisa berpindah menggunakan layanan WordPress Hosting dari Qwords.com yang sudah dibekali teknologi LiteSpeed API serta penyimpanan berbasis SSD.

Tertarik untuk mencoba? Silakan hubungi Customer Service Qwords sekarang juga.

Sampai jumpa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *