Banyak orang mungkin tidak bisa membedakan antara apa itu developer dan programmer dalam dunia IT. Padahal, sebenarnya banyak perbedaan developer dan programmer yang mendasar.

Orang yang tak mengetahui kedua pekerjaan ini akan mengira bahwa developer dan programmer bertugas sama-sama membuat aplikasi.

Di dunia IT sendiri, banyak pekerjaan atau posisi berbeda-beda yang salah diartikan atau disamaratakan oleh orang-orang awam yang memang tidak mengerti perbedaannya. Lalu apa yang mendasari beda antara seorang developer dan seorang programmer? Simak penjelasan di bawah ini.

 

Apa itu Developer?

Perbedaan Developer dan Programmer
Perbedaan Developer dan Programmer

Apa itu Developer? Developer adalah pekerjaan yang berada satu tingkat di atas programmer. Seorang developer bisa diartikan sebagai programmer yang lebih terlatih, tidak hanya mengerti Bahasa pemrograman, namun juga bisa membangun sebuah sistem.

Yang menjadi perbedaan developer dan programmer, Developer biasanya sudah cukup berpengalaman menyelesaikan permasalahan dan juga punya kerja yang terstruktur dan disiplin. Berikut adalah tugas-tugas developer, yang kami contohkan menjadi seorang web developer, di antaranya:

  • Merancang Kode yang Efisien
  • Merancang Web dengan kode HTML standar
  • Untuk menghasilkan web yang menarik, maka perlu bekerja sama dengan desainer web dan bagian pemrograman
  • Melakukan komunikasi yang intens kepada mitra agar tetap terjaga hubungan yang baik, yang bertujuan agar website semakin dikenal. Penyebaran konten juga semakin luas.
  • Klasifikasi berbagai program software dan juga maintenance software.
  • Menyiapkan rencana darurat jika website down atau mengalami peretasan.
  • Melakukan pemeliharaan atau upgrade website yang sudah dibuat.
  • Mengelola tim, membagi-bagi porsi pekerjaan dalam sebuah proyek pembuatan website.

 

Apa itu Programmer?

apa itu developer
apa itu programmer

Programmer merupakan pekerjaan seseorang dengan keahlian memahami Bahasa pemrograman dalam sebuah system komputer. Biasanya seorang programmer berasal dari jurusan ilmu komputer atau informatika saat menempuh studi sarjana.

Atau jika tidak menempuh studi di universitas, seorang programmer berasal dari SMK yang fokus di bidang informatika, orang yang belajar dari kursus, ataupun otodidak untuk menguasai Bahasa pemrograman.

Ada banyak bahasa pemrograman yang bisa dipilih jika Anda menempuh studi sebagai programmer, di antaranya Java, PHP, C, C++, Pascal, Phyton dan lain-lain.

Calon programmer akan mempelajari semuanya, sebelum akhirnya ia memfokuskan dengan satu Bahasa pemrograman yang ia paling kuasai.

Baca juga: Dasar-Dasar Pemrograman Web [Panduan dan Tips]

Berikut ini beberapa tugas dari seorang programmer, di antaranya adalah:

  • Mereview kebutuhan. Seorang programmer mesti mendefinisikan kebutuhan sebelum membuat aplikasi. Sehingga aplikasi yang dibuat nantinya tepat sasaran dan pengguna bisa puas menggunakannya.
  • Merancang tampilan program. Tampilan program menjadi tanggung jawab seorang programmer. Programmer bertugas membuat sketsa alur aplikasi dan grafis serta flowchart
  • Menulis kode program. Setelah merancang tampilan program, programmer kemudian harus menulis kode program. Biasanya programmer telah menguasai Bahasa pemrograman tertentu sehingga bisa mengerjakan hal ini.
  • Debug program. Programmer dapat melakukan debug pada aplikasi yang dirancangnya, yakni pengecekan apakah ada kerusakan atau gangguan dalam aplikasi. Jika ada kesalahan, programmer bisa mengubah atau mengevaluasi Bahasa pemrograman yang sudah ditulis.
  • Melakukan pengujian program. Ini adalah tahap akhir dari tugas seorang programmer setelah membuat aplikasi. Tahap pengujian program sebelum program itu dirilis, sehingga bisa diketahui manfaat sebuah program tersebut terhadap penggunanya.

 

Perbedaan Programmer dan Developer

 

Setelah mengetahui pengertian masing-masing dari developer dan programmer. Maka Anda telah memahami dasar perbedaan developer dan programmer. Developer bisa dipahami sebagai orang yang menyusun struktur dalam pengembangan sebuah aplikasi.

Sedangkan programmer adalah orang yang hanya fokus menulis sebuah kode dari sebuah program aplikasi. Dari segi kapasitas saja, developer bisa dikatakan lebih besar daripada programmer.

Seorang programmer bekerja di bawah arahan seorang developer untuk merancang sebuah program atau aplikasi.

 

Pekerjaan lain yang Berhubungan dengan IT

Perbedaan Developer dan Programer
Perbedaan Developer dan Programer

Selain Developer dan Programmer, masih banyak jenis pekerjaan lain yang juga berhubungan erat dengan IT, antara lain:

 

1. Engineer

Seorang engineer adalah seseorang yang ditugaskan untuk melakukan penjagaan dan perawatan sistem. Misalnya dalam suatu kantor, maka engineer bertugas untuk tetap memastikan system yang sudah ada berjalan dengan baik tanpa gangguan.

Jika ada gangguan atau error, maka tugas engineer untuk melakukan perbaikan atas sistem yang ada.

 

2. Frontend

Seseorang yang bekerja di bagian front end adalah seseorang yang bertanggung jawab atas sistem yang berada di bagian terdepan. Maksudnya system tersebut dapat dirasakan pengguna secara langsung dalam sebuah perusahaan.

Orang yang bekerja di bagian front end harus mengerti dan paham user interface dan user experience karena dalam pekerjaannya, ia harus menyediakan formula yang mudah bagi pengguna sebuah aplikasi.

Beberapa sub-bagian Frontend antara lain Frontend Engineer, Frontend Developer, Android Developer, iOs Developer, User Interface/User Experience (UI/UX) Designer, Mobile Developer dan Web Designer.

Baca juga: Menjadi Seorang Web Developer Andal, Ini Tips Suksesnya!

3. Backend

Kebalikan dari frontend, backend adalah segala sesuatu yang ada di belakang. Maksudnya adalah bagian admin yang memiliki berbagai perhitungan-perhitungan dan logika yang merujuk ke analisis.

Backend juga bertanggung jawab atas keamanan, misalnya ketika ada kasus hacking, maka mereka yang bertugas untuk menangkal dan menanggulangi kejadian tersebut. Efisiensi data dan kecepatan adalah fokus utama orang yang bekerja di bagian backend.

Beberapa sub-bagian backend antara lain adalah Backend Developer, Backend Engineer, API Engineer, API Developer, Database Engineer dan Integration Engineer.

Perbedaan developer dan programmer cukup mendasar jika dilihat dari cakupan pekerjaan dan tanggung jawabnya. Semoga dengan mengetahui hal ini, Anda bisa membedakan seorang developer dan programmer sehingga tak menyamaratakan lagi.

Demikianlah informasi pada pembahasan kali ini, sebagai programmer dan developer jangan lupa untuk memanfaatkan layanan Qwords web hosting Indonesia untuk mengakomodir berbagai kebutuhan server. Bagi yang masih dalam tahap belajar, Anda bisa menggunakan paket Hosting Murah Value Performance dengan biaya berlangganan mulai dari Rp14,500 saja perbulan.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *