Tidak dapat dipungkiri, di era digital seperti sekarang ini semua hal menjadi saling terkoneksi dengan mudah dan bahkan tidak terbatas. Mulai dari proses berkunjung dari toko online satu ke toko online yang lain sembari terus berbelanja menggunakan debit, atau memesan kerandaraan online sembari mencari tahu lokasi dari driver.

Semua hal tu bisa terjadi karena adanya penggunaan API (Application Program Interface)

Mungkin Anda akan bertanya-tanya, Apa itu API? Mengapa API begitu popular dan juga banyak digunakan untuk aplikasi? Bagaimana sebenarnya cara kerja dari API? Daripada berangan-angan, baca terus artikel ini karena di sini akan dibahas dengan detail.

Pengertian API

Apa itu API
Apa itu API

API, kependekan dari Apllication Programming Interface merupakan software interface berisi kumpulan dari instruksi yang menjelaskan bagaimana sebuah software bisa berinteraksi dengan software yang lain, ini semua disimpan dalam sebuah bentuk library.

Penjelasan tersebut dapat dianalogikan dalam membangun rumah. Orang akan memakai kontraktor yang bisa menangani setiap bagian berbeda. Nah, rumah merupakan gambaran dari software atau aplikasi yang akan dibuat, sedangkan kontraktor merupakan gambaran API yang melakukan fungsi tertentu.

Jadi singkatnya apa itu API?

Sederhananya, API merupakan penghubung antar aplikasi yang akan kita buat dengan aplikasi lain. Tujuannya agar memungkinkan aplikasi yang berbeda dapat bekomunikasi dan saling berbagi data.

Jika dilihat dari abstraksi pendeskripsian dalam sistem, API masih dikelompokkan menjadi beberapa kategori diantaranya operating system, programming languages, Infrastructure service, web services, dan Application services.

Apa itu api service? Application service merupakan API yang biasanya digunakan agar bisa mengakses layanan dan data dari  sebuah aplikasi.

Perbedaan Rest API dan Restfull API

Setelah tau apa iu API, Anda akan otomatis terhubung dengan Rest API dan Restfull API. Apa sih sebenarnya kedua istilah itu? Dan dimanakah letak perbedaannya?

REST merupakan singkatan dari Representatioal state transfer, adalah standar arsitektur yang menggunakan sistem protokol HTPP berbasis web agar data bisa bekomunkasi.  Rest ini akan merepresentasikan interaksi antara client dengan server agar bisa saling bertukar informasi dengan media yang sama.

Rest ini juga dapat digunakan sebagai interface agar dapat mengakses sebuah sumber. API mengikuti prinsip REST arsiketur untuk bisa memudahkan developer dengan memberikan informasi supaya client bisa mengakses service dengan API yang sudah ada.

Cara Kerja Rest API & Resful

Bagaimana cara kerjanya? Rest API bekerja menggunakan Rest server dan Rest client. Rest  server berfungsi menyediakan data atau resource, sedangkan rest client kemudian akan membuat HTTP request pada server dengan URLs atau global ID. Lalu, server akan merespon dan mengirim kembali HTTP yang dimintal oleh client.

Lalu apa itu restful API? Yakni implementasi dari sebuah web service. Restful merupakan aturan atau protokol dalam melakukan rest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa restful merupakan bagian dari rest.

Bagaimana Restful bekerja?

REST API
REST API

Permintaan http oleh client menggunakan beberapa fitur yang kemudian semuanya disebut restful. Pertama, GET agar bisa mengambil sumber daya, lalu PUT untukk bisa memperbarui sumber daya atau mengubah situs, kemudian POST untuk  bisa membuat sumber daya yang dapat berupa file, objek, atau blok, dan terakhir DELETE untuk menghapus.

Keuntungan  adanya restful ini memudahkan. Jadi, Anda tidak harus repot memasang apapun di sisi klien seperti framework atau SDK. Yang perlu Anda lakukan hanya membuat request HTTP ke layanan end point, kemudian sisanya biarkan server yang melakukan pelayanannya.

Contohnya menggunakan Google API untuk login. Jadi Anda tidak memerlukan waktu  yang banyak untu membuat sistem login, cukup memangl API, pengguna hanya butuh login dan Anda bisa mendapatkan data bisa berupa nama pengguna atau berupa email. Tentu saja dengan syarat pengguna sudah memberikan izin untuk memberikan data mereka.

Baca juga : Pentingnya Website Untuk Bisnis

Pengaplikasian API dalam Kehidupan

Setelah Mengerti Apa Itu Api, Lalu Bagaimana Kegunaan API Sehari-Hari?

Banyak sekali pengaplikasian API di dalam kehidupan sehari-hari, contohnya saat Anda sedang bermain facebook. Ketika Anda sedang menggunakan facebook, semua aplikasi dari luar yang terhubung dengan fanpage maupun akun facebook itu akan menggunakan API Key.

Misalnya saat Anda hendak menekan tombol tweet this post atau share to facebook maupun saat menekan Like fanpage facebook di sebuah website.

Kami tekankan kembali, Apa itu API key? Jadi API key merupakan sebuah tanda pengenal dari project Anda yang berisikan kode unik. Kegunaanya ialah untuk membuat kita bisa menggunakan fitur dari Google dan memberikan akses login dengan menyambungkan kode antar developer atau antar platform satu dengan platform lain.

Umumnya, website dari perusahaan besar akan menyediakan API Key dan API secret untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan fitur dengan kemanan yang tinggi.

Jadi, API memang sangat krusial manfaatnya di era digital ini. Semua aspek dalam kehidupan ini sudah terhubung dengan internet dan sistem kerja tersebut dimudahkan dengan adanya Application Program Interface. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu ya!

Untuk Anda yang membutuhkan hosting untuk keperluan membuat website dengan memanfaatkan API, kami memiliki rekomendasi Unlimited Hosting Indonesia dari Qwords.com. Tenang saja semua hosting di Qwords memiliki harga yang bersaing jika dibandingkan dengan penyedia hosting lainnya. Tunggu apalagi wujudkan website bisnis Anda bersama dengan kami.

Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *