Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

Apa Itu CMS WordPress & Penjelasan Lengkapnya

5 min read

Apa Itu CMS WordPress

Dalam proses pembuatan website, ada berbagai cara yang bisa dilakukan. Seperti kata pepatah, “Banyak jalan menuju Roma”.

Zaman dulu, untuk bisa memiliki website diperlukan kemampuan coding yang mumpuni, atau bila tidak, Anda perlu menyiapkan biaya lebih untuk membayar jasa pembuatan website.

Namun sekarang ini, membuat website bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan pemula sekalipun.

CMS WordPress adalah hal yang mengubah stigma itu, bahwa membuat website itu harus memiliki kemampuan coding yang baik.

Lantas, apa itu CMS WordPress? Simak penjelasannya berikut ini ya, Sahabat Qwords.

Apa Itu CMS WordPress?

Sejarah WordPress
Sejarah WordPress

Content management system (CMS) adalah sebuah platform yang berfungsi untuk mengelola konten pada website dengan tujuan agar lebih mudah dalam pengelolaan website.

Pada dasarnya, CMS akan memudahkan penggunanya dalam membuat website. Bahkan, dalam waktu kurang dari lima menit, Anda sudah bisa membuat website yang bisa diakses secara online, lho.

Hanya saja, Anda perlu mengatur keseluruhannya, seperti tema, widget, dan sebagainya.

Nah, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, bahwa di dalam CMS terdiri dari 2 elemen penting yaitu:

  1. Aplikasi managemen konten (Content Management Application) yang berfungsi sebagai ujung tombak dari CMS. Desain antarmuka CMA memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengelola konten sebuah website. Apalagi desain dashboard CMS terutama WordPress sekarang ini sudah user friendly, mudah sekali digunakan walaupun untuk sekelas pemula sekalipun.
  2. Aplikasi pengiriman konten (Content Delivery Application) secara fungsi CDA mengantikan seorang administrator website. Content Delivery Application mengerjakan semuanya yang ada pada belakang website, sehingga tidak begitu terlihat. Secara mudahnya, CDA adalah sebagai backend dari sebuah website. Salah satu contoh cara kerjanya ketika Anda ingin memubllikasikan sebuah konten dengan mengklik “Publish” pada halaman post, CDA melakukan pekerjaanya dibelakang tombol publish tersebut sehingga konten Anda bisa tampil sempurna pada pencarian di Internet.

Nah, sekarang ini perkembangan website baru sangat meningkat, dan WordPress menjadi CMS yang paling banyak digunakan.

Menurut data statistik dari w3techs.com,  WordPress berada di posisi pertama CMS dengan jumlah pengguna terbanyak yaitu sebanyak 64.2%.

Di posisi kedua, ada Shopify yang digunakan oleh sebanyak 6.2% website yang ada di internet. Dengan selisih yang sangat besar, tentu tidak salah bila menyebut WordPress adalah CMS yang paling populer.

Jadi, bila Anda mengakses berbagai website di internet, sebagian besar darinya merupakan situs yang berbasis WordPress, termasuk blog yang sedang Anda baca artikelnya sekarang.

Baca Juga: 7 Cara Mudah Agar Blog WordPress Bisa Menghasilkan Uang!

Sejarah WordPress

Sejarah perkembangan WordPress dimulai pada tahun 2001, awalnya bernama b2 atau cafelog.

Beberapa tahun pascarilis, sudah ada sekitar 2000 pengguna b2/cafelog  pada bulan Mei 2003.

Saat itu, b2/cafelog ini menggunakan bahasa pemrogaman PHP dan MySQL, lisensi GPL (General Public License).

Kemudian, Matthew Charles Mullenweg mengajak seorang temannya yang bernama Mike Little untuk mengembangkan b2/cafeblog ini menjadi WordPress seperti yang kita kenal sekarang ini.

Pada bulan Mei tahun 2003, WordPress versi pertama pengembangan dari b2/cafeblog resmi dirilis, lalu dilanjutkan dengan WordPress wiki atau bisa disebut codex.wordpress yang diluncurkan pada bulan Desember 2003.

Popularitas WordPress saat itu kian meningkat secara pesat, dan pada akhirnya pada Januari 2004, WordPress memperbarui fitur secara besar-besaran seperti menyunting tautan, multikategori, antarmuka, dan sebagainya.

Pembaruan WordPress dilanjutkan Mei 2004 yang bertepatan dengan rilisnya WordPress versi 1.2, yaitu  dengan penambahan fitur arsitektur plugin versi terbaru, moderasi komentar, pratinjau pos, dan sebagainya.

Semakin lama, WordPress mengalami pertumbuhan pengguna yang besar. Puncaknya adalah pada tahun 2005, saat WordPress rilis versi 1.5, sudah lebih dari 900 pengguna yang mengunduhnya.

Selain itu, pada tahun 2005 WordPress menambah layanan mereka dengan WordPress.com yang menyedikan platform untuk membuat website secara gratis seperti halnya Blogspot milik Google.

Download Ebook WordPress

Baca juga: Macam-Macam CMS & Pengertiannya, Mana yang Terbaik?

WordPress.com & WordPress.org, Apa Bedanya?

Dua jenis layanan WordPress yang ada sekarang rupanya kerap membuat pengguna awam bertanya-tanya. Baru saja mereka mengetahui apa itu CMS WordPress, tentu banyak yang masih belum terlalu paham di mana letak perbedaannya.

Secara umum, keduanya memang sama-sama digunakan untuk membangun website tanpa harus menguasai coding.

Namun, perbedaannya terletak pada fitur yang dimiliki. Berikut penjelasan singkatnya:

1. Domain & Hosting

Bila membuat website dengan WordPress.com, Anda akan mendapatkan subdomain gratis (namasitus.wordpress.com), sehingga Anda tidak perlu membeli domain tambahan lagi.

WordPress.com juga akan memberikan hosting gratis dengan kapasitas 3 GB untuk menyimpan data situs.

Sementara itu, bila Sahabat Qwords ingin membuat website dengan WordPress.org, Anda harus memiliki domain dan hosting terlebih dahulu.

Di sini, Anda bisa menyesuaikan kapasitas hosting sesuai kebutuhan, lho.

Nah, untuk mendapatkan domain dan hosting, Anda bisa membelinya dari Qwords.com sebagai penyedia hosting dan domain terbaik di Indonesia.

3. Harga

Sebenarnya, WordPress adalah CMS yang bisa digunakan secara gratis.

Bedanya, ketika menggunakan WordPress.com, Anda benar-benar bisa memiliki website sendiri tanpa harus membayar sepeser pun karena sudah mendapatkan hosting dan subdomain.

Sedangkan untuk WordPress.org, Anda harus sudah memiliki hosting dan domain untuk menggunakan CMS gratis ini.

Ibaratnya, WordPress.org ini seperti mobil yang dibagikan secara gratis kepada siapa saja, dan siapa yang ingin menggunakannya harus memiliki uang untuk biaya servis dan bahan bakar ke depannya.

3. Fitur

Secara umum, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari segi fitur. WordPress.com cenderung lebih terbatas di mana Anda tidak akan bisa memasang plugin dan tema selain yang telah disediakan.

Sedangkan WordPress.org memungkinkan penggunanya untuk memodifikasi secara bebas dan tidak membatas walau Anda memasang banyak plugin sekalipun.

Sebenarnya, masih ada beberapa perbedaan di antara keduanya, lho. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa membaca artikel perbedaan WordPress.com dan WordPress.org.

Baca Juga: 15+ Tips Menjaga Keamanan WordPress, 100% Terbukti Ampuh!

Keunggulan CMS WordPress

Sebagai CMS dengan pengguna terbanyak di internet, tentu ada yang mendasari mengapa WordPress bisa sebesar ini.

Kelebihan WordPress menjadi daya tarik tersendiri mengapa berbagai website yang Anda temui menggunakan CMS yang satu ini.

Berikut kelebihan CMS WordPress yang sebaiknya Anda tahu.

1. WordPress Bersifat Gratis

Cara Membuat Blog
Cara Membuat Blog

Seperti yang sempat dibahas pada poin sebelumnya, WordPress adalah CMS gratis yang kaya akan fitur penting.

Tinggal mana yang Anda pilih, WordPress.com atau WordPress.org. Bila kebutuhan Anda masih hanya sebatas belajar membuat situs pertama kali, kami rasa menggunakan WordPress.com sudah bisa memenuhi kebutuhan Anda.

Namun, kalau Anda ingin lebih jauh lagi, menggunakan WordPress.org adalah pililhan yang tepat. Tapi ingat, Anda harus punya domain dan hosting sendiri, ya.

2. Mudah Digunakan

APA ITU CMS WORDPRESS
Antarmuka dashboard WordPress

Keunggulan dari CMS WordPress yang kedua adalah kemudahan dalam penggunaan. Hal itu adalah faktor dari antarmuka yang dimiliki oleh WordPress

Bahkan, orang awam yang baru saja memiliki website untuk pertama kalinya tidak akan kesulitan untuk beradaptasi menggunakan WordPress.

3. Lebih Fleksibel

Jasa pembuatan website
Jasa pembuatan website

Ketika menggunakan WordPress untuk membangun sebuah website, Anda bisa mendapatkan fleksibilitas yang sangat baik.

Hal itu dibuktikan dengan beberapa jenis situs yang bisa dibuat dengan WordPress lho. Adapun beberapa jenis situs yang dimaksud adalah toko online, company profile, website pribadi, dan sebagainya.

Baca Juga: 6+ Jenis Situs yang Bisa Dibuat dengan WordPress, Ingin Coba?

4. Aman

Selain menyandang sebagai CMS dengan pengguna terbesar di dunia, WordPress juga memiliki keamanan yang bisa diacungi jempol.

Banyak para peretas yang mencari celah kelemahan pada WordPress, tetapi WordPress selalu sigap dengan melakukan pembaruan rutin agar semua pengguna WordPress aman dari tindak kejahatan.

Lagi pula, Anda juga akan seangat terbantu dalam meningkatkan keamanan WordPress dengan memasang plugin keamanan tambahan.

5. Tersedia Banyak Plugin Penting

Kelebihan menggunakan CMS WordPress yang selanjutnya adalah banyaknya plugin yang tersedia.

Dengan adanya plugin, Anda tidak perlu melakukan coding untuk menambahkan beberapa fitur pada WordPress. Cukup sekali klik, Anda bisa mendapatkan fitur apa saja sesuai dengan kebutuhan.

Terdapat ribuan jenis plugin yang tersedia di WordPress. Bila Anda yang baru memulai menggunakan WordPress, silakan membaca artikel plugin WordPress yang wajib diinstall berikut, ya.

6. Tersedia Banyak Tema

Themes WordPress
Themes WordPress

Selain plugin, tema (theme) WordPress juga tersedia banyak pilihan.

Bila ingin tampilan website yang tidak membosankan, Anda bisa memasang tema yang disediakan secara gratis, atau membeli tema berbayar yang tentunnya memiliki lebih banyak kustomisasi.

Sekali lagi, Anda tidak perlu memiliki kemampuan coding untuk membuat desain website yang menarik.

Dalam pemilihan themes, sebaiknya Anda membaca tips memilih themes WordPress yang sudah kami bahas pada artikel sebelumnya agar tidak salah dalam memilih.

7. Bantuan dan Komunitas yang Besar

Jika Anda mengalami kendala dengan CMS WordPress, tidak perlu khawatir. Anda bisa menemukan berbagai solusi yang banyak dibagikan di grup, forum, dan di berbagai website.

Selain itu, ada berbagai komunitas baik lokal maupun internasional yang membahas tentang WordPress, baik itu yang membahas permasalahan, hingga fitur-fiturnya.

Sahabat Qwords bisa bertanya kepada komunitas WordPress secara langsung. Anda juga bisa berbagi pengalaman tentang penggunaan WordPress, kendala, dan keuntungannya kepada seluruh anggotanya.

8. Mendukung SEO

SEO WordPress
SEO WordPress

WordPress memiliki banyak plugin SEO untuk website yang tersedia secara gratis seperti Yoast dan Rank Math.

Hal ini tentunya bermanfaat sekali untuk menaikkan peringkat website Anda pada mesin pencarian Google.

Jika dibandingkan CMS yang lainnya, WordPress adalah yang paling mendukung SEO.

Bagi Anda yang belum tahu apa itu SEO, silakan belajar SEO melalui artikel-artikel tentang SEO di sini

Baca Juga: Kelebihan & Kekurangan Blogger, Lebih Baik dari WordPress?

Buat Website Anda dengan WordPress Sekarang!

Demikianlah pembahasan mengenai apa itu CMS WordPress. Setelah mengetahui kelebihannya, kini saaatnya membangun website Anda sendiri dengan WordPress.

Nah, untuk mendapatkan performa maksimal dalam menjalankan website berbasis WordPress, kami punya solusi jitu, yaitu dengan menggunakan WordPress hosting.

Buat Website dengan Cepat Pakai Hosting WordPress

Paket hosting ini telah dioptimasi secara khusus menggunakan CloudPOP demi mendapatkan performa yang optimal.

Namun, bila Anda ingin paket hosting lain, kami juga memiliki hosting murah dengan harga mulai dari Rp14.500 saja per bulannya.

Yuk, segera buat website Anda sekarang. Jika Anda mengalami kendala, kami akan dengan senang hati membantu Anda.

Eril Obeit Choiri Graduating with an IT degree, Eril falls in love with Digital Marketing especially with Search Engine Optimization and Content Writing.

2 Replies to “Apa Itu CMS WordPress & Penjelasan…”

  1. Mantap materinya sudah bagus
    Saya merasa sangat puas dengan materi yang tampilkan
    Semoga bisa bermanfaat bagi saya dan teman” saya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *