Apakah saat ini Anda sedang mencari pengertian tentang apa itu cloud hosting? Jika iya, maka Anda sudah berada di artikel yang tepat karena pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang seluk-beluk cloud hosting, mulai dari sejarah, cara kerja teknologi yang digunakan, hingga berbagai keuntungan yang bisa didapatkan untuk mengoptimalkan kinerja website Anda.

Apa Itu Cloud Hosting dan Keunggulannya Untuk Website Anda?

Bagi sebagian orang istilah cloud hosting memang kurang begitu familiar, hal tersebut cukup wajar mengingat tidak banyaknya pengetahuan serta akses informasi yang mereka terima seputar inovasi layanan hosting yang berbasis cluster ini.

Kendati kurang populer, di era perkembangan mobile teknologi seperti sekarang ini sudah cukup banyak developer lokal yang mulai beralih menggunakan layanan cloud hosting, baik untuk memenuhi kebutuhan pibadi maupun perusahaan.

Nah, tentu Anda sudah semakin penasaran kan? Langsung saja mari kita kupas pengertian terkait layanan cloud hosting mulai dari A-Z untuk menambah pengetahuan Anda.

Apa Itu Cloud Hosting?

Cloud hosting terdiri dari gabungan dua kata, yakni “cloud” atau yang biasa disebut sebagai perumpamaan dari internet serta “hosting” yang merupakan layanan untuk mengakomodir penyimpanan berbagai macam jenis data di dalam website.

Data yang dimaksud bisa berupa file teks, gambar, database, dokumen, hingga video. Jadi, secara garis besar Cloud Hosting sendiri bisa diartikan sebagai sebuah layanan yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara virtual dengan menggunakan banyak server yang saling terhubung satu sama lain untuk menjaga agar uptime (jam kerja server) dan perfoma website tetap terjaga.

Teknologi cloud hosting sendiri merupakan pembaruan dari layanan web hosting konvensional yang masih memerlukan hardware sebagai sentral penyimpanan data. Tujuan penggunaan cloud hosting tak lain sebagai upaya pencegahan agar website bisa tetap berjalan meski salah satu server down atau mengalami gangguan.

Baca Juga: Cara Tercepat Mengatasi 500 Internal Server Error di WordPress

Terlepas dari itu, cloud hosting juga memiliki kemampuan ekstra untuk menampung lebih banyak trafik sehingga sangat cocok digunakan oleh para pengembang website profesional seperti toko online, portofolio perusahaan, hingga website instansi pemerintahan.

Tata cara pengelolaan cloud hosting juga tidak terlalu sulit karena bisa diatur menggunakan cPanel layaknya shared hosting standar, namun, performanya jauh di atas shared hosting bahkan hampir mirip seperti Virtual Private Server (VPS).

Sejarah Cloud Hosting

Awal mula perkembangan layanan cloud hosting tidak lepas dari gagasan cloud computing yang pertama kali dicetuskan oleh pakar komputasi dan kecerdasan buatan asal MIT, John McCharty, pada tahun 1960 silam.

Ide awal tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh pendiri Oracle di medio tahun 1990-an sebelum akhirnya mulai banyak digunakan oleh perusahaan kekinian sekelas Amazon dengan E2C dan Google  lewat Google App.

Keuntungan Menggunakan Cloud Hosting

  • Lebih leluasa ketika ingin beralih ke layanan yang lebih tinggi (up scaling)
  • Dapat menampung trafik yang masif berkat fitur unmetered kuta bandwith
  • Presentase uptime (jam kerja server) tinggi
  • Lebih aman dari potensi pencurian data maupun kerusakan akibat human error
  • Harga kompetitif

Perbedaan Web Hosting Reguler dan Cloud Hosting

Faktor pertama yang membedakan antara web hosting reguler dan cloud hosting bisa dilihat dari segi biaya. Untuk cloud hosting Anda hanya perlu membayar biaya sesuai besar kapasitas layanan yang digunakan, di Qwords.com layanan cloud hosting bisa dipilih mulai dari Value Performance, Medium Performance, dan High Performance, selain itu ada pula cloud hosting unlimited serta WordPress Hosting yang sudah dioptimalkan untuk akses web berbasis CMS WordPress.

Sementara untuk web hosting konvensional Anda harus membayar biaya server lengkap dengan hardware yang juga sama-sama digunakan oleh penyewa hosting lain, Biaya sewa web hosting reguler tersebut juga akan semakin membengkak ketika Anda memutuskan untuk menyewa dedicated server.

Perbedaan berikutnya ada pada sektor performa dimana provider layanan cloud hosting biasanya berani memberikan bandwith unmetered atau tidak terbatas, Sementara tiap-tiap penyewa layanan web hosting tradisional masih dibatasi dengan bandwith sesuai kuota.

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Menggunakan Layanan Cloud Hosting?

Seperti halnya web hosting reguler, layanan cloud hosting juga bisa digunakan untuk mengakomodir kebutuhan berbagai jenis website, baik pribadi maupun profesional. Namun, cloud hosting lebih recomended digunakan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang operasionalnya didominasi oleh fungsionalitas website, seperti sistem informasi perbankan, marketplace, situs berita, atau proyek dengan trafik tinggi lainnya.

Bagaimana? Apakah Anda sudah mendapat gambaran yang cukup jelas terkait apa itu cloud hosting? Jika Anda tertarik untuk menggunakan layanan ini jangan sungkan-sungkan ya untuk menghubungi Customer Service ataupun hotline kami. Sebagai Top 5 provider cloud web hosting di Indonesia, Qwords.com dengan senang hati akan selalu mengakomodir berbagai kebutuhan website Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *