Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Cara Jual Website untuk Pemula

3 min read

cara jual website unutk pemula

Apakah Sahabat Qwords pernah mendengar istilah website flipping? Nah, website flipping erat kaitannya dengan bisnis beli dan jual website.

Seiring berkembangnya teknologi, bisnis pun semakin banyak ragamnya. Termasuk menjual website.

Jika Anda tertarik untuk terjun ke dunia beli dan jual website, simak tutorial dan tips tentang cara menjual website di bawah ini!

Apa Itu Website Flipping?

Website flipping kini menjadi salah satu cara para tech-savvy untuk mencari keuntungan dengan cara menjual website.

Simpelnya, website flipping adalah kegiatan dimana orang membangun website dan mengembangkannya untuk dijual.

Pada praktiknya, beli dan jual website ini adalah hal yang cukup rumit untuk dilakukan. Namun, hasilnya sangat menggiurkan.

Banyak website yang akhirnya berhasil dijual mulai dari jutaan hingga triliunan rupiah.

Terdengar menarik, bukan?

Cara Menjual Website

Layaknya seorang pebisnis, Anda harus tahu barang apa yang ditawarkan.

Tidak hanya website, Sahabat Qwords juga dapat menjual blog.

Untuk mengetahui perbedaan antara blog dan website, baca juga artikel kami mengenai 7 perbedaan blog dan website.

Nah, website flipping dapat Anda lakukan dalam berbagai cara yaitu

1. Membuat Website atau Blog dari Nol

Benar, jika Anda memiliki modal yang kuat dan skill yang mumpuni untuk membuat website dari nol, maka cara ini dapat dilakukan.

Anda harus cari sendiri layanan hosting yang sesuai dan membeli domain.

Selain itu, pengembangan websitenya juga Anda lakukan sendiri. Mulai dari mencari topik blog, memasang plugin hingga pengoptimasiannya.

Mungkin proses ini sangat panjang. Naun, jika website yang dihasilkan memiliki trafik tinggi, maka keuntungan yang Anda dapat semakin besar.

Tantangan dari melakukan semua dari nol adalah banyaknya waktu yang akan Anda gunakan untuk mengembangkannya.

Sebagaimana yang diketahui, website baru jarang sekali mendapatkan trafik yang banyak.

Anda akan membutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

2. Membeli Website lalu Mengembangkannya Sendiri

Jika Anda hanya memiliki sedikit waktu, opsi ini bisa menjadi pilihan yang baik.

Anda tidak perlu melakukan riset untuk memilih hosting dan domain. Anda juga tidak perlu repot menata website tersebut dari nol.

Cukup beli website yang sesuai dengan selera Anda, lalu merombaknya sendiri.

Anda dapat mengisi konten dan mencari trafik untuk blog atau website yang telah dibeli. Lalu, setelah dirasa layak untuk ditawarkan, Anda bisa segera menjualnya.

Kelebihannya adalah Anda dapat menghemat waktu Anda dan berfokus pada pengembangan konten untuk menjaring trafik.

3. Membeli Website yang Sudah Jadi untuk Segera Dijual

Dengan cara ini, Anda bertindak seperti perantara. Sahabat Qwords tidak perlu membuat semua dari awal.

Anda dapat mencari website yang dijual di suatu platform ecommerce dan segera menjualnya di platform lain.

Markup harga yang pantas sebagai keuntungan atas penjualan website Anda.

Kekurangannya adalah kemungkinan keuntungan Anda tidak sebesar saat membangun semua dari nol atau saat mengembangkan website yang sudah jadi.

Memilih cara mana untuk usaha jual website tentunya menjadi pilihan pribadi masing-masing.

Setiap pilihan memang ada kelebihan dan kekurangannya. Selain itu, pikirkan kemampuan Anda sebelum memilih cara menjual website yang dirasa tepat.

Tips dan Cara Menjual Website

flippa untuk jual website
Situs jual beli website: Flippa

Jika Anda memilih opsi membeli website untuk dikembangkan dahulu atau langsung dijual kembali, ada beberapa tips dan cara jual website yang dapat dilakukan.

  • Pilih website bertrafik dan berevenue. Beli website bukan hanya karena tampilannya yang menarik. Pastikan website tersebut memiliki trafik dan pendapatan.
  • Teliti pertumbuhan dan potensi website. Lakukan audit SEO untuk melihat bagaimana masa depan website yang Anda beli.
  • Rencanakan pengembangan website. Naikkan pendapatan website dengan mengarahkan trafik ke website Anda dan dapatkan lebih banyak revenue dari trafik.
  • Jual website Anda. Susun strategi branding dan tawarkan website Anda di berbagai platform penjualan website.

Jika website sudah siap jual, ada beberapa platform ecommerce untuk menjual website yang bisa Anda pilih.

    • Flippa — Platform jual beli website terbesar. Selain itu, platform ini menjual domain.
    • BuySellWebsite — Platform jual beli website yang terkenal. Tersedia fitur afiliasi.
    • WebsiteBroker — Seperti Flippa, situs ini menjual website dan domain.
    • Ads.id — Forum adsense Indonesia juga memungkinkan untuk jual beli website.

Selain itu, jangan lupa untuk menyediakan Virtual Assistant untuk mengelola website yang Anda jual.

Usahakan saat terjual, Anda sudah tidak harus mengurusi website yang telah dipindahtangankan.

Contoh-contoh Website yang Berhasil dalam Website Flipping

huffington post website
Website Huffpost

Alih-alih sebagai bisnis, website flipping atau jual website dianggap sebagai sebuah investasi oleh sebagian orang.

Keuntungan yang didapatkan dari menjual website memang tidak main main.

Website Huffington Post berhasil dijual dan laku di harga 315 juta dolar Amerika. Jika dirupiahkan, website ini laku di harga lebih dari 4 triliun rupiah.

Website tiredeets.com yang bergerak di bidang otomotif berhasil dijual seharga 200,000 USD. Bila dirupiahkan, website ini terjual di harga lebih dari 2 milyar rupiah.

Selain itu, ada Icebrooks yang laku terjual seharga 117,382 USD yang bila dirupiahkan, website ini dihargai sekitar 1,7 milyar rupiah.

Penutup

Untuk memulai bisnis atau bahkan investasi beli dan jual website,tentunya Anda harus memiliki modal yang cukup.

Mulai dari memilih hosting dan domain, serta mengoptimasi website agar memiliki revenue sebelum dijual.

Tapi jangan khawatir, Qwords menyediakan hosting murah dengan uptime 99,99% yang dapat menjamin keuntungan website Anda di kemudian hari.

Anda memiliki pengalaman tentang jual beli website? Jangan lupa untuk bagikan pengalaman Anda di kolom komentar ya, Sahabat Qwords!

Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Nadia Agatha Penerjemah dan Mahasiswa S2 tingkat akhir. Ia menggemari diskusi berbagai topik sekaligus menuliskan ide-idenya melalui media microblog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *