Mengenal Perbedaan Registry, Registrar dan Registrant

2 min read

Mengenal Perbedaan Registry Registrar dan Registrant

Dalam proses pendaftaran nama domain ada beberapa istilah yang perlu sahabat Qwords ketahui. Di antaranya adalah Registry, Registrar, dan Registrant. Ketiga istilah tersebut kerap menghiasi setiap transaksi pembelian domain, Namun, sebenarnya apa sih pengertian dan perbedaan dari masing-masing istilah tersebut?

Baca juga: Cara Beli Domain dan Hosting Modal 100 Ribu

Untuk membantu sahabat Qwords memahami mengenai Registry, Registrar, dan Registrant, berikut sudah  kami tuliskan rangkuman penjelasannya:

Pengertian Registry, Registrar dan Registrant

Apa Itu Registry?

Istilah registry rasanya memang belum banyak terdengar di kalangan pengguna awam. Registry adalah istilah untuk menyebut perusahaan atau organisasi yang bertugas mengelola dan menerbitkan top level domain di Internet.

Organisasi yang bersifat independen ini juga bertugas mengatur segala kebijakan penggunaan, ketentuan, serta persyaratan untuk tiap-tiap nama domain yang sudah mereka terbitkan.

Dari segi hierarki kepemimpinan, Registry tidak memiliki tugas untuk memasarkan maupun menjual nama domain TLD ke ranah publik secara langsung. Itulah peran penting yang membedakan antara Registry domain dan Registrar domain.

Contoh dari Registry adalah Verisign, mereka adalah organisasi yang mengelola ekstensi domain .COM di seluruh dunia lengkap dengan urusan biaya maintenance domain name system (DNS).

Sementara untuk contoh Registry di Indonesia ada PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia). Sesuai definisi, PANDI bertugas mengelola ekstensi domain .ID dan turunannya (.CO.ID, WEB.ID, MY.ID, OR.ID, SCH.ID,AC.ID, dan lain sebagainya).

Dalam hal pengelolaan nama domain ccTLD .ID, bisa diibaratkan bahwa PANDI merupakan produsen, sementara peran untuk jual-beli dan reseller produk mereka semuanya dilimpahkan kepada Registrar. Apa pengertian dari Registrar? Simak penjelasannya di bawah ini.

 

Apa Itu Registrar?

Secara umum, Registrar domain adalah sebuah organisasi atau badan komersial yang bertugas menjadi tempat pendaftaran nama domain yang sudah diakreditasi oleh ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) atau pengelola domain ccTLD yang melibatkan kode negara tertentu.

Tugas utama dari Registrar adalah menawarkan layanan jual-beli nama domain kepada publik. Jadi, pengguna atau user yang ingin membeli domain tidak harus mengajukan langsung ke Registry.

Salah satu contoh Registrar yang sudah terakreditasi untuk menjual domain ccTLD .ID adalah Qwords.com. Selain melayani setiap pembelian domain .ID, Qwords juga menyediakan dan menjual top level domain (TLD) seperti .COM, .NET, .ORG, .INFO, dan lain sebagainya.

 

Apa Itu Registrant?

Registrant adalah istilah yang digunakan untuk menyebut seseorang, organisasi, atau perusahaan yang membeli nama domain. Jadi, jika saat ini Anda sudah memiliki nama domain TLD maka Anda sudah bisa disebut sebagai Registrant.

Sebagai end user atau pengguna produk domain, Registrant diberikan akses untuk bisa mengubah domain name server (DNS) melalui halaman panel yang sudah disediakan oleh Registrar tempat pembelian nama domain.

Setiap perubahan DNS tersebut kemudian di rekam oleh Registrar sebagai bahan laporan yang diajukan kepada Registry sebagai pemilik hak untuk merubah database DNS.

Sistem inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa setiap kita melakukan perubahan name server memerlukan waktu propagasi sekitar 24 jam sebelum akhirnya domain benar-benar mengarah dengan sempurna ke hosting baru.

 

Manfaat Memiliki Domain TLD

macam-macam domain
macam-macam domain

Selain mampu meningkatkan branding, memiliki domain TLD atau Top Level Domain merupakan salah satu cara untuk mengoptimalkan kinerja website di mesin pencari. Selain itu, masih ada banyak keuntungan lainnya yang bisa didapatkan dari menggunakan domain TLD.

Berikut merupakan manfaat memiliki domain TLD untuk website bisnis Anda:

  1. Meningkatkan Brand Awareness
  2. Mudah Dihafal Oleh Pengguna
  3. Lebih Terpercaya
  4. Kompetitif di Mesin Pencari
  5. Mengurangi Resiko Website Dihapus Secara Sepihak

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Dihindari Saat Memilih Nama Domain

 

Tempat Beli Domain Murah di Indonesia

domain murah

Setelah membaca tentang istilah-istilah yang ada pada proses pembelian domain serta kelebihan memiliki nama domain TLD. Selanjutnya tugas Anda adalah mencari tempat yang tepat untuk membeli domain.

Lantas, dimanakah kita bisa membeli domain TLD dengan harga murah dan terpercaya?

Salah satu perusahaan yang menawarkan layanan beli domain murah adalah Qwords.com. Di sini Anda bisa mendapatkan hingga 500 ekstensi domain yang sesuai untuk kebutuhan bisnis.

Selain itu, Qwords juga menawarkan berbagai promo pembelian domain, misalnya seperti Paket bundling domain .COM seharga Rp75 ribu yang disertai dengan pembelian hosting paket apapun. Sementara jika hanya butuh domain, Anda bisa mendapatkan harga spesial yakni Rp 99 ribuan saja.

Semoga bermanfaat.

Termudah, Cara Membuat Subdomain di cPanel

Anda sebagai pengelola website bisnis dengan banyak cabang, tentunya untuk mengelola semua website akan terlalu repot kalau harus membuat website untuk setiap cabangnya. Bagaimana...
Eril Obeit Choiri
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *