Tak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi digital mampu memberikan perubahan yang cukup signifikan dalam berbagai sektor kehidupan. Selain bidang komunikasi dan hiburan, salah satu contoh nyata bisa kita temukan dalam dunia pendidikan. Jika jaman dulu kelas-kelas pelatihan harus dilakukan langsung, maka kini para pelajar bisa melakukan secara mobile dimana saja melalui Learning Management System .

Apa sih Learning Management System itu?

Nah, untuk mengetahul lebih jelas terkait pengertian Learning Management System, manfaat dan berbagai fitur yang ditawarkan, kali ini kami akan memberikan ulasan singkat khusus untuk Anda.

Pengertian Learning Management System

Mengenal Learning Management System & Manfaat yang Ditawarkan
Manfaat yang Ditawarkan LMS

Bisa dibilang inti dari LMS adalah aktivitas e-learning yang kini mulai lazim digunakan oleh universitas maupun perusahaan. Kendati demikian, secara umum Learning Management System atau biasa disingkat LMS adalah istilah dalam dunia teknologi yang dikembangkan khusus untuk mengelola sistem pembelajaran online/digital. Karena sifatnya yang sudah full online, maka proses pendaftaran, distribusi materi pembelajaran, pembayaran, hingga bentuk kolaborasi antar siswa dan guru sepenuhnya dilakukan via perangkat komputer.

Baca juga: Mengenal Lebih Lengkap Sistem Keamanan Jaringan Nirkabel

Dalam lingkungan perusahaan, LMS bisa dimanfaatkan untuk menyimpan catatan penilaian kinerja yang sangat bermanfaat untuk memantau perkembangan staf atau karyawan. Hal ini akan memudahkan pemilik usaha jika ingin megangkat kompetensi pekerja dalam waktu singkat.

Sejarah Perkembangan LMS

Learning Management System berkembang seiring dengan pertumbuhan ekosistem digital. Adapun dalam perkembangannya LMS mengalami banyak perubahan dan peningkatan fungsi sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Tahun 2002 merupakan titik awal sejarah kemunculan LMS. Program ini hadir dengan konsep open source bernama Moodle, yang di kemudian hari dikenal sebagai cikal bakal LMS dan menjadi program paling populer.

Tahun 2008, atau enam tahun setelah LMS pertama dipublikasikan, muncul Learning Management System berbasis Cloud bernama Eucalyptus. Sebagaimana kita ketahui, Eucalyptus menyimpan berbagai informasi dan menjalankaannya lewat jaringan internet sehingga bisa digunakan untuk menerapkan sistem pembelajaran tanpa tatap muka antara siswa dan guru.

LMS termasuk dalam salah satu penemuan hebat yang belum banyak digunakan sampai sekarang. Hanya sebagian kecil kampus atau perusahaan yang sudah menerapkan LMS, beberapa di antaranya seperti LMS IPB, LMS PLN, LMS Stimik, LMS Unhas, LMS PMBS, dan beberapa lainnya.

Fitur dan Fungsi Learning Management System

learning
learning

Karena dikembangkan oleh banyak pihak maka fungsi dan fitur LMS tidak semuanya sama. Namun, secara umum Anda bisa mendapatkan gambaran melalui daftar berikut ini.

1. Fitur Pendaftaran

Dengan memanfaatkan LMS, peserta didik akan diberikan kemudahan lewat sistem pendaftaran dalam setiap pelatihan e-Learning, webinar, atau kelas online. Fitur ini bisa mempercepat proses dan tentu saja lebih nyaman karena tidak perlu mencari formulir kemudian mengumpulkannya lagi secara offline.

2. Sertifikat dan Laporan Pembelajaran

Bagi peserta pelatihan, sertifikat merupakan salah satu hal yang paling diincar selain ilmu pengetahuan. LMS mampu mengelola kebutuhan sertifikat peserta yang bisa didapatkan secara online dalam bentuk soft file.

Baca juga: Pengertian Sistem Informasi dan Jenisnya Apa Saja

Selain itu, adapula sistem pelaporan instan yang akan membantu Anda mengenali berbagai skill atau pembelajaran yang sudah diikuti.

3. Komunitas Belajar dan Diskusi Online

Seperti halnya kelas konvensional, LMS juga mampu menyediakan sarana diskusi atau berkomunitas antar sesama peserta. Bedanya, dalam Learning Management System semua diskusi, pemaparan materi, atau sesi tanya jawab dilakukan secara online.  Sangat menarik bukan?

4. Kelas Virtual

Kelas virtual atau kelas online bisa dibilang menjadi fitur paling penting dalam LMS. Pasalnya, melalui fitur ini Anda bisa mengintegrasikan sistem pembelajaran kepada seluruh peserta.

5. Test Online

Setelah selesai mengikuti modul pembelajaran dan berdiskusi terkait materi yng diajarkan. Anda bisa menggunakan fitur test online untuk menguji seberapa kuat tingkat pengetahuan Anda. Dengan sistem canggih yang sudah terintegrasi, Anda nantinya juga akan mendapatkan hasil test dalam waktu singkt atau bahkan real time.

Manfaat Menggunakan Learning Management System

Sebagaimana yang telah disebutkan dalam penjelasan awal, manfaat Learning Management System mampu memungkinkan Anda untuk merencanakan pelatihan dan membuat laporan dengan mudah, cepat, dan lebih praktis dibandingkan sistem pembelajaran konvensional.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik memanfaatkan Learning Management System untuk menunjang kebutuhan perusahaan? Untuk membuat LMS yang bisa mempermudah pengguna saling terhubung dalam server yang aman, Anda bisa memanfaatkan layanan Business Cloud Hosting (BCH) dari Qwords.com yang bisa memberikan keleluasaan dalam menjalankan berbagai database seperti PostgreSQL, MySQL atau SQL Server.

Untuk kebutuhan awal, sangat direkomendasikan mengambil Paket Hosting BCH SMB dengan biaya hanya Rp150 ribu perbulan namun sudah bisa menampung hingga 100 user. Sementara untuk mencukupi kebutuhan sekolah/perusahaan dalam skala lebih besar, Anda bisa menggunakan Paket Hosting BCH Enterprise dengan kapasitas mencapai 300 user.

Selain itu, dalam paket Business Cloud Hosting juga sudah dilengkapi dengan fitur Unlimited Email Account dan Full SSD Storage hingga 130GB, Alhasil, Anda tidak perlu khawatir bakal kehabisan resource email dan kapasitas penyimpanan cloud hosting ditengah jalan. Sangat menarik bukan?

Semog bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *