Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

Apa Itu Portofolio, Fungsi, Cara Membuat & Contohnya

3 min read

Apa itu Portofolio

Bagi sahabat Qwords yang sedang mencari kerja, salah satu hal penting selain memiliki CV yang bagus adalah memiliki portofolio, sudah tahukah apa itu portofolio?

Saat tim dari HRD melakukan seleksi pelamar, dengan hanya melihat CV dan portofolio saja sudah bisa menebak kira-kira mana kandidat yang paling berkompeten untuk masuk tahap seleksi selanjutnya.

CV atau Curriculum Vitae isinya hanya mencakup data diri, riwayat pendidikan, pengalaman organisasi, prestasi dan pengalaman.

Nah untuk bisa lebih menjual Anda bisa membuat portofolio yang menarik.

Perlu diketahui bahwa portofolio tidak hanya dipakai untuk fresh graduate atau keperluan melamar kerja saja.

Portofolio juga bisa dimiliki oleh pekerja yang sudah berpengalaman yang isinya mengenai laporan lengkap tentang pekerjaan apa saja yang sudah diselesaikan.

Setiap bidang memiliki bentuk portofolio yang berbeda-beda, jadi tidak ada standar baku dalam membuat portofolio.

Apa Itu Portofolio

Apa itu Portofolio
Apa itu Portofolio

Sebelum membahas lebih lengkap tentang portofolio, alangkah baiknya kita tahu dulu pengertian apa itu portofolio.

Secara etimologi portofolio terdiri dari dua kata yaitu “port” yang asalnya dari kata report yang artinya laporan dan “folio” yang artinya lengkap atau full.

Jika kita digabungkan, portofolio adalah kumpulan dokumen yang berasal dari pribadi, kelompok, organisasi, lembaga, perusahaan dll yang tersusun rapi dari semua pekerjaan yang telah dilakukan.

Sedangkan beberapa ahli menyatakan pendapat yang berbeda mengenai penjelasan portfolio.

Erman, S.A, 2003 dalam buku Cartono dan Nahadi, portofolio adalah “laporan lengkap segala aktivitas seseorang yang dilakukannya”.

Gronlund (1998:159), portofolio adalah “mencakup berbagai contoh pekerjaan siswa yang tergantung pada keluasan tujuan”.

Fungsi Portofolio

Fungsi dari pembuatan portofolio adalah menjadi acuan yang akan digunakan dalam melihat capaian-capaian yang telah dilakukan seseorang.

Dengan melihat dari portofolio yang pernah dikerjakan seseorang bisa menilai secara langsung apakah seorang ini berkompeten atau tidak.

Jika Anda memiliki hasil karya bagus atau pengalaman kerja yang baik jangan disimpan saja, tuliskan dalam portofolio bahwa Anda memiliki pengalaman, layak dan berkompeten dalam suatu bidang.

Tujuan utama dari portofolio bukan pamer mana yang paling berpengalaman melainkan untuk melihat sejauh mana pencapaian yang sudah diraih selama ini.

Saat portofolio Anda bagus dan menarik, orang lain akan banyak yang tertarik bahkan tidak mungkin malah diajak untuk kerja bareng.

Baca juga : Membuat Email Bisnis Untuk Berbagai Keperluan

Cara Membuat Portofolio

Bagi Anda yang pertama kali membuat portofolio, berikut kami berikan cara membuat portofolio yang baik untuk diri sendiri dan orang lain ketika menilai kemampuan yang dimiliki.

Berikut penjelasannya:

1. Diawali dengan daftar isi

Dikarenakan jumlah portofolio merupakan kumpulan dari berbagai dokumen yang banyak, maka Anda harus mencantumkan halaman daftar isi.

Dengan adanya daftar isi, pembaca akan mudah dalam menemukan informasi yang dicari oleh pembaca.

2. Resume atau CV

Cara membuat portofolio selanjutnya adalah dengan melampirkan CV atau resume singkat tentang data diri Anda.

Dengan melampirkan resume atau CV, akan memudahkan pembaca dalam melihat data diri dan hal apa saja yang Anda cantumkan pada CV dan resume yang dibuat.

3. Pencapaian dan tujuan

Selanjutnya hal yang perlu Anda masukan dalam portofolio adalah menjabarkan terkait capaian yang telah dilakukan dan tujuan Anda dimasa depan.

Dalam menjabarkan tujuan, Anda perlu membaginya menjadi dua berdasarkan waktunya.

  • Tujuan jangka pendek

Pada tujuan jangka pendek ini Anda bisa mencantumkan tujuan apa saja kira-kira yang akan Anda capai dalam satu atau dua tahun kedepan.

  • Tujuan jangka panjang

Untuk tujuan jangka panjang, Anda bisa menjelaskan tujuan jangka panjang lima tahun sampai sepuluh tahun kedepan yang akan Anda capai, tulislah secara jelas dan detail agar pembaca semuanya jelas.

4. Pengalaman dan keterampilan

Poin utama dari portofolio adalah pengalaman yang pernah dijalani dengan keterampilan dan skill yang dimiliki.

Dengan melampirkan pada portofolio dan mengajarkannya dengan lengkap akan mendapatkan peluang pembaca tertarik pada portofolio yang Anda miliki.

Buatlah pengalaman kerja dengan urutan paling atas pekerjaan yang terbaru, kemudian dilanjutkan ke bawah sesuai waktunya.

5. Melampirkan contoh

Agar pembaca semakin percaya, berikan contohnya secara langsung dengan penyajian yang menarik. Jika itu bisa diakses secara online sertakan link agar bisa dibuka secara langsung.

Jika memang tidak bisa, jelaskan lampiran contoh tersebut secara detail agar pembaca tidak perlu bertanya lagi.

6. Testimoni

Nah yang terakhir adalah mencantumkan testimony, ini diperlukan agar pembaca mengetahui bahwa portofolio yang Anda miliki itu asli bukan hasil karangan semata.

Lampirkan secara jelas testimony tersebut, jika perlu berikan kontaknya secara langsung agar sewaktu-waktu ingin bertanya bisa langsung kepada orangnya.

Contoh Portofolio

Nah sekarang jika Anda masih kebingungan, kami sudah menyiapkan beberapa contoh portofolio dengan bidang yang berbeda-beda, perlu dicatat pula jangan samakan resume/CV dengan portofolio karena sudah berbeda formatnya.

Karena perlu diketahui bahwa portofolio tiap bidang satu dengan yang lain memiliki perbedaan, berikut contoh portofolionya:

  • Contoh Portofolio Desain Grafis
Portofolio desain grafis
Portofolio desain grafis
  • Contoh Portofolio Content Writer
Portofolio content writer
Portofolio content writer
  • Contoh Portofolio Programmer
Portofolio programmer
Portofolio programmer
  • Contoh Portofolio Fotografi
Portofolio fotografi
Portofolio fotografi

Selain itu masih ada contoh portofolio dengan format tampilan yang berbeda, bisa disesuaikan kebutuhan saja.

Nah untuk mendukung terwujudnya portofolio yang baik, tampaknya Anda memerlukan website agar lebih interaktif dan menarik.

Untuk Anda yang belum memiliki website untuk portofolio, Kami memiliki rekomendasi layanan domain hosting murah dari Qwords untuk keperluan website portofolio bisnis Anda.

Tunggu apalagi onlinekan website portofolio mu sekarang juga dengan website.

Terima kasih

Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

Review Qwords, Provider Hosting dengan Layanan…

Provider hosting yang memiliki layanan lengkap adalah Qwords, sudah lama membangun reputasi sebagai penyedia layanan hosting dengan keunggulan layanan yang lengkap dan berkualitas. Sebagai...
Eril Obeit Choiri
5 min read

6 Tips Menjadi Wirausaha Sukses dari…

Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, berbagai aktivitas bisa dilakukan dengan fleksibel dan mudah. Salah satunya adalah menjalankan bisnis dari rumah. Mundur tiga hingga empat...
Jordy Prayoga
2 min read

Review Qwords, Hosting Cloud Cepat, Aman…

Qwords, mungkin ada dari beberapa pembaca blog ini yang belum mengenal secara detail tentang Qwords.  Qwords memiliki layanan utama penjualan domain hosting dengan berbagai...
Eril Obeit Choiri
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *