Ada banyak alasan mengapa seseorang mencari cara cek pemilik domain suatu website. Misalnya, ingin melakukan endorse produk & jasa kedalam artikel, atau sebagai tindak antisipasi sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi jual-beli melalui website terkait.

Di era perkembangan teknologi yang semakin pesat seperti saat ini, website memang menjadi salah satu komponen penting dalam menjunjang kebutuhan branding, aktivitas promosi maupun penjualan.

Maka dari itu, Anda harus membuat website semenarik mungkin lengkap dengan kredibilitas tinggi agar lebih dipercaya oleh calon pembeli.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Dihindari Saat Memilih Nama Domain

Cara cek pemilik website sendiri sangat mudah dan gampang. Langkah ini bahkan bisa dilakukan oleh orang awam asalkan memiliki gadget dan koneksi internet.

Namun, sebelum menuju ke tutorial cara cek pemilik domain kita akan membahas terkait tujuan mengecek nama domain serta berbagai informasi yang bisa didapatkan.

Cara Cek Pemilik Domain Blog Website Menggunakan Whois
Cara Cek Pemilik Domain Blog Website Menggunakan Whois

Tujuan Cek Pemilik Domain

Seperti apa yang sudah disampaikan sebelumnya, ada banyak alasan atau tujuan cek pemilik domain. Namun, secara umum beberapa alasannya bisa dilihat melalui daftar berikut ini:

1.Ingin menghubung pemilik website untuk menawarkan kerja sama

2.Sebagai langkah verifikasi apakah website dikelola oleh perseorangan atau badan usaha

3.Langkah antisipasi agar terhindar dari penipuan

4.Ingin mengetahui usia domain dan tanggalregistrasi

5.Dll.

 

Data Pemilik Domain yang Bisa Dilihat Lewat Whois

Nah, berikut ini merupakan rincian data dan informasi dari nama domain suatu website yang bisa dilihat melalui itus Whois domain lookup.

1.Domain Information

Domain information
Domain information

Domain information menjadi informasi kunci yang bisa digunakan untuk mengetahui tanggal registrasi serta tanggal expired domain. Selain itu, ada pula informasi registrar yang digunakan untuk mendaftarkan domain, status transfer, serta nameserver.

2.Registrant Contact

Registrant Contact
Registrant Contact

Informasi soal registrar biasanya disembunyikan oleh perusahaan terkait. Namun, informasi ini sendiri tidak terlalu bermanfaat bagi blogger atau pemilik brand karena tidak berhubungan langsung dengan informasi sang pemilik domain.

3.Administrative Contact

Pada bagian ini, data yang disajikan kurang lebih sama seperti yang ditampilkan dalam registrant contact. Yakni meliputi nama, alamat lengkap, serta jenis badan usaha yang digunakan.

4.Technical Contact

Technical Contact
Technical Contact

Di sini Anda bisa melihat informasi kontak jika domain mengalami kendala. Pada bagian ini biasanya memuat nama, organisasi, alamat lengkap, nomor telepon, serta email yang bisa dihubungi.

5.Raw Whois Data

Raw whois data bisa dibilang sebagai rangkuman dari semua informasi pemilik domain yang bisa ditampilkan. Anda bisa langsung menggunakan rujukan informasi dari Raw whois data jika ingin mengetahui pemilik domain suatu website, asalkan informasinya tidak di proteksi.

 

Daftar Situs Untuk Cek Pemilik Domain

 

Whois.com bukan hanya satu-satunya website yang bisa digunakan untuk cek pemilik domain. Untuk memudahkan Anda, berikut sudah kami rangkum daftar layanan domain look up yang sama-sama bisa menyajikan data.

  • whois.com
  • whois.net
  • whois.domaintools.com
  • who.is
  • Whois-search.com
  • networksolution.com/whois
  • betterwhois.com
  • easywhois.com

 

Tutorial Cara Cek Pemilik Domain via Whois

Whois domain
Whois domain

Untuk melakukan cek pemilik domain serta ketersediaannya Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1.Pertama, pastikan Anda sudah mengetahui nama domain yang ingin di cek informasinya.

2.Buka website whois.com

3.Kemudian masukkan nama domain yang ingin di cek status kepemilikannya kedalam kolom yang sudah disediakan. Letak kolom ini berada di pojok kanan atas, lengkap dengan tulisan Whois.

4..Tekan enter atau klik pada tombol WHOIS.

5.Informasi pemilik domain sudah bisa dilihat. Dengan catatan sang pemilik domain tidak mengaktifkan fitur Whois protection untuk melindungi privasi merek.

6.Selesai.

Selanjutnya dari data Whois tersebut Anda bisa menggunakannya untuk menghubungi pemilik website atau untuk keperluan lainnya, sesuai kebutuhan Anda.

 

Apa Itu Whois Protection?

Secara default, informasi pemilik nama domain memang bisa dilihat oleh umum di Internet. Namun, pihak registrar juga menawarkan opsi tambahan bernama Whois Protection untuk mengakomdir kebutuhan pengguna yang data pribadinya tidak ingin tersebar di dunia maya.

Whois protection biasanya dijual terpisah dengan harga domain. Untuk harga penawarannya sendiri biasanya dibanderol pertahun mulai dari Rp10 ribu hingga Rp30 ribuan. Harga ini berbeda-beda untuk setiap registrar.

 

Beli Nama Domain Murah di Qwords.com

Promo domain murah Qwords
Promo domain murah Qwords

Sebagai registrar domain yang sudah terakreditasi oleh PANDI (Pengelola Nama Domain indonesia), Qwords.com saat ini menawarkan pilihan domain murah dengan total lebih dari 500 ekstensi dari luar maupun dalam negeri.

Baca juga: Pilihan Ekstensi Domain yang Cocok Untuk Website Toko Online

Anda bisa memanfaatkan promo domain murah ini sebagai peluang untuk berinvstasi, siapa tahu di kemudian hari ada yang ingin membeli nama domain Anda dengan harga tinggi. Cara ini memang unik, akan tetapi sudah sangat umum ditemukan di kalangan blogger atau pegiat internet marketer.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera dapatkan nama domain impian Anda sekarang juga di Qwords.com.

Sampai jumpa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *