Mengenal Apa Itu Unicorn Beserta Contoh Perusahaannya

2 min read

apa itu unicorn

Istilah Unicorn mulai dikenal di dunia sejak tahun 2013, setelah diciptakan oleh seorang venture capitalist terkenal dunia, Aileen Lee. Di Indonesia sendiri istilah tersebut santer digaungkan, terutama mereka yang menggeluti dunia bisnis karena beberapa perusahaan startup ternama Indonesia berhasil meraih kesuksesan besar hingga disebut sebagai perusahaan Unicorn.

Mungkin masih banyak diantara Anda yang tak tahu sebenarnya apa itu unicorn? dan di Indonesia, perusahaan apa saja yang termasuk dalam perusahaan Unicorn? Nah, Anda tidak akan menemukan jawaban lengkapnya jika keluar dari halaman ini. Jadi, yuk teruskan membaca.

Mengenal Apa Itu Unicorn

apa itu unicorn
apa itu unicorn

Untuk menjawab apa itu unicorn,  terlebih dahulu kita harus membahas latar belakang terciptanya istilah tersebut. Jadi, di dalam mitologi Yunani, ada sebuah kuda bernama Unicorn yang berasal dari daratan India. Tak seperti kuda biasanya, kuda Unicorn memiliki keistimewaan yaitu terdapat tanduk tunggal di kepalanya. Tanduk ini bukan tanduk seperti pada umumnya, kabarnya tanduk Unicorn mampu menetralkan racun. Karena memiliki keistimewaan inilah kemudian banyak orang mengelu-elukan Unicorn sebagai hewan yang langka.

Hewan mitos inilah yang kemudian digunakan Aileen Lee untuk menyebut  perusahaan startup (milik swasta) yang memiliki valuasi USD 1 miliar atau setara dengan 140 triliun rupiah karena sifatnya yang sama-sama langka. Mengapa langka? karena besar valuasi tersebut merupakan pencapaian luar biasa yang tak mudah untuk diraih. Terlebih valuasi tersebut diraih oleh perusahaan startup yang merupakan perusahaan rintisan.

Tak semua bidang usaha yang baru dirintis dapat digolongkan sebagai startup. Hanya perusahaan  yang bergerak di bidang informasi teknologi berbasis internet saja yang tergolong ke dalamnya. Misalnya, pengembang aplikasi digital di bidang jasa pembayaran, transportasi atau perdagangan.

Pengertian valuasi sendiri adalah acuan besaran potensi bisnis atau nilai ekonomi (umumnya di bursa saham) sebuah perusahaan. Sebutlah sebuah perusahaan memiliki valuasi 200 miliar, bila diakuisisi oleh perusahaan lain maka perusahaan lain ini harus membayar 200 miliar saat akuisisi.

Di Asia Tenggara terdapat cukup banyak  perusahaan startup yang berhasil menyabet gelar Unicorn. Empat diantaranya berasal dari Indonesia. Menakjubkan, bukan?

Contoh Startup Unicorn di Indonesia

Setelah mengetahui apa itu unicorn,  selanjutnya mari kita ketahui contoh perusahaan startup Unicorn di Indonesia yang ada saat ini.

1. Tokopedia

Tokopedia
Tokopedia

Salah satu startup unicorn indonesia yang tidak bisa diremehkan keberadaannya yaitu Tokopedia. Dirintis pada tahun 2009, Tokopedia terus berkembang menjadi salah satu platform e-commerce yang cukup disegani di kawasan Asia Tenggara. Tokopedia memiliki valuasi yang diperkirakan mencapai USD 7 miliar, atau setara dengan 102 triliun rupiah.

Tokopedia dianggap sebagai salah satu pusat perbelanjaan daring dengan kualitas dan reputasi tinggi. Selain menjadi marketplace pertama di Indonesia yang unggul dalam proses pengantaran, Tokopedia juga terus berupaya membantu UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dengan bantuan pinjaman modal dari aplikasi jasa keuangan yang bekerjasama.Reputasinya semakin meningkat baru-baru ini setelah berhasil menjadikan boyband Korea Selatan yang reputasinya telah mendunia, yaitu BTS sebagai brand ambassador mereka.

2. OVO

OVO
OVO

OVO merupakan perusahaan yang terpercaya dalam bidang digital financing dan telah menjadi mitra pembayaran berbagai aplikasi e-commerce. Perusahaan ini berada di bawah naungan PT. Visionet Internasional dan sudah termasuk ke dalam perusahaan startup Unicorn walau baru dirintis pada tahun 2017 kemarin. Hal ini karena keberhasilan OVO dalam menjangkau pengguna di lebih dari 300 kita di Indonesia. Kini valuasinya melebihi USD 1 miliar.

Baca juga : Tips Membangun Startup Yang Sukses

3. Traveloka

Traveloka
Traveloka

Perusahaan startup kebanggaan anak bangsa, Traveloka, juga berhasil meraih predikat Unicorn dan unjuk gigi di kancah perekonomian dunia. Perusahaan ini merupakan usaha yang bergerak di bidang online ticketing. Mulai dari tiket kereta api, tiket pesawat, tiket bus, hingga tiket bioskop dan tujuan wisata.

Awal sejarah berdirinya Traveloka adalah ketika tahun 2012, pendiri Traveloka Ferry Unardi mengalami kesulitan ketika hendak memesan tiket pesawat. Setelah itu, ia berinisiatif untuk mengembangkan situs pemesanan tiket pesawat secara online yang akhirnya berkembang luas. Valuasi dari Traveloka kini bertahan di angka USD 2 miliar atau setara dengan 28 triliun rupiah.

4. Bukalapak

Bukalapak
Bukalapak

Siapa yang tak pernah mendengar salah satu platform e-commerce paling terkenal di Indonesia ini? Meski bersaing dengan banyak tempat belanja online lain, Bukalapak mampu membuktikan diri sebagai perusahaan startup dengan nilai valuasi cukup besar, yaitu sekitar USD 2 miliar. Didirikan pada tahun 2010, Bukalapak sangat sukses membangun kepercayaan para pembeli dan penjual sehingga transaksi belanja online-pun berjalan dengan aman.

Dari uraian di atas kita bisa tahu apa itu unicorn dan secara lebih khusus apa itu unicorn dalam bisnis serta contoh perusahaan Unicorn di Indonesia. Dari 4 daftar unicorn diatas, semuanya menggunakan media website untuk keperluan bisnisnya. Untuk itu Kami memiliki layanan Cloud Hosting Bisnis untuk keperluan website Anda, cukup dengan harga 150.000/bulan Anda sudah bisa mendapatkan hosting cepat dengan kapasitas mencapai 30GB dan bonus gratis domain.

Keberadaan perusahaan Unicorn ini sangat membanggakan karena mampu melambungkan nama Indonesia di mata perekonomian dunia. Semakin bertambah jumlah perusahaan Unicorn di Indonesia maka semakin menunjukkan keberhasilan pertumbuhan ekonomi negara kita.  Semoga akan ada perusahaan-perusahaan startup lain di Indonesia yang mendapatkan predikat Unicorn tahun ini dan seterusnya.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *