Mengenal Perbedaan Top, Second & Third Level Domain

2 min read

Mengenal Perbedaan Top, Second & Third Level Domain

Setiap website yang ada di Internet terdiri dari dua elemen penting yaitu domain dan hosting. Domain sebagai alamat website dan hosting berfungsi sebagai tempat menyimpan semua data dari website. Nah pada kesempatan kali ini Kami akan membahas mengenai tingkatan level domain. Sudahkah sahabat Qwords tahu tingkatan domain apa saja?

Pengertian Domain

Secara singkat definisi dari domain adalah alamat atau nama yang digunakan untuk mengenali website. Domain inilah yang menjadi pengganti dari alamat IP berupa angka-angka yang sulit diingat. Jadi domain memiliki fungsi untuk memudahkan pengunjung mencari informasi dari suatu website.

Dalam pemilihannya, nama domain juga tidak boleh asal saja. Usahakan memilih nama domain yang mudah diingat dan dieja. Tujuannya agar saat ada pengunjung yang menuliskan nama domain pada browser tidak gampang salah. Ekstensi nama domain pun sekarang ini juga beragam, di Qwords saja tercatat ada lebih dari 500 ekstensi domain yang berbeda-beda.

Nah dari 500 ekstensi domain tersebut ada beberapa tingkatan level domain yang perlu Anda ketahui sebelum membeli. Setiap tingkatan level domain pastinya memiliki perbedaan, berikut ini Kami akan membahas mengenai tingkatan domain dari top level domain, second level domain dan third level domain.

Tingkatan Domain

Top Level Domain

ekstensi domain .com murah
ekstensi domain .com murah

Top level domain adalah tingkatan level domain teratas atau biasa disebut domain TLD. Top level domain ini memiliki pengguna terbesar dibandingkan dengan tingkatan level domain lainnya. Karena domain TLD lebih familiar sehingga gampang diingat oleh pengunjung website.

Contoh Top Level Domain

Contoh top level domain adalah website ini, dengan nama domain Qwords.com. Qwords adalah nama domainnya dan .com adalah ekstensi domain. Beberapa contoh nama domain TLD lain seperti .com (dot commercial), .net (dot network), .org (dot organization), .edu (dot education), .gov (dot government), dan lainnya.

Top level domain ternyata masih dibagi lagi menjadi  dua kategori yaitu:

  1. Generic Top Level Domain (gTLD)

Generic TLD adalah penggunaan nama domain yang sifatnya untuk general. Contoh penggunaan gTLD adalah .com, .net, .org, .edu, .gov dan lainnya

  1. Country Code Top Level Domain (ggTLD)

Country code TLD adalah top level domain berdasarkan kode negara masing-masing. Contohnya di Indonesia menggunakan .id, Singapuran menggunakan domain .sg, Amerika menggunakan domain .us dan lainnya.

Baca juga : Mengenal Perbedaan Subdomain dan Addon domain

Second Level Domain

Tingkatan level domain setelah top level domain adalah second level domain atau bisa disingkat SLD. Second level domain adalah nama yang Anda siapkan untuk didaftarkan pada registar domain. Sebelum melakukan pembelian domain, Anda perlu mengecek ketersediaan SLD apakah sudah ada yang menggunakan atau belum.

Domain SLD bisa Anda daftarkan secara bebas dan biasanya memiliki masa aktif selamat satu tahun. Jadi setiap tahun Anda perlu membayar biaya lagi untuk perpanjangan nama domain, besarnya biaya tergantung dari tingkatan level domain yang digunakan.

Contoh Second Level Domain

Contoh penggunaan second level domain seperti website ini menggunakan nama domain https://qwords.com/. Nah “Qwords” inilah second level domain dan “.com” adalah top level domain. Dalam pemilihan SLD Anda perlu berhati-hati, terutama pada domain yang menggunakan merk dagang dan brand sehingga menyebabkan permasalahan dikemudian hari.

Third Level Domain

Nama domain untuk bisnis
Nama domain untuk bisnis

Terakhir, third level domain adalah tingkatan domain paling bawah yang letaknya pada sebelah kiri second level domain. Istilah lain yang lebih familiar orang lebih menyebutnya dengan nama subdomain.

Untuk bisa membuat subdomain ini tidak perlu membeli, Anda bisa membuat subdomain sendiri lewat control panel hosting. Untuk cara membuat subdomain Anda bisa lihat pada pembahasan artikel sebelumnya.

Contoh Third Level Domain

Contoh third level domain atau subdomain adalah https://diskon.qwords.com. Nah kata “diskon” adalah subdomain, “qwords” adalah nama domain dan “.com” adalah top level domain. Biasanya yang membedakan domain dan subdomain adalah pemisah tanda titik sebelum nama domain.

Kesimpulan

Bagaimana apakah Anda sudah memahami tentang perbedaan dari top level domain, second level domain dan third level domain? Cara mudahnya untuk menghafal adalah Top level domain berada pada bagian paling belakang, second level domain berada pada bagian tengah dan subdomain berada paling depan. Tetapi perlu diingat bahwa tidak semua nama domain memiliki subdomain, Anda beberapa yang tidak menggunakan fitur ini.

Untuk Anda yang saat ini berencana membeli nama domain atau perpanjang domain, Kami memiliki rekomendasi penyedia nama domain terbaik dengan harga yang menarik. Qwords adalah salah satu registrar domain di Indonesia dengan memiliki lebih dari 500 ekstensi nama domain yang berbeda. Nah langsung saja Anda menuju website Qwords dan temukan nama domain unik Anda sebelum diambil orang lain.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *