Website adalah bagian inti yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah teknologi. Di dalam website ada banyak istilah atau hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik. Contohnya, bootstrap. Apa itu bootstrap? Untuk menjawab pertanyaan ini Anda bisa langsung membaca pembahasannya di artikel ini. Selain itu, kami juga menyediakan informasi tambahan seperti pengertian hingga cara menggunakannya.

Apa Itu Bootstrap Inilah Pengertian dan Cara Menggunakannya
Apa Itu Bootstrap Inilah Pengertian dan Cara Menggunakannya

Pengertian Bootstrap

Bootstrap merupakan sebuah library framework CSS yang telah dibuat khusus uintuk mengembangkan front end sebuah website. Bootstrap juga dikenal sebagai salah satu framework CSS, HTML, Javascript yang begitu populer di kalangan website developer atau pengembang website. Apa itu bootstrap dan fungsinya? yang pasti bootstrap digunakan untuk mengembangkan website agar lebih responsive.

Dengan adanya bootstrap tersebut tentu saja membuat halaman website bisa menyesuaikan dengan ukuran monitor device. Baik jika di akses lewat ponsel, tablet ataupun desktop. Awal mulanya, bootstrap sendiri bernama Twitter Blueprint.

Ini dulunya diciptakan dan dikembangkan oleh Jacob Thornton dan Mark Otto yang ada di Twitter untuk perangkat kerja yang bisa mendorong konsistensi pada alat internalnya. Dengan memakai bootstrap tentu saja seorang developer bisa lebih mudah dan cepat untuk membuat front end dalam sebuah website itu sendiri.

Sebagai pengguna Anda hanya perlu memanggil setiap kelas yang digunakan, contohnya seperti navigasi, tabel, grind, tombol atau sebagainya. Banyak fungsi bootstrap yang bisa dipakai untuk sebuah website. Berikut fungsinya:

  1. Bisa mempercepat waktu untuk memproses pembuatan front end sebuah website
  2. Menampilkan sisi website yang lebih modern dan juga khas anak jaman sekarang
  3. Tampilan dari bootstrap sendiri sudah sangat responsive sehingga sangat mendukung untuk segala jenis resolusi, entah itu tablet, smartphone ataupun juga PC dan laptop.
  4. Website yang menggunakan bootstrap umumnya lebih ringan karena lebih terstuktur.

Keunggulan Bootstrap

Setelah tahu apa itu bootstrap dan juga fungsinya untuk website, kini Anda juga harus tahu apa saja keunggulan menggunakan bootstrap ini. untuk Anda yang ingin menggunakannya, berikut beberapa keunggulan yang ditawarkan:

1. Lebih efisien waktu

Bootstrap sendiri menyediakan banyak sekali library yang isinya berbagai macam script yang sudah siap saji untuk dipakai oleh programmer ketika mengembangkan website bagian depan. Sehingga pihak developer tidak lagi membuat waktu untuk menulis berbagai script SCC dari awal. Tentu dengan memakai potongan script tersebut, maka akan sangat menguntungkan untuk website.

Struktur website bisa lebih produktif di tangan seorang programmer handal tadi. Perlu Anda tahu bahwa bootstrap versi terbaru sudah dibangun dengan fitur LESS. Yang artinya, bootstrap mempunyai banyak aspek menguntungkan dalam hal website desain sehingga sangat mempermudah para programmer.

2. Lebih fleksibel

Penggunaan bootstrap website juga membuat pekerjaan developer dan programmer bisa lebih fleksibel. Ya karena framenya memang bisa digunakan sesuai keinginan dan bebas saja. Anda bisa lebih mudah untuk memodifikasikan berbagai script yang telah ada didalamnya. Tidak ada ketentuan khusus untuk memanfaatkan bootstrap twitter ini.

Hal inilah yang membuatmu lantas bisa berkreasi dalam bentuk sesuai keinginan dengan memanfaatkan berbagai macam tool yang sudah ada di bootstrap twitter itu sendiri. Inilah yang membut para pengembang lebih fleksibel ingin membangun website yang ia miliki.

3. Desain yang oriented

Bootstrap untuk keperluan website umumnya mempunyai sebuah sistem baku yang sangat bagus, sistem ini disebut dengan nama grid sistem. Grid merupakan sebuah struktur dua dimensi yang menjadi perpaduan antara sumbu vertikal dan juga horizontal yang membentuk kolom serta baris. Kolom dan baris tersebut lantas merepresentasikan dimensi yang telah tersedia di sebuah browser.

Baca juga: Cara Edit Theme WordPress Sendiri Dengan Mudah

Untuk versi awalnya, bootstrap ini menyediakan grid yang ukuran layarnya adalah 940px dan juga margin 20px. Namun untuk era sekarang, ukuran bootstrap sendiri juga sudah mempunyai ukuran yang cukup lebar karena layarnya 768px sampai 1200px. Tentu saja ukuran tersebut bisa dimodifikasi oleh para penggunanya sendiri.

Model untuk mengatur desainnya memang diatur dengan sistem yang sudah otomatis. Sehingga para developer tinggal melakukan pemanggilan kelas CSS dan juga meletakkan konten di script dan juga sintaks HTML yang telah dikerjakan sebelumnya.

4. LESS is More

Ini merupakan hal yang begitu populer di kalangan programmer dan juga web developer karena alasan tertentu. Alasan tadi adalah kaitannya dengan fungsi responsive yang dimiliki oleh bootstrap itu sendiri. Dengan memakai bootstrap ini website yang Anda miliki juga lebih responsive dan bisa ditampilkan untuk semua website dengan baik.

5. Javascript

Di dalam bootstrap sendiri sudah dilengkapi dengan yang namanya Library JavaScrip yang  sesuai dengan struktur dari bahasa pemrograman Javascript standar. Tentu saja dengan adanya komponen tersebut akan membuat website bisa lebih powerfull dibanding sebelumnya.

Cara Menggunakan Bootstrap

Ada banyak pilihan untuk menggunakn framework bootstrap untuk keperluan website Anda. Caranya dengan melakukan penginstalan lewat Bower, NPM, Composer atau bisa juga memakai Bootstrap CDN supaya nantinya bisa lebih mudah. Ingat, sampai sekarang ada banyak versi Bootstrap dengan keunggulan dan kegunaan yang berbeda.

Anda bisa mengenalinya terlebih dahulu sebelum menggunakan bootstrap supaya nantinya lebih bagus dan terjamin, Anda yang ingin menggunakan bootstrap juga bisa men-download filenya di getbootstrap.com. Berikut adalah caranya:

  1. Download filenya terlebih dahulu di getbootstrap.com
  2. Ekstrak file .zip yang telah didownload tadi
  3. Setelah itu kita bisa memanggil file tersebut dan menerapkannya di website yang sudah dibangin sebelumnya

Memang pemasangan bootstrap untuk website ini tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang. Anda harus mengandalkan seorang programmer yang sudah terlatih. Karena tidak semua programmer bisa memasang bootstrap tersebut.

Baca juga: 7 Penyebab yang Membuat Website Mudah di Hack

Bootstrap pertama kali muncul di ajang hackweek. Di awal kemunculannya tadi, komponen bootstrap masih sangat kurang. Namun, berkat adanya sejumlah penyempurnaan akhirnya bootstrap bisa seperti sekarang. Platform ini menggunakan boostrap dan sedikit memakai coding seperti bahasa JavaScript dan juga CSS. Hasilnya bisa membuat website yang sangat powerfull dan juga berkembang dengan mengikuti browser. Tidak heran penggunaan bootstrap menjadi daya tarik tersendiri.

Penutup

Itulah sedikit penjelasan terkait pengertian apa itu bootstrap, keunggulan bootstrap, serta cara menggunakan bootstrap. Setelah mempelajari dan mengenal tentang bootstrap, maka kini saatnya bagi  Anda untuk berkreasi dalam membuat website yang responsif dan nyaman digunakan di berbagai perangkat menggunakan ilmu baru yang sudah Anda dapatkan.

Nah, setelah selesai meracik website seperti yang Anda inginkan, jangan lupa untuk memesan nama domain dan paket cloud hosting dari Qwords.com. Contoh paket hosting murah yang kami sediakan di antaranya adalah high performance cloud hosting yang memang sangat diperlukan untuk keperluan website profesional. Sementara terkait pilihan nama domain tersedia hingga 500 ekstensi baik dari dalam maupun luar negeri. Jadi tunggu apa lagi, ayo segera ambil langkah sekaang juga untuk kualitas website terbaik dan terpercaya.

Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *