pelanggan-karakter

Hai sahabat Qwords, anda memiliki bisnis online? Anda seorang Customer Service? Atau, anda bekerja sebagai Social Media Officer (SMO)? Sebagai orang yang sering berinteraksi dengan pelanggan, anda tentu memiliki banyak kesan dan cerita unik saat berhadapan dengan mereka. Ada pelanggan yang kooperatif, suka bertanya, hobi curhat, hingga kritik pedas di sosial media. Artikel kali ini akan membahas beberapa karakter pelanggan saat bertransaksi khususnya secara online. Bagi anda yang pernah menangani langsung calon pelanggan pasti familiar dengan beberapa karakter berikut ini. Selamat membaca!

 

Pelanggan bossy

Melihat dari namanya, karakter pelanggan ini menganggap bahwa penjual adalah bawahan yang melayaninya. Mereka cenderung suka mendesak orang lain dan ingin semua urusan selesai saat ini juga. Namun pelanggan dengan karakter ini menyampaikan sesuatu tanpa basa-basi. Tujuan dan keinginan mereka jelas, serta memiliki kebiasaan untuk menyeimbangkan hak dan kewajiban. Jika telah membayar sejumlah uang, ia tidak akan berhenti menuntuk hak yang seharusnya didapat. Selalu lihat dari sisi positifnya ya, sahabat Qwords.

 

Kebiasaan mengkritik di sosial media

Anda mengenal haters yang suka mengumpat public figure di sosial media? Nah, pelanggan yang satu ini memiliki ciri yang sama. Sekali mereka tidak suka dan merasa dirugikan, mereka akan ‘nyinyir’ di sosial media dengan menjelek-jelekkan layanan suatu produk. Mereka akan mengkritik dengan pedas dan tak ragu untuk mention pihak bersangkutan. Pelanggan dengan tipe ini ingin memberitahukan kepada dunia tentang keluh kesahnya dan tidak akan pernah memilih jalur kekeluargaan dalam menyelesaikan masalah. Yang terpenting baginya, seluruh dunia tahu dan ikut merasakan kekesalannya. Tapi selama kritik mereka berdampak baik bagi kita, tak ada salahnya untuk dipertimbangkan loh.

 

Sedikit-sedikit lapor

Wah, kasus yang satu ini jangan sampai anda alami. Pelanggan dengan karakter ini cenderung suka mengancam hingga melaporkan. Mereka akan menganggap bahwa kebenaran mutlak ada padanya dan kesalahan ada pada pelayanan/produk. Sekali hatinya tidak berkenan, ia akan lapor ke pihak manapun yang berada di top level. Bahkan tak segan untuk melapor kepada pihak berwajib. Duh, seram juga ya. Tangani sebaik mungkin dengan mengerahkan tim public relation anda. Gunakan pendekatan yang intens agar pelanggan menarik laporan tersebut. Jika terbukti kesalahan jatuh di pihak anda, minta maaflah dengan merendah lalu beri kompensasi yang sepadan.

Baca juga: Tipe-tipe Complainers
Baca juga: Tipe-tipe Complainers

Suka bertanya

Jelas, karakter yang satu ini sangat suka menanyakan hal yang menguji kesabaran “… lalu setelah ini saya harus apa?” “Kenapa bisa begitu?” “Kalau yang ini, maksudnya bagaimana?” Biasanya, orang yang sering bertanya adalah mereka yang baru saja terjun di bidang yang bersangkutan. Lebih dikenal dengan newbie atau sering disebut sebagai awam. Sebagai contoh, jika orang ini belum pernah mengelola website kemudian membeli hosting, mereka akan bertanya berulang kali dan cenderung ingin dibimbing secara bertahap. Mereka bertanya tiada habisnya secara detail dan berulang kali hingga benar-benar paham dan puas dengan jawaban.

 

Hobi curhat

Pelanggan dengan tipe ini ciri-cirinya ramah, suka tertawa, dan senang ngobrol. Biasanya mereka ingin menjalin hubungan baik dengan siapapun yang ditemui. Tak ada istilah SKSD baginya, yang terpenting adalah mendapat teman baru dan berbagi cerita. Siap-siap saja ya dengan topik yang melebar. Tipe ini sedikit unik karena ada unsur self-centris di dalamnya. Semua pembicaraan akan terpusat pada dirinya “…saya itu kalau di rumah begini” “…anak saya suka dengan hal ini dan itu” dan sebagainya. Tapi pelanggan yang suka curhat bisa jadi keuntungannya juga loh. Dengan mendengar keluhan dan isi hati mereka, kita akan mendapat insight konsumen. Bisa digunakan sebagai bagi perusahaan nih.

 

Pelanggan kooperatif

Nah, pastikan anda termasuk tipe yang satu ini ya, pelanggan kooperatif. Tipe ini menguntungkan bagi kedua belah pihak, baik dari sisi pelanggan maupun penjual. Terwujudnya proses jual beli yang lancar akan tercipta dari Service Excellence dan pelanggan yang kooperatif. Bagaimana sih pelanggan yang kooperatif itu? Cirinya, mereka mudah memahami alur pembicaraan, mereka akan menyimak penjelasan dengan seksama, dan memberikan feedback yang baik.

 

Tak ada yang benar atau salah dari karakter-karakter di atas. Tujuan kita memahami kepribadian pelanggan agar pikiran semakin terbuka dengan perbedaan (diversity). Bahwa sebenarnya watak dan kepribadian masing-masing orang berbeda, tak akan sama meskipun mereka bersaudara. Hanya profesionalisme kerja yang membuat kita survive dari perbedaan tersebut.

 

Karakteristik di atas dapat anda jadikan insight dalam menangani calon pelanggan. Ingat, bisnis tidak dapat berjalan dengan baik tanpa kerja keras dan kerja cerdas dari manusianya.

 

Bisnis online anda hanya dari media sosial? Atau masih nebeng di marketplace dan e-commerce? Kini saatnya anda miliki toko online sendiri dengan berhosting di Qwords! Harga terjangkau, tapi pelayanannya 24jam! Ssssssst, Qwords web hosting Indonesia yang paling sering kasih promo loh. Cek disini.

Baca juga: Tips Agar Pelanggan Datang Lagi dan Lagi
Baca juga: Tips Agar Pelanggan Datang Lagi dan Lagi

One Reply to “Pahami Karakter Pelanggan Anda”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *