Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

20+ Istilah dalam Web Hosting Untuk Pemula

4 min read

Istilah dalam web hosting

Halo Sahabat Qwords, bagaimana kabar Anda saat ini? Semoga baik-baik saja ya. Untuk Anda yang berencana membeli layanan hosting dan domain dalam waktu dekat, Anda perlu membaca artikel berikut tentang istilah dalam web hosting.

Kenapa perlu mengerti istilah-istilah dalam hosting? Tujuannya agar Anda tidak salah dalam memilih dan membeli paket hosting yang disediakan oleh layanan hosting dan domain.

Ngomong-ngomong penyedia hosting domain, Kami memiliki rekomendasi terbaik yaitu dari Qwords.com.

Silahkan baca dulu istilah dalam web hosting berikut ini baru nanti  Kami akan memberikan kelebihan yang dimiliki layanan dari Qwords.com.

Istilah Dalam Web Hosting

Dalam dunia web hosting, ada banyak istilah-istilah yang kurang familiar di telingga terutama untuk para pemula yang akan membuat website pertama kali.

Selain itu untuk Anda yang sudah paham dalam dunia web hosting bisa membaca ulang agar tidak salah dalam penafsiran makna. Berikut penjelasannya.

1. Web

Istilah yang pertama dan yang paling dasar adalah web atau website. Web ini adalah laman yang dapat kita akses atau kunjungi melalui web browser.

2. Hosting/Web Hosting

Hosting atau web hosting adalah tempat untuk menyimpan file berupa text, gambar, audio, dan video yang nantinya akan diakses oleh para pengguna internet lewat website.

Selain itu web hosting juga berfungsi sebagai redirect akses dari sebuah domain name server tertentu.

Artinya, ketika Anda mengakses situs tersebut, maka pihak provider domain akan mengakses alamat hosting yang digunakan.

Web hosting juga dapat digunakan untuk memastikan website tersebut bisa diakses via internet selama webhosting tersebut tidak mengalami masalah.

3. Shared Hosting

Shared hosting adalah paket layanan hosting paling murah jika dibandingkan yang lainnya.

Shared hosting ini ibarat rumah kostan yang didalamnya terdapat kamar-kamar yang disewakan secara terpisah. Inilah alasan mengapa shared hosting bisa murah.

Nah shared hosting adalah server yang didalamnya digunakan oleh lebih dari satu pengguna.

4. WordPress Hosting

WordPress hosting adalah layanan hosting yang dikhususkan untuk pengguna WordPress.

Fitur yang menjadi pembeda adalah adanya optimasi khusus untuk WordPress, cloud based hosting, SSD ultrafast, Cloudflare support, HTTP2, SSL, Litespeed API, bebas set PHP, Brotli image compression dan lain sebagainya.

Jika tertarik Anda bisa mencoba paket Hosting WordPress Qwords gratis 30 hari pertama untuk menemukan setting terbaik website/blog Anda.

5. VPS

VPS (Virtual Private Server) adalah layanan server bersifat pribadi/private yang  keseluruhan resource servernya digunakan khusus untuk satu pengguna saja tidak digabungkan dengan pengguna lain.

Ibarat rumah, Anda menyewa rumah sendiri tidak ada penyewa lain di dalamnya, sehingga Anda bebas mengelola rumah tersebut mau digunakan untuk apa.

Untuk harganya yang pasti lebih mahal dari shared hosting, untuk di Qwords server VPS harganya mulai dari 75 ribu/bulan saja.  

Baca juga : Tips Memilih VPS Sesuai dengan Kebutuhan

6. Disk Space

Disk space adalah kapasitas ruang penyimpanan yang disediakan oleh provider hosting. Beberapa data yang sering disimpan seperti text, gambar, audio, video, program, software dan lain sebagainnya.

Biasanya besaran disk space berbeda setiap paketnya, makin mahal maka makin besar disk space yang akan Anda dapatkan.

7. Backup

Istilah backup merujuk pada proses menyalin database,file, dan email dari website.

Fitur ini wajib dimiliki oleh setiap website lantaran mereka harus melakukan backup secara rutin untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

8. Bandwidth

Test Kecepatan di Bandwidth Place
Test Kecepatan di Bandwidth Place

Bandwidth adalah besarnya volume data yang bisa diakses pada website setiap bulannya.

Umumnya bandwidth diberikan dalam hitungan GB, ada juga provider hosting yang memberikan layanan unlimited/unmetered bandwidth untuk para pengguna hosting.

Nah, agar aman Anda bisa memilih layanan web hosting dengan bandwidth unlimited.

9. Caching

Caching merupakan cara untuk membuat website bisa diakses oleh pengguna mengingat kecepatan loading page merupakan salah satu faktor yang penting di sisi mesin pencari.

10. Addon Domain

Fitur pada hosting yang memunginkan Anda untuk menambahkan lebih dari satu domain sekaligus.

Jika Anda membutuhkan banyak website, pastikan hosting yang Anda beli memiliki unlimited addon domain.

Baca juga : Perbedaan Addon Domain dan Subdomain

11. Parked Domain

Parked domain adalah fitur pada hosting untuk menambahkan domain baru untuk mengakses domain utama website.

Domain parked bisa juga domain redirect yang ditambahkan dan diarahkan menuju website utama, fitur seperti ini berguna saat Anda mengganti domain baru tanpa takut kehilangan pengunjung atau keperluan SEO.

12. DNS

DNS (Domain Name Server) adalah fitur yang digunakan untuk merubah alamat IP Address ke alamat URL domain website.

Tanpa menggunakan DNS, Anda akan kesulitan dalam membuka website karena harus menghafalkan IP Address website.

13. RAM

RAM (Random Acces Memory) adalah tempat penyimpanan sementara pada server hosting.

Semakin besar RAM maka maka website semakin cepat diakses dan memproses banyak request dari pengunjung dan juga bisa menerima traffic yang tinggi.

14. CPU Core

CPU Core pada hosting sebenarnya sama saja dengan yang ada di komputer. CPU Core berfungsi menerima instruksi dan melakukan tindakan berdasarkan perintah dari pengguna website.

Semakin besar core pada server maka semakin cepat pula instruksi dikerjakan, jadi pastikan hosting yang Anda beli memiliki core yang besar.

15. SSL

SSL atau Secure Sockets Layers adalah lapisan keamanan tambahan untuk melindungi website dengan enkripsi data yang canggih sehingga aman dari tindak kejahatan dunia maya.

Website yang sudah menggunakan SSL ditandai dengan logo gembok pada URL dan menggunakan HTTPS.

16. CMS

CMS WordPress
CMS WordPress

CMS atau Content Management System adalah software yang digunakan untuk membuat website otomatis tanpa perlu keahlian pemrograman.

Anda cukup install saja pada hosting, otomatis website Anda sudah jadi secara otomatis. CMS yang terkenal dengan banyak pengguna saat ini contohnya adalah WordPress.

17. Data Center

Data center merupakan fasilitas yang didalamnya terdiri dari server sebagai penyimpanan semua file website dengan jaringan komputer yang tinggi.

Di Indonesia saat ini, biasanya gedung data center berada pada kota-kota besar dengan akses koneksi yang cepat.

18. Uptime Server

Uptime server adalah hitungan waktu server dalam membuat website Anda selalu online tanpa adanya down sama sekali. Dalam memilih hosting pastikan memiliki uptime server yang bagus.

Contoh saja Qwords memiliki uptime server 99.99%, berarti prosentase server downtime hanya sedikit sekali.

19. CPanel

cPanel adalah software yang ada pada hosting dan server fungsinya untuk pengelolaan website. Pada cPanel terdapat banyak aplikasi dan software yang berguna untuk membantu para webmaster mengelola website.

20. FTP

FTP atau File Transfer Protocol adalah fitur yang ada pada server hosting untuk melakukan transfer file atau data dengan cepat dengan jaringan di internet.

21. IP Address

IP Address adalah nomor yang digunakan untuk identifikasi alamat komputer server dalam jaringan internet.

Ibaratnya IP Address ini seperti alamat rumah, satu dengan lainnya memiliki alamat yang berbeda.

Untuk Anda pengguna shared hosting menggunakan IP Address yang sama dengan pengguna lain, tetapi untuk VPS Anda sudah menggunakan IP Address sendiri.

22. MySQL

MySQL
MySQL

MySQL adalah sistem manajemen database yang digunakan pada hosting untuk melakukan proses CRUD (Create, Read, Update, Delete).

23. Softaculous

Softaculous adalah aplikasi auto installer CMS yang ada pada hosting. Softaculous ini menyediakan berbagai script CMS yang bisa Anda pilih, termasuk didalamnya WordPress.

24. Apache

Apache merupakan software web server gratis serta open source yang dirilis pada tahun 1995. Dengan server ini user pun dapat mengunggah website di internet.

Server ini pun telah menjadi platform bagi 33 persen website di dunia dengan nama Apache HTTP Server.

25. CDN

Terakhir ada Content Delivery Network atau CDN merupakan kumpulan server global yang berada di beberapa data center dan tersebar di berbagai negara dan berfungsi untuk mengirimkan konten dari server ke website.

Hal yang dilakukan oleh CDN ini, yakni meningkatkan kecepatan pengiriman data melalui server kepada visitor dari lokasi terdekat dan paling memungkinkan.

Hosting Murah dan Terbaik!

Nah bagaimana apakah Anda sudah paham beberapa istilah dalam web hosting diatas?

Ngomong-ngomong mengenai hosting, hosting sendiri memiliki banyak jenisnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Untuk harga hosting yang paling murah tidak sampai 20 ribuan/bulan, cek saja langsung hosting murah Qwords di websitenya langsung atau klik di bawah ini.

Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

2 Replies to “20+ Istilah dalam Web Hosting Untuk…”

  1. luar biasa, mantap lanjutkan dan buat SEMUA team terus berkreasi dan berinovasi menjadi yg terbaik dan bermanfaat bagi banyak orang

    1. Terima kasih kak,
      Jangan lupa share artikel ini ya agar lebih banyak orang yang mendapatkan manfaatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *