Cara menggunakan FileZilla sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda dibandingkan dengan aplikasi komputer pada umumnya. Hanya saja, kemudahan akses pengelolaan yang selama ini ditawarkan oleh File Manager membuat banyak orang belum terlalu familiar terkait tata cara menggunakan FileZilla untuk mengakomodir kebutuhan upload file ke web hosting.

Bicara soal urusan upload file website via FTP, penulis sendiri lebih sering menggunakan FileZilla dibandingkan aplikasi FTP Client lain seperti WinSCP, Cyberduck, atau ViperFTP. Pasalnya, alur kerja maupun tampilan FileZilla relatif mudah digunakan meski dipakai oleh pengguna awam. Selain itu, FileZilla juga tersedia lintas platform baik untuk perangkat Windows, MacOS, atau Linux.

Cara Menggunakan Filezilla untuk Upload File ke Web Hosting
Cara Menggunakan Filezilla untuk Upload File ke Web Hosting

Pengertian Apa Itu FileZilla?

FileZilla adalah salah satu perangkat lunak File Transfer Protocol (FTP) Client yang tersedia secara gratis untuk membantu para blogger maupun web developer dalam mengunggah berbagai jenis file kedalam sebuah website.

Menurut catatan dari Wikipedia, FileZilla pertama kali beroperasi sejak tanggal 9 Maret 2009 dan berhasil menduduki peringkat kelima dari daftar software paling laris diunduh pengguna sepanjang masa versi SourceForget.

Sama seperti software komputer pada umumnya, Anda bisa mendownload FileZilla secara gratis melalui website penyedia apikasi seperti cnet atau langsung download ke laman resmi FileZilla. Setelah itu, Anda baru bisa menjalankan FileZilla untuk mengelola file yang ada didalam website menggunakan informasi akun dan alamat IP dari layanan hosting yang Anda pakai.

Fungsi FileZilla

Bagi Anda yang baru belajar membuat website, fungsi utama FileZilla adalah untuk membantu para blogger atau web developer jika ingin mengupload file baik berukuran kecil maupun besar kedalam website. Selain itu, FileZilla biasanya juga dimanfaatkan oleh admin website jika mengalami kesulitan login karena ada masalah pada plugin maupun lupa kata sandi.

Baca juga: Cara Mengganti URL Login WordPress Dengan Mudah

Dalam beberapa kasus, FileZilla tak jarang juga digunakan untuk memindahkan file di website menuju ke hosting lain secara cepat, mudah, dan praktis.

Fitur-fitur yang Dimiliki FileZilla

FileZilla
FileZilla

Ada empat buah fitur penting yang dimiliki FileZilla, yang pertama adalah Site Manager dimana berperan dalam mengizinkan penambahan daftar situs beserta koneksi FTPnya. Kemudian ada Message Log yang menampilkan output berupa pesan di pojok kanan atas. Isi pesan notifikasi tersebut merupakan perintah yang dikirim oleh FileZilla dan respon yang diterima.

Fitur ketiga yakni File and Folder View, element bergaya explorer tersebut merupakan halaman kerja utama yang menampilkan beberapa panel sub folder baik di drive penyimpanan offline (lokal) maupun folder yang ada di dalam hosting.Transfer Queue (transfer antrian) sama seperti namanya, fitur yang ditmpilkan di panel bagian bawah ini berfungsi untuk menampilkan antrian file yang akan diunggah, gagal diunggah, serta sukses diunggah.

Cara Upload File ke Hosting Menggunakan FileZilla

Berikut kami tampilkan tutorial cara menggunakan FTP FileZilla untuk mengakomodir kebutuhan upload file kedalam website self hosting.

1, Bahan-bahan yang Diperlukan

  • Pertama, Anda harus memiliki aplikasi FileZilla yang sudah terinstal di laptop atau komputer. Jika belum, Anda bisa mendownload installer FileZilla secara gratis di website resmi berikut ini: https://filezilla-project.org/
  • Setelah Anda selesai mengunduh dan menginstal aplikasi FileZilla, informasi berikutnya yang Anda butuhkan yaitu akses login kedalam halaman hosting menggunakan akun FTP.

2. Langkah-Langkah Upload File Menggunakan FileZilla

 

  • Menambahkan website ke FileZilla

Layaknya login ke dashboard WordPress ataupun cPanel, untuk bisa menggunakan FileZilla kita terlebih dahulu diharuskan login menggunakan akun FTP serta informasi server yang digunakan. Caranya bisa masuk ke Site Manager yang lokasinya berada di menu File. Jika tidak ingin ribet, Anda juga bisa memanfaatkan cara lain dengan QuickConnect di bagian atas panel file and folder. Berikut tampilan sreenshotnya.

FileZilla Site Manager
FileZilla Site Manager
  • Proses Login FileZilla dan Informasi yang Dibutuhkan

Setelah jendela Site Manager terbuka sekarang Anda bisa memasukkan informasi User, Password, Host, serta port FTP hosting Anda dengan cara memilih tombol New Site. Berikut merupakan penjelasan masing-masing bagiannya.

User : Informasi nama pengguna di akun FTP

Password: Informasi password di akun FTP

Host : Lokasi alamat IP dari server tempat kita ingin mengupload file atau memindah file.

Port : Bagian ini sebenarnya tidak wajib untuk diisi, karena biasanya port datadari server FTP menggunakan default 21.

Encryption : Merupakan pilihan meode untuk mengenkripsi data pribadi ketika login.

FileZilla login
FileZilla login
  • Masuk ke FTP Server Hosting

Jika semua info semuanya sudah dimasukkan, tinggal klik Connect untuk bisa terhubung dengan FTP server. Dalam tahap ini jika berhasil masuk maka akan muncul jendela kerja yang menampilkan status terkini, directory lokasi file di harddisk lokal, file yang tersimpan di hosting, serta kolom laporan untuk menunjukkan kondisi file apakah sudah terupload atau gagal.

Sementara itu, jika proses login tidak berhasil dan FileZilla menampilkan pesan “could not connect to server” maka Anda bisa menghubungi provider hosting tempat nda menyewa agar diberikan bantuan penanganan.

Macam-macam Error di FileZilla dan Cara Mengatasinya

Berikut merupakan beberapa contoh pesan error yang kerap kali ditemui di dalam proses instalasi maupun operasional aplikasi FileZilla dalam kehidupan sehari-hari.

  • Muncul pesan 503 Login Authentication Failed, tandanya ada kesalahan pada infrmasi User atau Password akun FTP yang dimasukkan. Solusinya, coba reset ulang aakun FTP melalui cPanel, kemudian login kembali menggunakan informasi baru.
  • Muncul pesan Connection Established, initializing TLS… kemungkinan besar ada masalah pada Enkripsi, cara mengatasinya dengan membuka menu File, kemudian pilih Site Manager, lalu ubah Encryption ke only use plain FTP (insecure).

Baca juga: 5 Macam Error pada Web Hosting & Cara Mengatasinya

Penutup

Jika Anda berminat untuk mendalami dunia web developer, FileZilla merupakan salah satu aplikasi yang tepat untuk dipelajari lebih dalam. Pasalnya, proses upload, download, maupun transfer file biasanya sangat sering terjadi.

Demikian artikel seputar cara menggunakan FileZilla pada kesempatan kali ini, jangan lupa juga untuk menggunakan layanan paket hosting murah dari Qwords.com agar website yang Anda kelola bisa diakses oleh lebih banyak pembaca.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *