Hari ini Indonesia kembali memperingati peristiwa bersejarah 10 November, yakni Hari Pahlawan. Hari dimana diperingatinya para pahlawan yang gugur mengorbankan dirinya untuk kemerdekaan Indonesia.

Di Surabaya, kota yang memiliki sebutan kota Pahlawan memperingatinya dengan menggelar Parade Juang dengan berjalan kaki dari Monumen Tugu Pahlawan hingga Taman Bungkul. Selain itu, malam hari di tanggal 9 November tepatnya di depan Monumen Tugu Pahlawan diadakan pagelaran teatrikal mengulang sejarah perjuangan masa lalu. Tujuan acara ini dibuat adalah sebagai pengingat bagi para generasi millenial, bahwa kemenangan tak bisa didapat tanpa pengorbanan yang luar biasa. Kemerdekaan bangsa dilalui oleh para pahlawan dengan pertumpahan darah.

heroesherooParade Juang Surabaya
(Foto: Rizkia Yulianti – goodnewsfromindonesia.id)

Presiden Jokowi dalam pidatonya menyampaikan “Para pahlawan telah membukakan jalan bagi kita untuk membangun bangsa dengan keringat dan darahnya. Karena itu, kita tidak boleh lelah untuk mencintai Indonesia”.

Merdeka atau Mati!

Semboyan ini tak mungkin lagi anda dengar di masa ini. Kita mungkin menganggap bahwa semboyan itu tak bisa digunakan di masa sekarang. Lantas apa peran kita di peringatan Hari Pahlawan di masa sekarang?

Bukan pertumpahan darah, bukan juga pengorbanan nyawa. Melainkan persaingan yang sehat, prestasi membanggakan, saling menghargai perbedaan, kerjasama, dan  tidak saling adu domba. Segala bentuk provokasi yang ingin memecah belah harus segera dibasmi agar kita berjaya di negeri sendiri.

Cinta Indonesia? Buktikan dengan karya & inovasi!

Nikmati Flash Sale Spesial Promo Djoeang!
Hanya di Hari Pahlawan pukul 08.00-18.00 WIB

djoeang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *