Price War? Overselling?

2 min read

Hi, Lucu juga jika anda memerhatikan penawaran yang dibuat oleh webhoster dari Indonesia, rata-rata sudah mulai menjual produknya sama dengan webhoster asal Negeri Paman Sam, dengan tujuan bisa menarik orang-orang yang rata-rata gila terhadap space, dan langsung membeli paket hosting murah indonesia yang ditawarkan tetapi tidak memerhatikan bagaimana kapasitas mesin yang dipergunakan untuk melayani klien dan bagaimana harga dan fitur yang ditawarkan.

Ceritanya seperti ini, mengapa kami menaikkan semua space dan bandwidth yang ada di QWords.com

Beberapa klien datang langsung kepada saya, entah itu melalui YM atau melalui Email, dan sekedar omong-omong untuk mengupgrade space dan bandwidth mereka, mereka menanyakan, โ€œsaya harus bayar berapa untuk menaikkan bandwidth dan space?โ€ Sebagai industri yang termasuk dalam bidang jasa, kami tentu saja amat senang jika ada klien yang membayar lebih untuk jasa kami, akan tetapi ada masalah baru yang timbul ketika anda sebagai klien kami, harus menaikkan budget sebesar sekian rupiah untuk menggunakan jasa kami padahal kami tidak mengeluarkan uang sepeserpun untuk memberikan layanan kepada anda. Owkay, sepintas anda yang membaca tulisan ini bisa menganggapnya itu keuntungan untuk kami, tetapi kami memiliki data yang amat akurat mengenai penggunaan resource server, baik itu bandwidth dan juga space setiap jamnya dan penambahan space + bandwidth tersebut tidak terlalu membebani server, jika pun ada, kemungkinannya amat kecil untuk terjadi kesalahan, terkecuali ada hal-hal yang memang sudah kami perhitungkan, tetapi tidak terjangkau oleh jangkauan kami.

Jika anda menghitung dari segi ROI nya, kapan uang kami akan kembali jika kami menjual menggunakan sistem demikian?

Mayoritas pelanggan kami hanya menggunakan accountnya hanya 5% dari kuota yang kami berikan dengan sistem terdahulu, saat ini pun, mereka masih tetap di 5% dan mungkin bisa bernapas dengan lega karena ada penambahan kuota, pergerakan yang kami lihat di data milik kami hanya berkisar 0.5% per bulannya, dan baru akan meningkat kira-kira 1 tahun kemudian, Tentu saja kami memiliki pelanggan yang menggunakan accountnya lebih dari 70% bahkan mendekati 95% baik itu dari segi space maupun bandwidth, tetapi itu hanya sebagian kecil dari pelanggan, dan anda bisa melihat di policy kami.

Hey kami hanya menjual web hosting kepada orang yang serius ingin hosting saja! bukan anda yang ingin bermain-main atau sekedar coba-coba!
Kami tidak membenci orang MLM, mungkin hanya sedikit lelah menghadapi sales yang berkunjung melalui email bahkan tatap muka, kami juga mencintai affiliate marketing, tetapi jika terlalu banyak akan merepotkan anda sendiri, jumlah yang sedikit dan tidak melanggar policy yang kami buat, amat menguntungkan bagi kami, mungkin anda akan bingung jika mendengar kabar miring bahwa kami amat kejam terhadap konsumen, tetapi jika anda menanyakannya kepada mereka, pastilah mereka pernah melanggar policy kami. Kami hanya kejam terhadap pelanggar policy yang kami buat, untuk apa kami kejam terhadap pelanggar policy? untuk menyelamatkan nyawa website anda, pelanggan lain kami, yang dirugikan oleh orang-orang lain yang tidak bertanggung jawab yang melanggar policy kami. Jadi kehilangan 2-3 orang pelanggar setiap minggunya tidak ada artinya dibanding dengan anda yang serius ingin hosting di kami dan ingin nyaman tinggal bersama kami ๐Ÿ™‚

Satu tahun kurang satu hari silam, Dreamhost menjelaskan mengapa hal ini mungkin terjadi, mungkin kami terlambat mengumumkan mengenai hal ini, tetapi kami memerlukan waktu untuk riset dan pengembangan sistem, bagaimana membuat sistem yang sudah ada lebih baik lagi dan menambahkan soul kami dalam sistem tersebut serta membuatnya lebih mudah untuk diskalakan jika kami menginginkannya.

Apakah ini bisa dikategorikan sebagai price war? dan apakah ini sudah masuk ke wilayah overselling?
kami rasa tidak, kami belum masuk kedalam price war dan membanting harga, kami hanya meningkatkan layanan kami kepada anda, dan juga tidak menjual kapasitas yang tidak kami miliki kepada anda (overselling), semuanya tetap ada batasannya dan juga mengacu kepada sumber daya yang kami miliki.

Tetapi jika anda melirik kepada tetangga-tetangga kami yang juga seharusnya tergabung dalam paguyuban tertentu (hey Steven, where R u ? ๐Ÿ˜€ ) dan mengklaim bahwa mereka memiliki harga yang termurah (bisa di analogikan sebagai ter murah/an) ternyata selidik punya selidik, layanan yang kami tawarkan lebih menggiurkan jika anda jeli dalam melihat perbandingan apa saja yang mereka tawarkan dan kami tawarkan. Memang tidak etis jika kami menyebutkan nama perusahaan tersebut, tetapi yang jelas mereka lebih besar daripada kami (mereka di 5 besar perusahaan hosting Indonesia) sedang kami masih peringkat dua puluh-an, nevermind, bukan juara 1 dan total pelanggan yang amat besar yang kami inginkan saat ini, melainkan cerita anda terhadap kami yang disebarkan ke teman-teman anda ๐Ÿ™‚

Terlalu cepat berkembang akan membunuhmu dengan cepat pula!

2 Replies to “Price War? Overselling?”

  1. @roffi, yang ga boleh itu, yang menaruh script affiliate, atau membuat situs khusus untuk link affiliate saja (tidak ber content) atau berisikan content yang ditujukan untuk menangkap traffic agar link affiliatenya ada yang mengklik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *