Kendati tidak tampak secara kasat mata, akses kecepatan blog menjadi salah satu faktor penting yang bisa mempengaruhi traffic harian maupun potensi penjualan.

Bagaimana tidak? Pada tahun 2006 silam perusahaan sekelas Amazon pernah mengklaim jika peningkatan akses website sebesar 0,1 detik (100 milidetik) bakal mampu mendongkrak pendapatan mereka hingga 1 persen. Luar biasa bukan?

Sebaliknya, Amazon juga turut membocorkan fakta bahwa penurunan site speed (loading) sebesar 1 detik dapat mengurangi pendapatan tahunan mereka hingga USD1,6 miliar dari keseluruhan potensi penjualan.

Saat ini rata-rata website yang baik harus bisa diakses dalam rentang waktu kurang dari 3 detik menggunakan jaringan internet standar di Indonesia. Lantas, berapakah kecepatan blog / website yang saat ini Anda kelola?

Baca juga: Cara Termudah Mempercepat Loading Website

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut sudah kami rangkum daftar tools untuk cek kecepatan blog lengkap dengan pengetahuan umum agar performa blog Anda semakin baik.

Cek Kecepatan Blog Anda Secara Akurat Menggunakan Tools Ini
Cek Kecepatan Blog Anda Secara Akurat Menggunakan Tools Ini

Tools Untuk Mengecek Keceptan Blog

 

1. GTmetrix

 

cek kecepatan blog via GTMetrix
GTMetrix

GTmetrik merupakan tools cek kecepatan blog yang paling populer di kalangan blogger maupun web developer. Situs yang sudah mulai mengudara sejak tahun 2010 tersebut mampu memberikan analisa mendalam terkait kebutuhan optimasi kecepatan blog berdasarkan rekomendari dari YSlow dan Google PageSpeed Insight.

Selain itu, GTmetrik juga memiliki fitur “Compare” yang sangat berguna untuk membandingkan kecepatan website kompetitor tanpa perlu susah payah membuka banyak halaman.

Jika ingin mengumpulkan data kecepatan blog secara berkala, Anda juga bisa menyimpan hasil report GTmetrik dengan cara membuat akun gratis tanpa adanya pungutan biaya berlangganan. Menarik bukan?

2. Pingdom Tools

Pingdom Testuntuk cek kecepatan situs
Pingdom Test

Pingdom merupakan salah satu tools cek kecepatan blog yang paling efektif sampai saat ini. Berbeda dari GTmetrik yang menggunakan skala alfabet, Pingdom Tools menggunakan skala penilaian 0 – 100 untuk setiap pengujian.

Jika saat ini Anda sedang mencari celah-celah di website yang bisa dioptimasi, saran dari Pingdom bisa menjadi masukan yang tepat untuk melengkapi kekurangan yang ada di website Anda.

3. Google PageSpeed Insight

 

cek kecepatan blog via PageSpeed Insight
PageSpeed Insight

Sejalan dengan pengumuman algoritma penilaian baru yang memasukkan kmponen kecepatan website di dalam hasil SERP. Mellalui PageSpeed Insight Anda bisa mendapatkan gambaran akses website vdari Google dengan rating yang dibedakan dalam tiga tingkatan, yakni 0-49 untuk skala website lambat / lemot, 50-89 untuk kecepatan akses website rata-rata, serta 90-100 persen jika website Anda sudah memiliki kecepatan mumpuni.

 

4. Keycdn Tools

 

Keycdn tools
Keycdn tools

Keycdn merupakan tools cek kecepatan website yang tersedia secara gratis. Meski demikian, Anda tetap bisa mendapatkan analisa website yang cukup akurat lengkap dengan snapshot tampilan website. Sama seperti GTmetrik, ketika menggunakan keycdn ada pula informasi bear halaman website, waktu tunggu yang direlukan, serta total request sebagai bahan pertimbangan.

5. Load Impact

 

Load Impact
Load Impac

Tools cek kecepatan blog yang satu ini memang sedikit kurang familiar di Indonesia, akan tetapi Load Impact sangat direkomendasikan bagi Anda yang saat ini sedang membangun sebuah website supaya bisa mencegah potensi load berlebihan yang bisa menambah waktu tunggu.

Karena ada versi berbayar, maka pengujian secara gratis menggunakan tools Load Impact hanya dibatasi sebanyak 50 test, Itu pun Anda harus melakukan pendaftaran menggunakan email.

Manfaat Memiliki Blog dengan Kecepatan Akses Tinggi

 

Menunggu merupakan salah satu aktivitas yang paling membosankan. Jadi, bisa di bayangkan bagaimana rasanya jika memiliki blog yang loadingnya sangat lambat. Manfaat memiliki blog dengan kecepatan akses tinggi sendiri di antaranya mampu mengurangi rasio bounch rate website karena pengunjung betah berlama-lama untuk membuka banyak halaman.

Manfaat lainnya, yakni mampu meningkatkan rating website/blog di mata mesin pencari. Untuk menentukan rangking, Google memang menggunakan banyak faktor, dan salah satu di antaranya adalah kecepatan serta kemudahakn situs ketika di akses oleh pengguna maupun robot mesin pencari.

Masih kurang? Anda tentu bisa menyimpulkannya sendiri sesuai dengan karakteristik dan fungsi website yang saat ini Anda kelola.

 

Faktor yang Bisa Mempengaruhi Pengujian Kecepatan Website

 

Selain dipengaruhi oleh akses jaringan internet yang lambat (tipikal provider di Indonesia) tinggi rendahnya kecepatan blog bisa juga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti di bawah ini:

  1. Lokasi server yang berada diluar negeri
  2. Spesifikasi server kurang memadai
  3. Penggunaan file berlebihan (misalnya gambar di atas 1MB, Video, serta data multimedia lainnya)
  4. Penggunaan plugin yang berlebihan
  5. Source code pada template blog kurang optimal

Baca Juga: Cara Mudah Optimasi Gambar WordPress Untuk SEO

Penutup

 

Nah, setelah mengetahui performa blog mulai dari kekurangan hingga kelebihannya. Kini saatnya bagi Anda untuk melakukan langkah optimasi seperti menggunakan gambar yang sudah dikompresi, meminimalisir request javascript, hingga memindah layanan web hosting Indonesia yang saat ini digunakan.

Untuk langkah pindah hosting memang menjadi opsi yang kurang populer, namun jika diterapkan biasanya justru berhasil menyubang pengaruh yang cukup signifikan untuk akses kecepatan website.

Terutama ketika memindah lokasi server menjadi lebih dekat serta mengupgrade paket hosting yang awalnya masih menggunakan shared hosting ke layanan VPS atau Dedicated.

Jika Anda tertarik untuk berpindah hosting agar kecepatan website semakin meningkat, Qwords.com memiliki beragam paket hosting yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.

Salah satunya adalah paket HPCH (High Performance Cloud Hosting) dimana sudah menggunakan teknologi penyimpanan Ultrafast SSD, HTTP2, CPA, hingga Litespeed API yang mampu mempercepat load file berbasis PHP dengan penggunaan physical memory rendah.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera optimasi kecepatan blog Anda menggunakan berbagai teknologi yang sudah ditawarkan dalam paket hosting ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *