Tren Desain Web Terpopuler dan Kekinian

3 min read

Tren Desain Web Terpopuler dan Kekinian

Bagi setiap webmaster, mengetahui dan mengikuti tren desain web terkini adalah sebuah keharusan. Pada dasarnya, inovasi yang ada saat ini banyak beradaptasi dengan laju perkembangan teknologi serta kebutuhan visitors. Jadi bisa dikatakan, up to date dengan perubahan tren desain adalah salah satu cara terbaik untuk mengoptimalkan kinerja situs Anda sekaligus meningkatkan user experience

Bagaimana dengan website Anda, apakah sudah menyesuaikan tren dan kebutuhan pengunjung? Jika masih ragu, lanjutkan membaca; karena artikel ini akan mengupas tuntas beberapa desain web ngetrend dan kekinian. Mari telusuri!  

7 Tren Desain Web yang Patut Anda Coba 

Tren Desain Web Terpopuler dan Kekinian

1. 3D Element 

Tak diragukan lagi, menambahkan visual 3D adalah salah satu tren desain website yang paling digemari. 3D element akan membuat tampilan website Anda jauh lebih memikat dan interaktif, serta menjadikan pengunjung ingin berlama-lama menelusuri situs Anda.  

Kemudian jika Anda menjalankan website ecommerce, visual 3D juga merupakan pilihan tepat untuk menampilkan produk secara elegan dan menawan. Nah 3D element ini biasanya digunakan dalam modern style; sehingga Anda juga perlu menjaga tampilannya agar tetap minimalis, bersih, dan rapi. 

Sebagai contoh, Anda dapat mempelajari bagaimana Marc Mendell menambahkan 3D element dalam situsnya.3D Element Website Marc Mendell

2. Mode Gelap

Seiring dengan populernya night mode yang mulai diterapkan oleh aplikasi-aplikasi ternama—meliputi Apple, Google, Facebook , WhatsApp, dan Instagram—desain web juga mulai mengadaptasi tampilan dalam mode gelap. Menariknya, dark mode tidak hanya mendukung gaya ultra modern, namun juga membuat website terlihat lebih elegan dan estetis. 

Yang paling spesial, mode gelap juga dapat mengurangi kecerahan layar, sehingga bisa menghemat penggunaan daya perangkat. Kemudian jika dipadukan dengan teks berwarna cerah, tulisan Anda akan mudah dibaca dan membuat mata lebih relax. 

Tertarik untuk mencobanya? Nah, tampilan mode gelap dari website Tomas Bata University ini bisa Anda jadikan inspirasi.Contoh Mode Gelap Website Tomas Bata University

3. Monokrom

Sebagai timeless atau evergreen design, monochromatic style akan selalu menjadi pilihan favorit para webmaster sampai kapanpun. Uniknya, skema monokrom ini bisa diterapkan untuk berbagai gaya website, mulai dari klasik hingga modern.   

Dan jangan khawatir, monokrom tak akan membuat website Anda terlihat monoton. Justru Anda akan mempunyai tampilan situs yang berkelas, trendi, dan estetis. Tapi ingat, Anda perlu memilih perpaduan font dan layout atau grid yang sesuai agar skema ini bisa lebih berhasil dan tidak terlihat membosankan. 

Nah, tampilan homepage situs Salt and Pepper ini bisa dijadikan contoh.Gaya Monokrom Desain Web Salt and Pepper

Baca Juga: Tips Redesign Website untuk Meningkatkan User Experience

4. Warna Menyala

Bagi Anda yang belum merasa puas dengan mode gelap maupun monokrom, mungkin warna menyala adalah apa yang Anda cari. Untuk menerapkannya, Anda hanya perlu menambahkan warna-warna neon seperti biru, ungu, dan merah muda.   

Yang menarik, warna menyala juga bisa dipadukan dengan dark mode dan monochromatic style; membuat website Anda terlihat lebih modern dan futuristik. Nah nantinya, Anda akan menggunakan warna neon ini sebagai teks maupun warna elemen—menjadikannya sebagai focal point menawan dan menjadikan website Anda lebih atraktif. 

Salah satu contoh penggunaan warna menyala bisa Anda lihat dalam template Neon Jungle berikut.

Contoh Template Website Dengan Warna Neon

5. Perbanyak Whitespace

Sering melihat website dengan area putih kosong yang luas? Ya, itulah yang disebut sebagai whitespace. Namun meski identik dengan warna putih, whitespace juga bisa diterapkan untuk website dengan background selain putih lho!

Hebatnya, whitespace dapat memberikan kesan sederhana, sekaligus membuat situs terlihat lebih luas, rapi, dan bersih. Selain itu, whitespace juga bisa menyeimbangkan berbagai elemen website seperti gambar, teks, dan ikon. Anda juga bisa memanfaatkannya agar pembaca dapat fokus kepada elemen-elemen penting seperti tombol call-to-action

Bagi visitors, whitespace akan membantu mereka menelusuri website dengan nyaman, tanpa terganggu oleh elemen yang berlebihan. Tak kalah penting, whitespace juga memberikan waktu rehat sejenak bagi pembaca, sehingga bisa lebih mudah menyerap informasi yang Anda sajikan. Salah satu contoh website yang memanfaatkan whitespace adalah Shopify.

Contoh Website Dengan Whitespace

6. Perpaduan Foto dengan Ilustrasi 

Tak kalah populer, konsep mengkombinasikan foto dengan ilustrasi atau objek geometris juga banyak digunakan oleh webmasters. Yang paling spesial, skema ini bisa membantu Anda menyesuaikan tampilan website dengan personalitas Brand, dan membuatnya lebih unik dan berkesan.  

Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan skema ini untuk mengilustrasikan suatu konsep yang rumit menjadi hal yang mudah dipahami oleh visitors. Jika perusahaan Anda bergerak di bidang keuangan, misalnya, Anda bisa menggunakan perpaduan foto dan ilustrasi untuk mengenalkan konsep bear market melalui visual yang menarik.

Tertarik mencobanya? Desain web Forward You ini bisa dijadikan inspirasi.

Contoh Desain Web Dengan Kombinasi Foto dan Ilustrasi

Baca Juga: Buat Website Tanpa Coding dengan Website Builder Terbaik

7. Tulisan yang Besar

Tak lengkap rasanya jika tak membahas popularitas oversized typography. Yang paling menarik, tulisan besar dapat mengurangi penggunaan banyak elemen website. Nah perlu diingat, semakin banyak elemen yang digunakan, semakin besar pula ukuran situs Anda. Jadi bisa dibilang, skema ini bisa diandalkan untuk memperkecil ukuran website dan menjadikannya lebih ringan.   

Di samping itu, oversized typography juga bisa menarik perhatian pengunjung—apalagi dengan banyaknya pilihan font keren yang bisa Anda pilih di luar sana. Di samping itu, website Anda juga akan terlihat lebih minimalis dan modern.  

Penasaran bagaimana caranya menggunakan oversized typography dalam website? Situs Elena Iv-skaya berikut bisa dijadikan contoh.Contoh Desain Web Dengan Oversized TypographyItu dia beberapa tren desain web yang belakangan ini sangat populer dan bisa menjadikan tampilan situs Anda lebih kekinian. Bagaimana, tertarik untuk menerapkannya? Jadi, pilihan mana yang menurut Anda paling sesuai dengan personalitas bisnis Anda? 

Tapi ingat, desain saja tentunya tak akan cukup. Anda juga perlu memilih hosting terbaik agar seluruh elemen desain web Anda bisa dimuat dengan baik, serta memiliki waktu loading time yang cepat. Kalau Anda pengguna WordPress, Anda juga bisa mempertimbangkan hosting WordPress yang didesain khusus untuk mengoptimalkan kinerja situs Anda.

Good luck!  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *