Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

Apa Itu Hosting, Cara Kerja, Fungsi, Jenis dan Harganya

8 min read

APA ITU HOSTING

Apakah sahabat Qwords belum tahu apa itu hosting dan fungsinya tidak hanya untuk website saja?

Dalam dunia digital yang semakin maju, hosting merupakan salah satu elemen kunci yang perlu digunakan.

Hosting adalah layanan yang memungkinkan untuk menyimpan dan mengakses website, aplikasi, dan data secara online.

Namun, bagi banyak orang, hosting dapat menjadi rumit dan membingungkan, apalagi bagi para pemula .

Jangan khawatir, dalam artikel ini kami akan menjelaskan tentang apa itu hosting secara lengkap.

Simak sampai akhir artikel!

Apa Itu Hosting?

Hosting adalah sebuah layanan penyimpanan yang terletak pada server khusus untuk menyimpan semua file dan data website.

Hosting atau web hosting bisa diibaratkan seperti rumah yang digunakan untuk menyimpan barang-barang penting yang Anda miliki dengan sistem sewa bulanan/tahunan.

Adapun file dan data website yang disimpan seperti artikel, gambar, video, dokumen, dan semua file yang berkaitan dengan website Anda.

Dengan demikian, semua file dan data Anda bisa diakses secara online oleh pengunjung yang mengakses website kapan saja dan dari mana saja.

Agar Anda lebih mudah memahami apa yang dimaksud dengan hosting, mari menganalogikan website sebagai sebuah rumah.

Jika Sahabat Qwords ingin membuat rumah yang besar dan megah, maka Anda harus memiliki tanah yang luas, kan?

Begitu pula dengan website, bila Anda ingin membangun website dengan performa yang maksimal, maka harus diawali dengan memilih hosting terbaik pula.

Terbaik dalam artian dari segi kecepatan, uptime, hingga harganya.

Perlu Sahabat Qwords ketahui juga, bahwa hosting memiliki jenis dan spesifikasi yang berbeda-beda. Jadi Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Namun, sebelum membahas jenis-jenisnya, ketahui bagaimana hosting bekerja pada website, yuk.

Baca Juga: Apa Fungsi Hosting? Berikut Penjelasan Lengkapnya!

Bagaimana Cara Kerja Hosting?

Karena hosting adalah komponen penting dalam website, Anda sebaiknya tahu bagaimana hosting bekerja pada website Anda.

Berikut penjelasan singkat mengenai cara kerja hosting:

  1. Ketika Sahabat Qwords memasang CMS; plugin; tema; dan memposting artikel, semua file dan datanya akan tersimpan di hosting.
  2. Kemudian, pengguna yang ingin membuka website Anda akan mengetikkan nama domain Anda pada browser mereka.
  3. Selanjutnya permintaan browser tersebut akan dikirimkan ke server hosting
  4. Server akan mencari data dan file sesuai permintaan browser
  5. Server mengirimkan file dan data melalui browser
  6. Pengunjung pun ‘sampai’ di website Anda

Terlihat sangat sederhana, bukan? Lagi pula, semua itu hanya berlangsung beberapa sepersekian detik saja, lho.

Pasalnya, hal itu sangat dipengaruhi seberapa baik hosting yang Anda gunakan.

Namun, bisa jadi waktu loading tersebut menjadi lebih lama karena salah dalam memilih hosting.

Sehingga sangat penting bagi Sahabat Qwords untuk dapat memilih hosting dengan mengetahui kriteria hosting terbaik agar tidak salah pilih.

Jangan sampai Anda tergiur dengan layanan hosting gratis yang bahkan layanannya tidak jelas dan resmi, karena yang ada hanya akan membahayakan file dan data penting Anda.

Nah, apabila Anda masih bertahan menggunakan hosting gratis, ketahui dulu perbandingannya dengan hosting berbayar di bawah ini, ya.

Apa Fungsi Hosting?

Fungsi hosting adalah menyimpan semua file website, selain itu ada beberapa fungsi lain yang dimiliki website.

Karena ada banyak yang bisa Anda buat dari hosting tersebut, yuk kita simak penjelasannya berikut ini:

1. Membuat blog

Anda bisa membuat blog pribadi dengan hosting, caranya mudah bisa menggunakan CMS seperti WordPress. 

Lewat blog, Anda bisa menulis apa tentang pribadi atau konten apapun asal bisa bermanfaat untuk para pembaca.

2. Membuat company profile

Ingin bisnis lebih dikenal oleh banyak orang? gunakan website!

Anda bisa membuat company profile sederhana untuk mengenalkan bisnis lewat Internet.

Dengan cara ini bisnis Anda akan bisa diakses oleh pelanggan dari berbagai lokasi di dunia.

3. Membuat toko online

Bagi yang ingin menghasilkan uang dari website, bisa dengan membuat toko online.

Anda bisa membuat ecommerce sendiri lewat website dengan fitur pembelian otomatis seperti di Shopee, Tokopedia dan lainnya.

Dengan begini Anda tidak perlu bergantung dari sosial media atau marketplace, pengunjung bisa datang sendiri ke toko online Anda.

4. Membuat email bisnis

Pernah mendapatkan email dengan ekstensi domain website, terlihat profesional dan meyakinkan bukan?

Nah Anda bisa mendapatkan email bisnis dengan ekstensi nama domain tersebut saat membeli layanan hosting dan domain.

Dengan memiliki email bisnis akan meningkatkan kepercayaan terhadap klien.

5. Menyimpan data di cloud storage

Hosting bisa Anda gunakan untuk menyimpan data-data penting di cloud storage.

Dengan begini Anda bisa membuka data darimana saja dan dapat melakukan copy, paste dan tambah data.

Selain kelima fungsi hosting diatas, masih ada yang bisa dilakukan dengan hosting.

Jika ada pilihan hosting gratis dan berbayar, saya harus memilih yang mana?

Apakah keduanya memiliki fitur yang jauh berbeda, mengingat salah satunya full gratis tidak memerlukan biaya berlangganan.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Web Hosting Murah

Jenis-Jenis Hosting

Jenis-jenis hosting seperti shared hosting, unlimited hosting, WordPress hosting, VPS, dedicated server, dan sebagainya.

Sebenarnya, semua jenis tersebut adalah bagian dari dua jenis utama, yakni managed hosting dan unmanaged hosting.

Berikut pembahasan lengkapnya.

A. Managed Hosting

Managed hosting merupakan layanan hosting di mana server hosting dikelola oleh penyedia secara langsung.

Server/hosting yang Anda sewa akan selalu dalam pantauan oleh tim teknis yang siap membantu bila terjadi kendala.

Dalam hal ini, tentu semua tanggung jawab dipegang oleh penyedia hosting. Adapun jenis hosting yang termasuk dalam layanan managed ini seperti:

1. Shared Hosting

Shared hosting adalah jenis hosting yang mana resource pada server-nya akan digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus.

Hal ini bisa diibaratkan ketika Anda menyewa sebuah kos dengan kamar mandi luar dan satu dapur yang dipakai oleh beberapa penghuni sekaligus.

Sama halnya ketika menggunakan shared hosting, Anda dan beberapa pengguna lain akan menggunakan penyimpanan dan mendapatkan kecepatan yang rata.

Kembali pada analogi kamar kos tadi, bila ada yang menggunakan listrik secara berlebihan, tentu Anda juga akan terdampak yaitu mati listrik karena tidak mampu memenuhi kebutuhan penghuni lainnya.

Shared hosting pun juga demikian, jika ada pengguna yang menggunakan resource hosting secara berlebihan, pengguna lain pun akan terkena dampaknya.

Namun, shared hosting memiliki kelebihan yang sebenarnya cukup untuk mengakomodir kebutuhan yaitu sangat cocok bagi pengguna pemula, tersedianya SSL gratis, unmetered bandwidth, dan tentunya servernya akan dikelola secara langsung oleh penyedia hosting.

Untuk kekurangannya, website yang menggunakan shared hosting akan mudah terdampak bila pengguna lain menggunakan resource secara berlebihan.

2. Unlimited Hosting

Unlimited hosting adalah jenis hosting yang tidak memiliki batasan penggunaan penyimpanan.

Jadi ketika Anda memiliki kebutuhan yang mengharuskan untuk mengunggah file yang berukuran besar, hosting unlimited akan memfasilitasinya.

Walau begitu, Sahabat Qwords tidak diperkenankan untuk mengunggah file-file yang ilegal dan melanggar aturan penyedia hosting, ya.

Untuk memilih mana jenis hosting yang tepat, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan hosting unlimited dari Qwords, lho.

Harganya cukup terjangkau, yaitu Rp84.000 saja per bulannya.

3. Cloud Hosting

Cloud hosting adalah jenis hosting yang menggunakan beberapa server dan berperan sebagai backup dan menjaga performa hosting.

Sederhananya, beberapa server ini akan aktif bersamaan dan terlihat layaknya satu server.

Dari segi ketahanan, tentu website yang menggunakan cloud hosting tidak akan terpengaruh bila satu server lain terkena kendala karena masih memiliki cadangan yang lain.

Selain itu, cloud hosting juga mampu mengatasi masalah overload karena terlalu banyak pengunjung yang mengakses website Anda.

Baca Juga: Perbedaan Shared Hosting dan Cloud Hosting

4. WordPress Hosting

WordPress hosting adalah hosting khusus yang sudah dioptimalkan untuk membangun website menggunakan CMS WordPress.

Sebetulnya WordPress hosting tidak jauh berbeda dengan shared hosting, hanya saja hosting ini sudah dikonfigurasi secara khusus agar mendapatkan performa terbaik.

Dengan hosting jenis ini, Anda pun bisa lebih mudah dalam membangun website dan hanya tinggal fokus pada pemasangan plugin, tema, dan memproduksi konten.

Sedangkan untuk layanan VPS dan Dedicated Server, terkadang ada penyedia yang memiliki paket management server dengan biaya tambahan.

Kelebihannya adalah Anda tidak terlalu banyak mengurusi hal teknis server sehingga lebih fokus pada website.

Namun, bila Anda bisa mengurus server secara mandiri, biayanya akan jauh lebih terjangkau, hanya saja Anda akan berhadapan dengan banyak hal teknis.

B. Unmanaged Hosting

Unmanaged hosting merupakan hosting yang harus dikelola secara mandiri dengan syarat memiliki keterampilan yang baik di bidang teknis server dan website.

Namun, dari segi biaya, hosting unmanaged ini biasanya lebih murah dibanding hosting managed seperti pada poin sebelumnya.

Hanya saja Anda perlu menyiapkan biaya tambahan untuk membeli lisensi panel hosting, aplikasi, dan beberapa software pendukung lainnya.

Semuanya harus Anda lakukan sendiri mulai dari setting server sampai instalasi website.

Ketika terjadi masalah, Anda pula yang harus bisa menanganinya. Pasalnya, pihak penyedia hanya akan membantu saat ada permasalahan terkait hardware.

Jadi, untuk memudahkan pengguna, lebih baik menggunakan managed hosting, kan?

Baca Juga: Apakah Layanan Web Hosting Bisa Mempengaruhi Nilai SEO?

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Hosting

Saat memilih hosting, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah beberapa faktor penting yang perlu Anda pertimbangkan:

1. Jenis Hosting
Pertama-tama, tentukan jenis hosting yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Karena setiap jenis hosting memiliki karakteristik dan skalabilitas yang berbeda.

2. Uptime Server
Pastikan penyedia hosting memiliki menawarkan jaminan uptime yang tinggi. Uptime yang baik menjamin website akan tetap online tanpa gangguan yang.

3. Kecepatan dan Performa
Kecepatan akses website sangat penting bagi pengalaman pengguna.

Pilihlah penyedia hosting yang menawarkan performa server yang cepat dan memiliki infrastruktur terbaik untuk menangani lalu lintas yang tinggi.

4. Skalabilitas Layanan

Pertimbangkan apakah penyedia hosting dapat dengan mudah mengakomodasi pertumbuhan website.

5. Keamanan

Pastikan penyedia hosting memiliki fitur keamanan yang kuat untuk melindungi website Anda dari ancaman keamanan seperti serangan malware, DDoS, dan upaya hacking.

Perlindungan keamanan seperti firewall, antivirus, dan sertifikat SSL harus tersedia.

6. Dukungan Pelanggan

Perhatikan tingkat dan kualitas dukungan pelanggan yang ditawarkan oleh penyedia hosting.

Pastikan mereka menyediakan dukungan yang responsif dan dapat diandalkan melalui berbagai saluran komunikasi seperti live chat, telepon, atau tiket dukungan 24/7 jam.

7. Harga dan Paket

Bandingkan harga dan fitur yang ditawarkan oleh penyedia hosting.

Pastikan Anda memilih paket yang sesuai dengan budget dan memiliki fitur yang Anda butuhkan.

8. Fitur Tambahan

Cek fitur tambahan yang ditawarkan oleh penyedia hosting, seperti panel kontrol yang mudah digunakan, backup, SSL, akses ke database, dukungan bahasa pemrograman, email, dan fitur optimasi website.

8. Kebijakan Backup dan Pemulihan

Pastikan penyedia hosting menyediakan layanan backup rutin dan memiliki kebijakan pemulihan data yang jelas jika terjadi kehilangan data atau kegagalan sistem.

9. Ulasan dan Reputasi

Selalu periksa ulasan dan reputasi penyedia hosting sebelum membuat keputusan.

Baca pengalaman pengguna lain untuk mendapatkan review dari layanan dan kepuasan pelanggan.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, Anda dapat memilih penyedia hosting yang sesuai dengan kebutuhan dan memberikan pengalaman hosting yang baik untuk website.

Berapa Harga Hosting per Bulan?

Harga hosting per bulan di Qwords mulai dari Rp14.500. Untuk harga paket lainnya silahkan cek di pembahasan berikut.

Semua layanan hosting ini bisa Anda dapatkan di website Qwords.com.

  • Hosting Murah Value Hybrid Performance DirectAdmin mulai dari Rp 14.500/bulan.
  • Hosting Murah Value Hybrid Performance cPanel mulai dari Rp 34.500/bulan.
  • WordPress Hosting mulai dari Rp 75.000/bulan.
  • Unlimited Hosting mulai dari Rp 84.900/bulan.
  • High Performance Cloud Hosting Bisnis mulai dari Rp 69.000/bulan.
  • High Performance Cloud Hosting Enterprise mulai dari Rp 1.850.000/bulan.
  • VPS mulai dari Rp 75.000/bulan.
  • Dedicated server mulai dari Rp 2.000.000/bulan.

Yuk segera pilih mana yang paling sesuai.

Perbandingan Hosting Gratis vs Hosting Berbayar

Mungkin bila disurvei satu per satu, semua pengguna pasti menyukai hal-hal yang berbau gratis, terlepas dari apapun.

Berikut beberapa perbandingan antara hosting gratis dan berbayar:

Faktor Hosting Gratis Hosting Berbayar
Iklan Banyak iklan yang mengganggu Bebas dari iklan
Penyimpanan Sangat terbatas Dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan
Bandwidth Dibatasi Tidak terbatas
Layanan Bantuan Terbatas atau tidak ada Customer support 24/7
Fitur Terbatas Lebih lengkap dan canggih
Optimasi Website Minimnya tool untuk optimasi website Kelengkapan tool untuk optimasi website
Aturan dan Sanksi Mudah terkena sanksi jika melanggar aturan Tidak mudah terkena sanksi
Keamanan Keamanan yang rendah Dilengkapi dengan Imunify360 dan perlindungan khusus
Kecepatan Website Cenderung lambat karena penggunaan sumber daya bersama dengan banyak situs lain Lebih cepat karena sumber daya yang didedikasikan untuk situs Anda
Uptime Tidak menjamin ketersediaan situs secara konsisten Menawarkan uptime yang tinggi, sehingga situs Anda dapat diakses sepanjang waktu
Skalabilitas Terbatas dalam kemampuan untuk menangani pertumbuhan lalu lintas yang tinggi Lebih mudah untuk mengatasi pertumbuhan lalu lintas yang tinggi
Akses ke Fitur Lanjutan Terbatas pada fitur-fitur canggih dan kustomisasi Menawarkan akses ke fitur-fitur lanjutan dan kustomisasi yang lebih luas
Backup dan Restore Kemungkinan tidak ada atau terbatas dalam penyediaan backup dan pemulihan data Menyediakan layanan backup rutin dan pemulihan data jika terjadi masalah
Kontrol Terbatas pada pengaturan dan kontrol penuh atas situs web Anda Memberikan kebebasan dan kontrol penuh atas situs web Anda
Reputasi dan Kepercayaan Hosting gratis sering kali kurang dipercaya dibandingkan dengan hosting berbayar Hosting berbayar memiliki reputasi yang lebih baik dan lebih dipercaya

Kesimpulannya, hosting berbayar tentu lebih baik dalam berbagai aspek dibanding hosting gratis.

Namun, tidak semua pengguna tentu memiliki dana yang cukup untuk membeli hosting, akhirnya mereka terpaksa harus memilih hosting gratis walau dengan segala risikonya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Qwords memiliki solusinya bagi Anda dengan menyediakan paket hosting murah hanya Rp14.500 per bulan.

Dengan harga tersebut, Anda sudah bisa membuat website yang diakses oleh pengguna internet secara luas.

Kami juga akan membagikan informasi kepada Sahabat Qwords tentang jenis-jenis hosting yang juga akan sangat berpengaruh kepada pemenuhan kebutuhan website Anda.

Jangan di-skip dulu ya, Sahabat Qwords.

Baca juga : Hosting Berbayar Vs Gratis, Mana yang Sebaiknya Anda Pilih?

Apakah semua penyedia hosting berbayar sama?

Tidak benar, setiap penyedia hosting berbayar memiliki perbedaan dalam fitur, kualitas layanan, harga, dan dukungan.

Penting untuk melakukan riset dan memilih penyedia hosting yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Apakah hosting berbayar harganya mahal?

Tidak benar, Ada banyak pilihan hosting berbayar dengan harga yang terjangkau, terutama untuk pemilik situs web dengan kebutuhan yang lebih kecil.

Harganya dapat bervariasi tergantung pada fitur dan spesifikasi yang Anda pilih.

Qwords memiliki hosting dengan harga mulai dari 14.500/bulan.

Saatnya Beralih Menggunakan Hosting Terbaik!

Bila Anda membaca artikel ini hingga akhir, kami yakin bahwa Anda sekarang sudah memahami apa itu hosting.

Selain itu, dengan pembahasan mengenai jenis-jenis hosting, kami sangat berharap Sahabat Qwords dapat memilih hosting sesuai dengan kebutuhan website Anda.

Sehingga kejadian salah pilih hosting yang menyebabkan performa website buruk tidak akan terjadi lagi.

Nah, sekarang adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk segera move on ke hosting terbaik dari Qwords.

Beli Hosting Murah di Sini!

Qwords.com adalah salah satu penyedia hosting terbaik di Indonesia yang menyediakan berbagai jenis hosting murah terbaik untuk memenuhi kebutuhan website Anda.

Tunggu apa lagi? Ayo segera beralih ke Qwords.com dan dapatkan banyak promo menarik!

 
Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

Konektor Jaringan, Pahlawan di Balik Konektivitas…

Dunia digital saat ini sangat bergantung pada jaringan internet.  Mulai dari berselancar di dunia maya, streaming film terbaru, hingga terhubung dengan rekan kerja secara...
Eril Obeit Choiri
6 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *