Penggunaan perangkat mobile sekarang ini sudah menjamur, bahkan ada beberapa orang yang memiliki perangkat mobile lebih dari satu. Bedasarkan hasil riset yang dilakukan Google sekarang ini sudah lebih dari 50% pencarian Google dilakukan lewat perangkat mobile. Nah mulai dari sinilah website yang Anda miliki haruslah sudah support responsive design untuk kebutuhan perangkat mobile.

Selain responsive, ada satu hal yang menjadi isu dari pengguna mobile adalah soal kecepatan akses website. Semakin besar load website berarti semakin lama pula load website sampai selesai. Masalah kecepatan website ini juga sangat krusial, bisa jadi banyak pengunjung website pergi karena masalah loading website yang lemot. Perlu diketahui pula bahwa loading website lambat bisa menjadi masalah dalam SEO, karena sekarang ini kecepatan website menjadi salah satu metrik SEO dalam menentukan peringkat website di SERP.

Instalasi Plugin AMP WordPress
Instalasi Plugin AMP WordPress

Berapa Kecepatan Standart Website?

Secara standart kecepatan loading website yang direkomendasikan adalah 2-3 detik sampai semuanya proses selesai. Tentu ini akan sulit jika website yang Anda memiliki banyak gambar atau animasi. Solusi yang bisa Anda aplikasikan untuk mengatasi load website lambat seperti ini adalah menggunakan plugin AMP.

Dalam dunia online, load 1 detik saja sangat berharga. Berikut beberapa hal yang terjadi dalam 1 detik dalam dunia online:

  • 1 detik mengurangi tampilan halaman sebesar 11%.
  • 1 detik mengurangi kepuasan pelanggan sebesar 16%.
  • 1 detik menurangi tingkat konversi sebesar 7%..

Nah bagaimana? Itu diatas baru perhitungan dari 1 detik saja, bagaimana jika lebih dari satu detik? pasti efek yang dihasilkan akan bertambah besar lagi.

Apa itu AMP?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, AMP bisa menjadi salah satu solusi untuk mempercepat load website. Bagi Anda yang belum tahu Accelerated Mobile Pages atau biasa disebut AMP adalah program open source dari Google dengan tujuan memberikan akses kecepatan internet yang lebih baik. AMP pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016 dan diperuntukan khusus untuk kecepatan loading website melalui perangkat mobile atau smartphone.

Secara teknis kerja Google AMP adalah mengoptimalkan kode HTML dan CSS yang ada pada website dengan disimpan dalam cache, sehingga perangkat mobile tidak perlu melakukan download kode HTML dan CSS secara berulang. Selain itu dalam hal penggunaan JavaScript juga sangat diminimalkan sehingga akses menjadi lebih cepat. Perlu diketahui pula bahwa AMP ini hanya bisa berjalan pada perangkat mobile saja, untuk desktop tetap sama seperti biasa tampilannya.

Cara Install Plugin AMP WordPress

AMP for WP
AMP for WP

Untuk bisa menggunakan plugin AMP WordPress, pastinya Anda perlu memilki website dengan CMS WordPress. Bagi Anda yang belum memiliki website berbasis WordPress bisa membeli terlebih dahulu Hosting WordPress agar lebih maksimal dan powerful untuk pengunaan CMS WordPress. Dengan menggunakan hosting WordPress Anda bisa install CMS WordPress dengan mudah menggunakan software Softaculous. Nah jika sudah langsung saja kita mulai cara install plugin AMP WordPress, silahkan ikuti langkah-langkahnya dibawah ini:

1. Login WordPress

Cara Login WordPress
Cara Login WordPress

Sebelum menginstall plugin AMP WordPress, Anda diharuskan login terlebih dahulu ke akun WordPress. Untuk cara login WordPress bisa diakses dengan namadomain.com/wp-admin, itu jika belum dilakukan custom URL login WordPress, jika ingin melakukan custom login url Anda bisa membuka pembahasan kami tentang cara custom URL WordPress.

2. Memasang AMP WordPress

Install Plugin AMP
Install Plugin AMP

Setelah berhasil masuk, silahkan scroll kebawah kemudian pilih ‘Plugin’ dan pilih ‘Add New’ saat terbuka dahsboard baru, tuliskan ‘AMP’ pada kolom pencarian plugin. Silahkan pilih plugin AMP for WP warna merah dari developer Ahmed Kaludi, Mohammed Kaludi. Klik ‘Install Now’ kemudian ‘Activate’.

3. Setting Plugin AMP WordPress

Setting Plugin AMP WordPress
Setting Plugin AMP WordPress

Untuk melakukan setting AMP, silahkan pada halaman dashboard WordPress scroll kebawah dan temukan menu ‘AMP’. Setelah Anda buka akan ada 4 pilihan menu Settings, Design, Extensions dan Free vs Pro. Silahkan klik pada bagian ‘Setting’ untuk memulai instalasi plugin AMP WordPress, kemudian pilih ‘General’. Silahkan pilih bagian mana saja yang akan Anda tampilkan dengan AMP, kami mencontohkan pada bagian Post, Pages dan Homepage semuanya diaktifkan menggunakan plugin AMP. Jika sudah silahkan klik ‘Save Changes’ pada bagian bawah.

4. Setting Redirect AMP WordPress

Setting Auto Redirection AMP WordPress
Setting Auto Redirection AMP WordPress

Plugin AMP tidak bisa redirect secara otomatis, Anda perlu melakukan seting terlebih dulu. Caranya masuk pada menu ‘General’ seperti diatas kemudian scroll kebawah dan pilih ‘Advance Settings’. Jika sudah terbuka dashboard Advance setting silahkan aktifkaan pada ‘Mobile Redirection’ pada bagian atas plugin. Jika sudah silahkan ‘Save Changes’.

Nah selamat Anda sudah berhasil melakukan instalasi plugin AMP WordPress. Untuk mengecek website Anda sudah benar atau belum dalam proses instalasi AMP atau belum bisa diakses langsng dengan menggunakan perangkat mobile dengan menambahkan amp/ pada bagian akhir URL atau bisa juga dicek menggunakan website Google AMP Test apakah sudah berhasil atau belum.

Demikian pembahasan mengenai tutorial lengkap instalasi plugin AMP WordPress. Jika ada kendala atau permasalahan saat proses instalasi bisa Anda tuliskan pada kolom komentar dibawah.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *