Kerja remote sekarang ini seolah menjadi trend baru di berbagai perusahaan dan startup untuk para pegawainya. Saat ini di Indonesia menurut data dari Reuters.com, para pegawai yang melakukan kerja remote dari rumah mencapai 34%.

Mungkin untuk saat ini akan ada penambahan para pekerja yang melakukan remote dari rumah menjadi semakin banyak karena pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan untuk melakukan work from home untuk mencegah persebaran virus Corona. Kerja remote ibarat menjadi pedang bermata dua, ada sisi negatif dan positifnya.

Khusus sekarang ini bekerja secara remote menjadi suatu keharusan karena untuk menghindari tertularnya virus Corona. Kelebihan dari kerja remote dari jarak jauh adalah Anda tidak perlu berdAndan, macet-macetan di jalan dan mengeluarkan uang untuk transportasi. Sisi negatifnya dari kerjaan remote bagi yang belum berpengalaman adalah produktivitas kerja menjadi menurun, padahal perusahaan menuntut untuk semua pegawainya agar tetap produktif kerja dari rumah.

Hardware dan Software Untuk Kerja Remote

Bekerja Remote Dari Jarak Jauh
Bekerja Remote Dari Jarak Jauh

Untuk bisa memulai bekerja remote dari jarak jauh, perusahaan harus melakukan setidaknya investasi hardware software guna mendukung lancarnya kerja remote para pegawainya. Berikut Kami akan membagikan mengenai hardware dan software apa saja untuk kerja remote jarak jauh.

1. Server

Agar tetap aman, perusahaan membutuhkan layanan server untuk menjaga semua data-data penting perusahaan. Paling tidak Anda harus menggunakan VPS atau Dedicated Server yang sudah terpisah dengan pengguna hosting lain, tidak disarankan untuk perusahaan menggunakan layanan shared hosting. Shared hosting memungkinkan semua data dari berbagai pengguna hosting digabung menjadi satu, ini sangat berbahaya apalagi jika ada salah satu user hosting terinfeksi malware sehingga menyebar pada semua data perusahaan Anda.

 Dengan memiliki server yang aman bagi perusahaan bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti menyimpan data, keperluan kolaborasi antar team, E-learning, E-meeting dan masih banyak lainnya. Jadi untuk investasi hardware yang pertama dibutuhkan adalah menyewa server.

Untuk Anda yang membutuhkan layanan server management, Qwords memiliki layanan Manage The Box. Layanan server management ini sangat membantu Anda dalam pengelolaan server tanpa perlu mengurus bagaimana mengatur server dengan baik dan benar. Anda hanya perlu fokus dengan bisnis perusahaan dan para pegawainya saja.

2. Aplikasi rekam komputer

Aplikasi rekam layar komputer
Aplikasi rekam layar komputer

Ada beberapa perusahaan yang mewajibkan saat kerja remote untuk mengaktifkan aplikasi rekam layar komputer. Tujuannya agar pihak perusahaan mengetahui apa saja yang dikerjakan oleh pegawainya melalui rekaman layar desktop, ini semacam pengawasan secara online. Jika kerja on site di kantor bisa diawasi secara langsung, maka untuk kerja remote demi menjaga produktivitas, perusahaan bisa menggunakan cara ini.

Untuk jam kerja normal perusahaan mengharuskan pegawainya untuk melakukan kerja 40jam/minggu, entah itu waktunya bebas atau memang sudah diatur. Beberapa aplikasi untuk merekam layar saat kerja remote yang banyak digunakan seperti Screencastfy, Loom, Screencast O Matic, Camtasia, Snagit, CloudApp dan lain sebagainya.

3. Virtual Private Network

Virtual Private Network memungkinkan untuk para pegawai perusahaan untuk mengakses data-data penting perusahaan dari jarak jauh dengan aman. Ini adalah cara terbaik yang bisa dilakukan, VPN memiliki cara kerja dengan membuat jaringan secara private pada jaringan publik sehingga aman dari tindak peretasan, malware dan virus.

Saat ini sudah tersedia berbagai layanan VPN dengan harga yang terjangkau, salah satunya Diego VPN yang memberikan harga mulai dari 20 ribuan dengan bandwidth mencapai 40GB/bulan. Untuk keamanan data perusahaan, cobalah mengalokasikan budget untuk membeli layanan VPN.

4. Tools management team

Tools management termasuk software untuk mendukung bekerja remote dari jarak jauh. Ada 2 jenis tool yang perlu dipersiapkan seperti berikut:

–   Tools kolaborasi kerja

Untuk kolaborasi kerja antara tim, Kami memiliki rekomendasi untuk menggunakan layanan G Suite dari Qwords. Dengan layanan ini Anda bisa bekerja bersama team secara online dengan menggunakan aplikasi Google Docs, Sheets, Slides dan lainnya. Selain itu Anda akan mendapatkan layanan penyimpanan secara online sebesar 30GB untuk setiap user.

–    Tools manage kerja

TRELLO
TRELLO

Untuk manage pekerjaan, Kami merekomendasikan aplikasi Trello. Trello adalah aplikasi manage kerja antar tim dalam suatu perusahaan. Dengan Trello Anda bisa memonitor progress setiap tim sudah sampai mana, selain itu Anda juga bisa mengatur deadline setiap pekerjaan yang diberikan.

5. Komputer dan koneksi internet

Nah yang terakhir hardware dan software yang perlu dipersiapkan untuk kerja remote dari jarak jauh adalah komputer dan koneksi internet. Jika memungkinkan Anda bisa memberikan setiap pegawai seperangkat laptop/komputer yang memiliki spesifikasi mumpuni untuk bekerja. Ini akan lebih menghindarkan dari masalah trouble atau spesifikasi hardware kurang mumpuni.

Dan satu lagi yaitu masalah koneksi internet, pastikan pegawai Anda memiliki jaringan internet yang stabil, perusahaan bisa memberikan alokasi budget untuk biaya tagihan internet para pegawainya.

Baca juga : Aplikasi Yang Digunakan Untuk Work From Home

Nah demikian pembahasan mengenai hardware dan software untuk bekerja remote dari jarak jauh. Agar semua tim bisa bekerja dengan baik pastikan sebelum memulai bekerja lakukan koordinasi antar tim. Selain itu sering-seringlah melakukan komunikasi yang intens antar tim yang lain.

Kerja remote memang menyenangkan, tetapi jangan sampai terlena karena terlalu bebas tidak ada pengawasan langsung. Bagaimana? Sudah siap untuk melakukan kerja remote dari jarak jauh?

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *