Seringkali para mahasiswa yang sedang dikejar deadline suka kesulitan dalam membuat daftar isi di skripsinya. Alih-alih membuat daftar isi di word secara otomatis karena sudah tersedia fiturnya, kebanyakan mahasiswa justru membuat daftar isi secara manual. Tak terbayangkan betapa susahnya mengatur kerangkanya dan mesti teliti terhadap isinya agar tidak keliru dengan isi halaman.

Jadi, kalau Anda seorang mahasiswa dan ingin tahu cara membuat daftar isi otomatis dalam waktu cepat, coba simak artikel ini sampai habis. Lumayan lho bisa menghemat waktu tanpa harus input manual lagi.

 

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Word

Cara Membuat Daftar Isi otomatis
Cara Membuat Daftar Isi otomatis

Cara membuat daftar isi otomatis yang mudah pertama melakukan pengaturan heading. Pengaturan heading atau tajuk bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan heading styles, karena ini akan menentukan susunan daftar isi nantinya.

Baca juga: 9 Cara Mengubah PDF Ke Word

Jangan sekali-kali membuat heading secara manual karena nantinya tidak terdeteksi saat membuatnya.

 

1.Buat Heading Menggunakan Heading Styles

Heading tag
Heading tag

Setiap bab memiliki masing-masing heading yang berbeda, tidak semuanya merujuk pada heading yang sama. Untuk membuat BAB dan sub-BAB, Anda perlu mengatur headingnya pada menu Home > Styles.

Pada Styles tentukan jenis headingnya, untuk BAB Anda perlu menggunakan Heading 1. Sementara, Heading 2 dipakai untuk sub-BAB dan seterusnya untuk sub berikutnya. Paham ya?

 

2.Mengatur Penampilan Heading

Ini poin bonus dalam pembuatan heading sebelum melangkah selanjutnya. Saat membuat skripsi maupun laporan, tampilan antara BAB dan sub-BAB tentu berbeda dari ukuran font maupun gaya fontnya yang dipakai.

Konfigurasi lebih lanjut pada heading bisa Anda temukan pada opsi Modify, dengan klik kanan Heading 1. Di dalamnya Anda dapat melakukan pengaturan format default untuk Heading 1 tersebut.

Sehingga Anda tidak perlu repot-repot membuat format yang sama secara manual pada BAB selanjutnya. Cara ini bisa Anda terapkan pada Heading 2 pada sub-BAB. Oke, selanjutnya mari menerapkan daftar isi pada dokumen Anda.

 

3.Membuat Daftar Isi

Kalau sudah mengatur heading di atas, selanjutnya Anda boleh melangkah ke tahap selanjutnya. Persiapkan halaman khusus untuk daftar isi Anda, biasanya di awal-awal halaman dokumen.

Kalau sudah, masuk ke menu References, dan pilih Table of Contents pada bagian kiri akhir menu. Pada Automatic Table of Contents akan ada beberapa styles daftar isi yang bisa Anda pilih.

Pilih saja styles yang pertama. Setelah Anda melakukan langkah di atas maka secara otomatis daftar isi akan terbentuk dengan mengikuti heading-heading yang telah dibuat sebelumnya.

 

4.Memanfaatkan Hyperlink pada Daftar Isi

Hyperlink
Hyperlink

Hyperlink berguna untuk memudahkan pembaca menuju materi yang ditunjuk dengan sekali klik saja melalui daftar isi.

Dengan kata lain hyperlink pada daftar isi merupakan penghubung judul pada daftar isi dengan judul pada skripsi Anda.

Sebelum itu masuk ke File > Options > Advanced terlebih dahulu, lalu hilangkan centang pada  Use CTRL + Click to follow hyperlink.  Selanjutnya arahkan kursor ke judul pada daftar isi yang ingin dipilih. Dan, klik judulnya.

 

Fungsi Daftar Isi

Fungsi Daftar Isi
Fungsi Daftar Isi

Setelah Anda mengetahui cara membuat daftar isi di word secara otomatis, pertanyaan selanjutnya yang sering diajukan banyak orang terlebih para pelajar ialah apa fungsi daftar isi itu sendiri.

Dalam suatu karya tulis seperti karya ilmiah, laporan, skripsi, novel dan juga buku-buku sekolah, daftar isi sangat diperlukan untuk memudahkan pencarian judul.

Daftar isi merupakan sekumpulan urutan judul-judul pada BAB suatu buku untuk menjadi pemandu pembaca yang menginginkan tulisan pada BAB tertentu.

Ini bisa dijadikan referensi apakah suatu cerita dalam novel enak dibaca dengan hanya melihat judulnya. Karena Kebanyakan pembaca lebih sering menilai suatu tulisan dengan melihat judulnya terlebih dahulu.

Contoh lainnya, fungsi daftar isi dalam karya ilmiah dapat berguna untuk menilai struktur atau kerangka tulisan tanpa perlu melihat BAB nya satu per satu. Itulah mengapa daftar isi sangat penting dalam karya tulis.

 

Contoh Daftar Isi

 

Lalu apa saja contohnya? Setiap karya tulis memiliki format atau kerangka daftar isi yang berbeda-beda. Format daftar isi dalam karya ilmiah tentu berbeda dengan penulisan daftar isi pada buku-buku pelajar.

Daftar isi bisa dibilang sebagai gambaran kerangka sebuah karya tulis. Oleh sebab itu, sebelumnya dijelaskan kalau daftar isi berguna dalam menilai struktur atau kerangka tulisan.

Misalnya pada makalah didahului dengan memuat halaman judul, kata pengantar, latar belakang masalah, batasan masalah, rumusan masalah, dsb. Lalu setelahnya akan ada urutan judul untuk BAB materi.

Baca juga: Tutorial Cara Merubah File Excel ke Word (Paling Mudah)

Anda bisa bandingkan antara daftar isi sebuah novel dengan daftar isi sebuah karya tulis lainnya, pasti sangat berbeda.

Tapi umumnya, awalan isi daftar isi melingkup hal-hal tadi seperti halaman judul dan seterusnya.

 

Kesimpulan

Itulah langkah-langkah cara membuat daftar isi otomatis di Microsoft Word, sangat mudah bukan? Daripada harus membuatnya secara manual, mengapa tidak secara otomatis saja? Dengan begini Anda bisa menghemat waktu dan tenaga dalam membuat laporan.

Sebagai informasi, daftar isi atau table of contents saat ini juga ramai digunakan di dalam postingan blog atau website agar lebih nyaman dibaca pengunjung. Contohnya, di blog Qwords – Web Hosting terbaik Indonesia, jadi Anda bisa leluasa melompat ke bagian sub-heading langsung setelah membaca paragraf pertama. Sangat menarik bukan?

Mungkin cukup sekian dari pembahasan kali ini, jangan lupa untuk klik bagikan atau meninggalkan jejak di kolom komentar jika ada pertanyaan, kritik, maupun saran.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *