Internet menjadi hubungan antar komputer di seluruh dunia dan menjadi kumpulan dari berbagai jaringan, baik itu jaringan besar ataupun jaringan yang kecil di seluruh dunia. Salah satu jaringan yang dimaksud yaitu topologi tree. Pada jaringan lokal, untuk setiap komputer yang ada pada jaringan akan saling terhubung antara satu dengan yang lainnya dengan melalui media nirkabel atau kabel.

Bahkan ada beberapa jenis topologi jaringan maupun bentuk struktur yang saling berhubungan pada komputer dalam satu jaringan misalnya seperti topologi jenis Tree. Untuk setiap topologi jaringan tentunya mempunyai karakteristik tersendiri. Bahkan Anda juga bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing topologi. Pada artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai Topologi Mesh, Topologi Hybrid, Topologi Ring dan Topologi Bus

Penting diperhatikan bahwa Anda selalu disarankan untuk melakukan perencanaan secara matang. Salah satunya yaitu dengan menentukan jenis topologi jaringan sesuai yang digunakan agar sesuai kebutuhan maupun keinginan pengguna.

Pengertian Topologi Tree

Topologi Tree
Topologi Tree

Topologi tree adalah gabungan dari topologi star dengan topologi bus. Untuk kedua gabungan tersebut berada pada satu jaringan yang mana keduanya menjadi kumpulan dari topologi star yang telah dihubungkan pada topologi bus. Sehingga untuk setiap klien akan dikelompokkan pada sebuah kelompok untuk dijadikan sebagai pusat komunikasi. hal ini seperti struktur pada jaringan topologi star.

Setiap pusat komunikasi yang ada nantinya akan dihubungkan pada pusat komunikasi yang lain cukup dengan menggunakan sebuah kabel utama, misalnya seperti topologi bus. Lalu topologi tree menggunakan kabel apa? Untuk jenis topologi ini menggunakan kabel konektor RJ45, karena topologi ini menggunakan hub.

Tree topologi juga seringkali disebut sebagai topologi pohon. Hal ini dikarenakan apabila digambarkan, jaringan ini memiliki bentuk seperti pohon karena memiliki ranting dan cabang. Untuk setiap cabang tersebut mempunyai hirarki yang jauh lebih tinggi dibandingkan dari rating, sehingga jaringan topologi pohon ini memiliki tingkatan jaringan dengan hirarki yang lebih tinggi.

Hierarki jaringan ini bisa mempengaruhi sekaligus mengontrol jaringan yang ada di bawahnya. Hal inilah yang membuat topologi pohon seringkali digunakan untuk melakukan interkoneksi pada sentral hierarki yang berbeda.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan Topologi Tree:

  1. Memiliki jaringan yang lebih besar

Jika dibandingkan dengan jenis jaringan yang lainnya, maka untuk topologi pohon ini cenderung lebih besar.  sementara untuk topologi star dan topologi ring ini tidak cocok apabila digunakan pada skala di semua jaringan. Sedangkan topologi ini akan membagi semua jaringan pada bagian yang lebih mudah untuk diatur.

  1. Mempunyai akses segera

Kelebihan kedua yang dimiliki oleh topologi pohon ini yaitu mempunyai proses segera pada hub pusat maupun jaringan. Untuk jaringan yang seperti ini akan lebih memungkinkan dari beberapa perangkat pada jaringan yang dihubungkan hub pusat.

  1. Memiliki keterbatasan titik

Topologi pohon Ini mempunyai keterbatasan yang dilakukan pada titik koneksi maupun keterbatasan dari lalu lintas siaran, sehingga untuk topologi pohon ini mengatasi segala keterbatasan yang terjadi pada topologi jaringan star yang diinduksi pada topologi jaringan bus. Selain itu teknologi ini juga telah menyediakan ruang yang cukup untuk berekspansi pada jaringan di masa depan.

  1. Memiliki manajemen data yang baik

Ciri-ciri topologi tree yaitu memiliki manajemen data yang baik dan mudah untuk dikembangkan supaya menjadi jaringan yang lebih luas. Selain itu untuk mendeteksi kerusakan maupun kesalahan juga bisa dilakukan dengan cara yang lebih mudah.

Kekurangan Topologi Tree:

  1. Dapat melumpuhkan semua jaringan

Jaringan secara keseluruhan bisa melengkung apabila terjadinya kegagalan utama pada data cable trunk maupun hub pusat. Sementara untuk seluruh jaringan ini akan memiliki ketergantungan dalam satu hub pusat yaitu titik kerentanan pada topologi.

  1. Pengelolaan yang tergolong sulit

Untuk pengelolaan jaringan topologi ini tergolong lebih rumit dan sulit, terutama dari segi peningkatan ukuran diluar titik. Hal ini pun juga berpengaruh pada kinerjanya yang semakin melambat. Padahal untuk topologi ini memiliki peran yang sangat penting.

  1. Biaya yang lebih banyak

Untuk biaya yang dikeluarkan dalam membuat jaringan topologi pohon ini Anda harus mengeluarkan biayanya yang cukup banyak. Karena untuk jumlah kabel maupun hub nya juga cenderung lebih banyak. Ditambah lagi apabila komputer yang terdapat pada tingkat tertinggi sedang mengalami masalah, maka untuk komputer di bawahnya juga akan mengalami masalah.

  1. Memiliki konfigurasi dan perawatan yang sulit

Untuk topologi pohon ini memiliki konfigurasi dan perawatan yang tergolong lebih sulit dilakukan. Hal ini dikarenakan banyaknya perancangan yang terdapat pada node. Selain itu untuk pemasangan kabel pada jaringan pohon juga cenderung lebih rumit jika dibandingkan pada topologi jenis lainnya.

Untuk setiap client yang berada pada satu kelompok kita saling berhubungan dengan klien yang lainnya. Meskipun berada pada kelompok yang berbeda, akan tetapi untuk nantinya dikirimkan dan melalui sebuah simpul pusat terlebih dahulu. Sehingga hal ini terjadi pada topologi tree sebelum client menerimanya. Tulang punggung pada topologi pohon ini adalah topologi bus.

Gambar Topologi Tree

Gambar Topologi Tree
Gambar Topologi Tree

Untuk saat ini yang memerlukan layanan website untuk keperluan bisnis, kami memiliki rekomendasi Cloud Hosting Indonesia dengan spesifikasi tinggi  dengan harga murah dari Qwords.com. Onlinekan bisnismu sekarang dengan website.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *