WordPress menjadi platform yang populer dan banyak digunakan untuk berbagai jenis kebutuhan pembuatan website mulai dari personal, pemerintahan, hingga toko online. Sebagai sebuah aplikasi open source dengan basis Content Management System atau CMS, platform ini banyak diminati karena user-friendly dan mudah dimodifikasi sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan penggunanya.

Pada versi terbaru WordPress yang dirilis tahun 2018 lalu, yaitu WordPress Versi 5.0 terdapat versi Editor terbaru pula, yaitu Gutenberg WordPress. Editor Gutenberg  menjadi dasar tampilan user dalam menulis atau memposting artikel di WordPress  Namun, karena belum terlalu lama dirilis, masyarakat belum terlalu familiar dengan Editor Gutenberg, sehingga tak sedikit orang masih merasa kebingungan untuk menggunakannya.

Nah, pada kesempatan ini kami akan membahas apa itu Editor Gutenberg pada WordPress dan bagaimana cara menggunakannya. Simak pembahasannya di bawah ini.

Mengenal Gutenberg WordPress

Gutenberg WordPress
Gutenberg WordPress

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Gutenberg WordPress adalah versi Editor terbaru dari WordPress yang dirilis sejak Desember 2018 lalu, bersamaan dengan perilisan WordPress versi 5.0. Apabila pada versi Editor WordPress yang lama, Anda hanya dapat menulis artikel dengan tampilan Editor biasa yang klasik. Maka, untuk versi Editor Gutenberg ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan sensasi menulis yang berbeda.

Anda akan merasakan keleluasan dalam menulis untuk menambahkan kode program html, paragram, gambar, cover image, menambah tombol dan beberapa hal lainnya dengan lebih fleksibel. Dengan jenis ini, Anda dapat memindahkan setiap blok konten hanya dengan melakukan drag and drop.

Baca juga : Mengenal Dashboard WordPress Secara Lengkap

Panduan Menggunakan Gutenberg WordPress

Tampilan Editor Gutenberg ini sebenarnya dibuat untuk memudahkan Anda. Namun, pada awalnya Anda memang akan merasa sedikit bingung saat menggunakannya. Hal ini biasanya terjadi karena Anda sudah terlalu terbiasa menggunakan tampilan lama WordPress. Oleh karena itu, agar Anda lebih terbiasa menggunakan Editor Gutenberg ini, berikut panduan cara menggunakannya :

1. Pastikan Anda Sudah Memiliki Website WordPress

Sebelum menggunakan Editor Gutenberg ini, pastikan terlebih dahulu Anda sudah memiliki website WordPress. Setelah memiliki website WordPress, Anda dapat membuat akun dan login melalui halaman admin WordPress yang telah disediakan.

2. Mulai Menulis Menggunakan Editor Gutenberg WordPress

Setelah berhasil masuk ke WordPress, Anda dapat langsung menulis dengan Editor Gutenberg. Caranya adalah, klik Posts, kemudian Add New. Caranya memang kurang lebih sama saat memulai menulis dengan versi yang lama. Namun, secara tampilan Anda akan menemukan beberapa perbedaannya.

Gutenberg WordPress
Gutenberg WordPress

Beberapa bagian yang berbeda tersebut akan terlihat saat Anda pertama kali membuka halaman post terbaru. Seperti, adanya tombol “+” dan “undo” serta “redo” yang terdapat pada bagian atas. Apabila di versi klasik editor yang lama, akan muncul bagian menu bar yang terdiri dari berbagai toolbar secara langsung. Namun, untuk Editor Gutenberg ini, Anda akan disuguhkan tampilan yang berisi blok-blok yang nantinya dapat Anda isi dengan berbagai hal seperti gambar, paragraph artikel, heading, dan beberapa hal lainnya.

3. Cara Menambahkan Konten di Artikel

Untuk menambahkan blok baru di artikel menggunakan versi ini, caranya adalah dengan “blok” atau bagian tertentu ke dalam artikel tanpa menggunakan kode HTML seperti versi klasik sebelumnya.

Berikut ini beberapa blok yang harus Anda ketahui saat menggunakan Editor Gutenberg WordPress:

  • Most Used : Kumpulan blok yang paling sering digunakan.
  • Common Blocks : Kumpulan blok yang paling umum digunakan (bol dasar).
  • Formatting : Berfungsi untuk editing artikel. Anda dapat menemukan blok classic editor, custom HTML, code, preformat, table pada bagian ini.
  • Layout Elements : Kumpulan blok yang digunakan untuk mengatur tampilan layout artikel.
  • Widgets : Untuk menampilkan konten atau kategori yang Anda inginkan.
  • Embeds : Kumpulan blok untuk memasukkan akun sosial media Anda.

4. Menambahkan Gambar

Menambahkan gambar
Menambahkan gambar

Cara untuk menambahkan gambar ke dalam artikel yang sedang dibuat adalah dengan klik tombol “+”, dan pilih image yang Anda inginkan. Kemudian klik upload untuk mengunggahnya ke dalam artikel. Anda juga dapat menambahkan Alt text atau setting apabila ingin mengubah ukuran, dimensi, atau hal lain yang berkaitan dengan gambar.

5. Menambahkan Button dan Kolom

Cara menambahkan button dan kolom adalah dengan melakukan drag and drop atau klik tombol “+” dan pilih Columns.

Baca juga : Blogspot vs WordPress, Pilih Mana?

6. Menambahkan Kode HTML atau URL Sosial Media

Untuk menambahkan kode HTML, Anda dapat melakukannya dengan cara klik tombol “+” dan pilih Custom HTML dan klik Preview untuk melihat tampilannya. Sedangkan untuk menambahkan URL Youtube, cara yang dapat Anda gunakan adalah dengan langsung klik tombol “+” dan pilih bagian Embeds, kemudian pilih URL sosial media yang Anda ingin tambahkan.

Custom HTML
Custom HTML

Itulah beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang Editor Gutenberg WordPress. Editor ini sebenarnya sangat mudah untuk digunakan. Anda hanya perlu terbiasa untuk menggunakan fitur-fiturnya yang berbeda dengan versi klasik sebelumnya. Fitur drag and drop yang dimiliki akan membantu Anda dalam menyelesaikan setiap artikel yang Anda buat dengan lebih mudah.

Jika saat ini hosting yang Anda gunakan lelet, kami memiliki rekomendasi Hosting WordPress Terbaik dari Qwords.com. Ada beberapa fitur seperti cloud based, ultrafast SSD, dukungan Cloudflare, Litespeed API, support HTTP2, SSL, Brotli Compression dan lainnya. Cukup dengan biaya 50.000/bulan saja Anda bisa menikmati semua fitur yang tersebut diatas.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *