Bicara soal dasar-dasar pembuatan website, ternyata masih ada banyak pengguna yang belum paham betul tentang pengertian apa itu domain. Padahal, di era digital yang serba online seperti sekarang ini peran domain sudah sangat krusial dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memudahkan untuk mengakses konten atau informasi pada suatu website, fungsi dasar dari domain salah satunya bisa digunakan sebagai branding agar citra perusahaan menjadi lebih populer di kalangan konsumen.

Jadi, jika saat ini Anda sedang merintis usaha jangan lupa untuk mengamankan nama domain brand Anda agar tidak dibeli orang lain.

Apa Itu Domain Inilah Pengertian dan Contoh Ekstensi Domain Untuk Website
Apa Itu Domain Inilah Pengertian dan Contoh Ekstensi Domain Untuk Website

Pengertian Apa Itu Domain

Secara garis besar, domain bisa diartikan sebagai nama unik yang ditujukan untuk mengidentifikasi server di sebuah jaringan internet/komputer. Jika dianalogikan dalam kamus bahasa general, domain ibarat sebuah petak tanah sementara website merupakan bangunan atau rumah yang berdiri di atasnya.

Dalam sebuah website, fungsi domain sangat krusial karena mampu mempermudah proses identifikasi ketika ada pengunjung yang ingin mengakses website Anda. Tanpa domain, sebuah website sebenarnya bisa saja diakses tapi harus mengetahui alaman IP yang terdiri dari rangkaian beberapa digit angka yang dipisahkan dengan tanda titik.

Jenis-Jenis Domain

macam-macam domain
macam-macam domain

Hingga detik ini setidaknya ada 500 lebih ekstensi nama domain yang tersedia untuk publik maupun private khusus untuk instansi. Nama domain sebanyak itu juga sudah bisa dibeli di Qwords.com dengan harga kompetitif lho! Penasaran dengan macam-maca domain dan peruntukannya? Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Top Level Domain (TLD)

Top Level Domain atau biasa disebut sebagai TLD merupakan tipe domain yang paling sering digunakan secara publik, baik untuk keperluan perusahaan maupun perorangan. Pasalnya, tipe domain ini sangat populer dan mudah dihafalkan oleh konsumen. Adapun contoh TLD meliputi .COM, .NET, .ORG, dan .Info.

2. Country Code Top Level Domain (ccTLD)

Tipe domain yang satu ini juga tidak kalah populer dibandingkan dengan Top Level Domain. Sesuai namanya, jenis domain yang termasuk kedalam keluarga ccTLD sendiri merupakan domain yang menggunakan kode negara sebagai identitas utama, misalnya seperti .ID untuk negara Indonesia, .UK untuk negara United Kingdom, .US untuk negara Amerika Serikat, dan .JP untuk negara Jepang.

3. Generic Top Level Domain

Generic Top Level Domain atau gTLD awalnya merupakan domain khusus yang ditujukan untuk instasi, misalnya seperti .EDU untuk keperluan website yang membahas seputar ranah pendidikan atau .MIL yang ditujukan untuk website militer.

4. Second Level Domain (SLD)

Second Level Domain (SLD) merupakan turunan dari TLD yang bertujuan untuk digunakan lebih spesifik lagi. Contoh dari Second Level Domain (SLD) adalah CO.ID, AC.ID, atau .BIZ.ID dimana masing-masing ditujukan untuk pengguna dari kalangan corporate, universitas, serta dari komunitas bisnis di Indonesia.

5. Subdomain

Subdomain merupakan tipe domain turunan yang biasanya digunakan oleh situs-situs besar untuk memudahkan pengunjung mengakses konten tertentu yang lebih spesifik. Subdomain biasanya terletak diawal domain utama dengan dipisahkan tanda dot (.) Jadi, pola penggunaannya bisa sangat fleksibel sesuai selera maupun kebutuhan pemilik website.

Tips Memilih Nama Domain

Memilih nama domain untuk website itu susah-susah gampang. Pasalnya, selain harus memikirkan ketersediaan nama domain, Anda juga harus memperhatikan budget agar tidak terlalu menguras anggaran.

Terlepas dari itu, kebanyakan orang juga lebih mengutamakan KOD (Keyword on Domain) sebagai salah satu strategi menaklukkan calon pembeli, meski hal tersebut sudah tidak banyak berpengaruh lagi di algoritma mesin pencari.

Baca juga: Apakah Domain “anything.id” Dapat Membuat Website Lebih Terpercaya?

Tips cara memilih nama domain yang pertama, usahakan untuk menggunakan jumlah karakter yang pas, tidak terlalu panjang tapi juga tidak terlalu pendek. Jika tidak memiliki brand khusus usahakan mengambil 4-12 karakter agar mudah diingat sekaligus nyaman saat diketik manual.

Tips cara memilih nama domain yang kedua, gunakan ekstensi domain populer seperti .com atau .net. Selain itu, Anda juga bisa memilih domain lokal seperti .ID jika isi website menggunakan konten Bahasa Indonesia.

Tips ketiga, jika memungkinkan hindari penggunaan angka atau kata sambung dash (-). Tidak masalah jika Anda menginginkan domain dengan gabungan dua kata seperti netplasa.com atau lewatmana.com. Asalkan tata letak dan ejaanya masih familiar dikalangan orang awam.

Sebaiknya Pilih Domain .COM Atau .ID?

PILIH DOMAIN .COM ATAU .ID
Pilih domain .COM atau .ID?

Sebelum kehadiran domain .ID sebagai TLD di Indonesia, ekstensi domain .COM merupakan pilihan utama yang banyak diperebutkan. Namun, seiring waktu berjalan, PANDI mulai banyak membagikan promo dan kode voucher menarik yang mampu mendongkrak popularitas domain ID.

Lantas, sebaiknya kita harus memilih domain .COM atau domain .ID?

Menurut kami, dilema tersebut bisa diselesaikan dengan tiga pertanyaan. Yakni, siapa target pengunjung website Anda, ketersediaan nama domain, dan seberapa besar budget yang dimiliki.

Untuk poin pertama, terlebih dahulu Anda harus memeriksa ketersediaan nama domain. Jika target nama domain Anda sudah tidak tersedia dalam ekstensi .COM namun masih tersedia di ekstensi domain .ID maka dengan sendirinya masalah akan teratasi. Begitu juga sebalinknya.

Adapun jika kedua ekstensi masih sama-sama belum diregistrasi Anda bisa mempertimbangkan lewat metrik target pengunjung website. Misalnya, jika Anda sedang ingin membuat toko online jualan oleh-oleh khas Jogja, maka relatif akan lebih menarik jika menggunakan ekstensi domain ID.

Baca juga: Mengapa Harus Domain .ID?

Sementara jika target website toko online yang sedang Anda bangun menagetkan pengunjung dari luar negeri maka sangat direkomendasikan untuk memilih domain TLD seperti .COM, .NET, maupun .ORG.

Terakhir, metrik yang kerap digunakan adalah budget anggaran. Karena bersifat global dan sudah banyak yang menggunakan, ekstensi domain .COM biasanya lebih murah dari domain .ID, selisihnya jika dihitung-hitung bahkan bisa sampai 2 kali lipat. Lumayan bukan?

Penutup

Demikianlah informasi tentang apa itu domain lengkap dengan contoh macam-macam domain serta tips cara memilih nama domain. Sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan cloud web hosting terbaik di Indonesia, Qwords.com juga senantiasa menawarkan berbagi macam promo beli domain, baik yang dijual secara bundling dengan paket hosting maupun secara terpisah.

Jadi, jika saat ini Anda sedang galau dalam mencari layanan penjual domain atau hosting yang recommended jangan ragu untuk menghubungi Customer Support 24 jam kami.

Selamat berburu nama domain!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *