Pengertian Search Engine dan Macam-Macamnya!

4 min read

APA ITU SEARCH ENGINE

Saat Anda ingin mencari informasi, produk, atau layanan di internet, apa yang pertama kali Anda lakukan?

Rata-rata, atau bahkan semua orang akan membuka browser dan mengetikkan pada search engine seperti Google, Bing, atau Yahoo.

Search engine adalah alat yang sangat penting dalam dunia digital. Mereka membantu kita menemukan jawaban atas pertanyaan kita, mengeksplorasi topik tertentu, dan menemukan sumber daya yang berharga.

Selain itu, search engine ternyata juga dapat dijadikan untuk mempromosikan bisnis secara online, misalnya dengan search engine marketing (SEM) atau juga search engine optimization (SEO).

Lantas, sebenarnya apa itu search engine, dan apa manfaatnya untuk pengguna? Mari kita bahas tuntas pada artikel ini!

Pengertian Search Engine

Mesin pencari atau search engine adalah sebuah program perangkat lunak dapat membantu pengguna untuk mendapatkan informasi yang dicari di internet.

Jadi, ketika Anda mengetikkan informasi apa saja pada kolom pencarian dan mengetikkan enter, maka search engine akan bekerja untuk menampilkan hasil yang paling relevan.

Jika tidak ada search engine, Anda akan sangat kesulitan mencari informasi di internet, mengingat ada ratusan juta hingga miliaran informasi yang tersimpan.

Jadi, dengan adanya search engine, kita sangat beruntung karena bisa mengakses dan mendapatkan informasi dengan super-duper cepat.

Hanya beberapa detik saja, Anda bisa mendapatkan puluhan hingga ratusan informasi yang relevan yang tersusun rapi pada SERP (search engine result page).

Google menjadi mesin pencari yang paling populer hingga Juni 2023. Pasalnya, 90.68% pengguna internet menggunakan Google Search untuk mencari informasi di internet.

Kemudian pada posisi kedua ada yang hanya digunakan oleh 3.23% pengguna saja, sementara Yahoo menempati posisi ketiga dengan 3.17%, menurut laporan Similarweb.

Sejarah Search Engine

Sejarah mesin pencari bermula pada awal 1990-an, yaitu ketika internet mulai berkembang sebagai sumber informasi global.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa membaca ringkasan singkatnya berkut ini:

  1. 1990-an – Awal Mula Pencarian: Mesin pencari pertama, seperti Archie (1990) dan Veronica (1992), diciptakan untuk membantu menemukan file di internet. Mereka tidak berfokus pada konten halaman web
  2. 1993 – JumpStation: JumpStation menjadi mesin pencari pertama yang mampu mencari kata-kata dalam teks halaman web, dan menjadikannya era baru pencarian konten web
  3. 1994 – WebCrawler dan Lycos: WebCrawler, diluncurkan pada 1994, memungkinkan pencarian teks di halaman web. Lycos, juga diluncurkan pada tahun yang sama, menjadi mesin pencari pertama dengan antarmuka pengguna yang lebih user friendly
  4. 1996 – Ask Jeeves: Mesin pencari yang mengizinkan pengguna untuk melakukan pencarian dengan pertanyaan dalam bahasa manusia, misalnya, “Apa destinasi wisata terbaik di kota ini?”
  5. 1997 – Google: Google muncul sebagai pemain baru dengan pendekatan inovatif yang menggunakan algoritma PageRank untuk mengurutkan halaman berdasarkan otoritasnya. Hingga sekarang, Google terus memperbarui dan meningkatkan algoritmanya demi menampilkan hasil yang paling relevan bagi pengguna
  6. 2000-an – Munculnya Mesin Pencari Baru: Banyak mesin pencari seperti Yahoo, MSN Search (kemudian menjadi Bing), dan Baidu muncul, bersaing untuk mendominasi pasar pencarian sampai sekarang ini.

Fungsi Search Engine

Search engine memiliki peran yang sangat vital dalam aktivitas pengguna ketika mengakses internet.

Fungsi search engine yang paling utama adalah menampilkan informasi yang relevan kepada pengguna.
Informasi tersebut berupa banyak hal, seperti pencarian gambar, suara, dan teks.

Selain itu, search engine juga dapat berfungsi bagi bisnis online, yaitu dengan pemanfaatkan SEO atau SEM yang singkatnya untuk mempermudah bisnis agar ditemukan pada mesin pencarian.

Selanjutnya, ketahui cara kerja search engine berikut ini, yuk!

Baca juga: Panduan Belajar SEO WordPress Untuk Pemula

Cara Kerja Search Engine

Proses di balik search engine untuk menampilkan hasil yang relevan terbagi ke dalam tiga tahapan berikut

1. Crawling (Pengindeksan)

Mesin pencari menggunakan bot (perangkat lunak otomatis) yang dikenal sebagai spider atau crawler untuk menelusuri (merayapi) setiap halaman web.

Crawler mengikuti tautan dari satu halaman ke halaman lainnya dan mengumpulkan informasi (konten) dari setiap halaman yang diakses.

2. Indexing (Penyusunan Indeks)

Setelah informasi dikumpulkan, mesin pencari menyusun indeks dengan mengkategorikan kata kunci yang berkaitan dengan konten yang telah dirayapi.

Proses ini memungkinkan mesin pencari untuk dengan cepat menemukan dan memilih halaman yang sesuai dengan permintaan pengguna nantinya.

3. Ranking (Pemeringkatan)

Ketika pengguna memasukkan kata kunci, mesin pencari menggunakan algoritma kompleks untuk menentukan urutan atau peringkat halaman-halaman yang paling relevan.

Faktor seperti keberadaan kata kunci di judul, konten, tautan, dan otoritas halaman akan sangat memengaruhi peringkat pada mesin pencarian.

Jadi, semakin relevan konten Anda, semakin besar peluang website atau halaman Anda muncul di posisi teratas mesin pencarian.

Macam-Macam Search Engine

Saat ini ada beberapa layanan search engine yang bisa digunakan.

Macam macam search engine tersebut juga memiliki cara kerja yang sama, yakni tinggal mengetikkan kata kunci di bagian kolom kemudian menekan tombol enter.

Kendati demikian, hasil serta fitur dari tiap-tiap macam search engine bisa berbeda-beda tergantung algoritma.

Jika Anda tidak percaya, silakan buktikan sendiri lewat penelusuran kata kunci menggunakan Google dan Bing sebagai contoh search engine..

Berikut merupakan macam-macam search engine yang masih bisa digunakan hingga saat ini.

1. Google

mesin pencarian google

Google Search merupakan search engine terbesar yang saat ini digunakan oleh pengguna secara global.

Mesin pencari yang berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat tersebut bahkan mampu menjadi salah satu perusahaan terbesar yang menerima jutaan trafik perhari dari orang-orang yang melakukan pencarian.

Selain digdaya lewat search engine, Google juga berekspansi dengan menghasilkan berbagai produk digital: YouTube, Google Adwords, Google Adsense, Gmail, hingga sistem operasi Android yang digunakan jutaan smartphone di seluruh penjuru dunia.

2. Bing

mesin pencari Bing

Search engine terbesar kedua setelah Google yakni Bing. Pengguna yang memiliki perangkat Windows pastinya tidak asing lagi dengan search engine yang satu ini, karena Windows menjadikannya sebagai mesin pencari bawaan pada aplikasi browser Edge.

3. Yandex

mesin pencari yandex

Jenis-jenis search engine yang berikutnya ada Yandex. Meski Yandex memang masih terdengar asing di telinga sebagian besar masyarakat Indonesia, tetapi Yandex merupakan salah satu situs terbesar di dunia dengan jumlah trafik penelusuran yang besar, lho!

Tertarik untuk mencobanya? Langsung saja bisa meluncur ke situs yandex.ru.

4. DuckDuckGo

mesin pencari duckduckgo

DuckDuckGo sendiri merupakan sebuah private search engine yang tidak melacak pengguna maupun menampilkan advertisement di laman pencarian.

Kehadiran DuckDuckGo menjadi sangat menarik mengingat semakin banyaknya iklan tidak relevan yang ditampilkan Google pada hasil penelusuran.

5. Yahoo

mesin pencari yahoo

Yahoo, yang populer karena layanan email-nya juga memiliki search engine untuk turut bersaing.

Jumlah pencarian Yahoo Search bisa mencapai enam ratus juta per bulan. Cukup banyak untuk ukuran saerch engine yang tidak sepopuler Google.

Sudah Tahu Apa Itu Search Engine, ‘Kan?

Sahabat Qwords, demikianlah artikel seputar pengertian search engine beserta fungsi, kegunaan search engine, dan macam-macamnya.

Sebagai layanan yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak trafik maupun potensi penjualan, proses optimasi search engine sesuai kaidah SEO yang benar tentu sudah menjadi sebuah keharusan untuk diterapkan.

Dalam salah satu update algoritmanya, Google sendiri sempat berujar jika mereka bakal menaikkan rangking website yang jarang error serta memiliki kecepatan tinggi ketika diakses oleh pengguna.

Jadi, sangat disarankan bagi para blogger maupun pelapak digital untuk mengoptimalkan website mulai dari ranah desain, kualitas konten, hingga teknologi web hosting Indonesia yang notabene menjadi nyawa dari sebuah website.

Sekian dari kami, jangan lupa klik bagikan atau tinggalkan jejak di kolom komentar agar kami lebih bersemangat dalam membagikan informasi-informasi aktual yang Anda butuhkan.

Sampai jumpa.

Konektor Jaringan, Pahlawan di Balik Konektivitas…

Dunia digital saat ini sangat bergantung pada jaringan internet.  Mulai dari berselancar di dunia maya, streaming film terbaru, hingga terhubung dengan rekan kerja secara...
Eril Obeit Choiri
6 min read

6 Replies to “Pengertian Search Engine dan Macam-Macamnya!”

  1. Kayaknya kalau sekarang, cuma kenal Google, Yahoo, Bing, sama Yandex. baru denger kalau ada yang namanya DuckDuckGo. Thanks infonya.

    1. Terima kasih sudah berkunjung kak
      Jangan lupa untuk urusan domain hosting percayakan pada Qwords.com

    1. Termasuk kak tetapi memang tidak kami masukan dalam list,
      Terima kasih sudah berkunjung di blog Qwords,
      Jangan lupa untuk urusan domain hosting percayakan pada Qwords.

    1. Sama-sama kak
      Jangan lupa kalau butuh domain hosting bisa pesan di Qwords.com
      Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *