Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

Mengenal Pekerjaan Seorang Software Developer

3 min read

Pekerjaan Seorang Software Developer

Anda punya minat besar bekerja di dunia IT? Ingin mengembangkan karya dan inovasi agar dapat menciptakan karya yang mumpuni dan dapat dibanggakan di dunia luar? Mungkin saja karir di bidang software developer bisa menjadi pilihan terbaik.

Apa itu software developer? Bagaimana tugasnya? Anda bisa cek di ulasan berikut.

Pengertian Software Developer

Jadi profesi ini nantinya bertugas untuk menciptakan dan membangun sebuah produk tertentu. Untuk membangun produk juga tidak dapat dilakukan sembarangan karena ada prinsip desain dan juga implementasi rekayasa perangkat lunak yang sudah ditentukan pihak terkait.

Hal tersebut berkaitan dengan keamanan, skalabilitas, ketahanan dan juga maintainability. Bukan hanya itu, profesi ini juga harus mengenali setiap masalah dalam program dan juga memastikan kualitas program dapat memenuhi syarat yang sudah ada.

Sebelum mengenalkan produk ke publik, pihaknya juga harus mencoba produk tersebut terlebih dahulu. Tujuannya tidak lain agar produk sesuai dengan yang diharapkan atau tidak. Apakah produk tadi sudah sesuai dengan fungsionalnya masing-masing dan efisien atau belum.

Coding Software
Coding Software

Seseorang yang berprofesi sebagai software developer terlibat di proses yang ada hubungannya dengan rancangan dan juga pembuatan sistem baru. Setelah itu, profesi ini juga harus berkecamuk dengan rencana, pembuatan design, testing, parameter, coding hingga encrypting.

Tentu semua proses yang dilakukan tadi tidak hanya dikerjakan sendirian namun bekerja sama dengan tim lain dan juga melibatkan sosok software engineer. Biasanya untuk menjalankan profesinya, ia harus memahami beragam bahasa pemrograman.

Pekerjaannya memang begitu kompleks dan perlu kemampuan yang spesifik di dunia science, komputer dan matematika. Pekerjaan ini terus berkembang seiring era digital yang terus berubah. Tidak heran seorang developer perlu belajar dan mengenali dirinya sendiri dengan baik.   

Jobdesk Software Developer

Jobdesk utama seorang developer adalah untuk menciptakan produk. Namun selain menciptakan produk, ia juga punya jobdesk lain. Apa saja jobdesknya? Berikut daftarnya:

  1. Memodifikasi suatu software agar kerusakan dapat diperbaiki, mengoptimalkan hardware baru dan mengembangkan kinerjanya
  2. Mengarahkan dan mengembangkan uji sistem software serta prosedur validasi, dokumentasi dan juga pemrograman
  3. Bekerja sama dengan programmer, system analyst dan juga pekerja lain agar dapat mendesain aplikasi dan sistem dengan baik
  4. Melakukan analisa kebutuhan pengguna dan juga software untuk kelayakan desain produk
  5. Mengembangkan, merancang dan juga melakukan modifikasi software dengan analisis ilmiah serta model matematika khusus
  6. Melakukan maintenance sistem yang telah ada dengan memperhatikan pengawasan dan juga memperbaiki kesalahan yang terjadi
  7. Bertemu dengan klien dan juga project manager untuk menciptakan sistem dan merancang sistem baru
  8. Membaca, merancang dan juga menulis beragam kode dari software baru. Jika ada kesalahan kode, mereka juga harus memperbaiki kode tersebut
  9. Selain itu, mereka juga harus mendokumentasikan update setiap software yang ditangani

Itu adalah job desk atau tugas yang harus dilakukan bagi Anda yang ingin berprofesi di bidang ini. Namun setiap perusahaan kadang memberi jobdesk berbeda. Intinya, seorang developer harus bisa berinovasi dengan baik dan bekerja dengan tim.

Mereka juga harus punya keahlian belajar dengan cepat dan beradaptasi di lingkungan baru. Memang berat tapi soal profit juga lumayan tinggi. Bahkan beberapa negara maju memberi gaji besar untuk profesi ini.

Baca juga : 15+ Pekerjaan Bidang IT Paling Dicari dan Menjanjikan

Perbedaan Software Developer Dan Software Engineer

Software Aplikasi
Software Aplikasi

Tidak sedikit yang bingung membedakan antara software engineer dan developer. Meskipun namanya mirip tapi ada perbedaan dari keduanya. Apa perbedaannya? Agar lebih mudah memahami, kami berikan tugas seorang software engineer terlebih dahulu. Berikut tugasnya:

  1. Harus bekerja dengan pengguna agar tahu apa yang mereka butuhkan pada software
  2. Membangun, merancang dan juga mengetes sistem berdasarkan spesifikasi yang diinginkan pengguna
  3. Bekerja dengan pengembang untuk menciptakan kode tertentu untuk aplikasi. Biasanya dengan menggambar diagram dan juga model
  4. Melakukan dokumentasi terhadap sistem atau aplikasi secara mendetail untuk pertanggungjawaban ketika maintenance
  5. Merawat software dan aplikasi secara terus-menerus dan memperbaiki jika nanti ada kesalahan didalamnya
  6. Melakukan rekomendasi terhadap software untuk sistem dan juga aplikasi yang telah ada
  7. Bekerjasama dengan engineer lain dan developer untuk membangun software

Dilihat dari tugasnya, engineer dan developer mempunyai tugas yang hampir sama. Mereka terlihat dalam proyek atau software yang sedang dibuat. Yang membedakan di sini adalah developer tidak punya tanggung jawab penuh atas proyek yang ia kerjakan.

Pasalnya mereka tinggal meneruskan pekerjaan yang dilakukan engineer. Bisa dibilang jika engineer merupakan pintu proyek yang akan berjalan. Sedangkan developer menjadi penerus rancangan proyek jika engineer sudah menyelesaikannya.

Namun bukan berarti engineer dapat lepas tangan setelah itu. Developer dan engineer harus bekerja dengan baik agar proyek yang dihasilkan dapat sesuai dengan yang diharapkan. Kolaborasi keduanya dapat disebut seperti sepatu yang tidak bisa dipisahkan.

Baca juga : Mengenal Software OEM dan Bahayanya

Kesimpulan

Software developer adalah salah satu bagian penting di dunia IT yang tidak dapat dipisahkan Melihat jobdesknya sangat kompleks, tidak heran jika profesi ini membutuhkan sosok yang bisa bekerja dengan baik, inovatif dan tenang terhadap tekanan.

Bagi Anda para software developer yang membutuhkan website untuk kebutuhan branding, promosi dan portfolio, kami memiliki layanan cloud web hosting terbaik dengan harga yang terjangkau. Anda bisa langsung membuka website kami di Qwords.com, untuk harganya mulai dari puluhan ribu saja Anda sudah bisa memiliki website.

Untuk domain Anda juga tidak perlu khawatir, karena ada banyak ekstensi nama domain dengan harga mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu tergantung ekstensi yang Anda pilih. Kapanlagi memiliki website dengan harga murah?

Selamat mencoba

Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *