Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Tutorial Mengatasi Error 413 Request Entity Too Large

3 min read

Tutorial Mengatasi Error 413 Request Entity Too Large

Jika WordPress website Anda sedang mengalami error 413 request entity too large, tenang saja sahabat Qwords! Error ini memang mungkin akan muncul ketika mengunggah file dengan ukuran file terlalu besar ke website Anda.

Namun meski error 413 request entity too large ini terdengar cukup rumit, sebenarnya cara mengatasinya cukup mudah loh! Nah pada artikel ini kami akan memberikan tutorial cara mengatasi error ini dengan cepat dan mudah.

Pada akhir artikel, Anda akan mengetahui penyebab error 413 request entity too large terjadi dan juga cara mengatasinya di WordPress website maupun di web server VPS Anda.

Yuk langsung saja kita mulai!

Penyebab Error 413 Request Entity Too Large 

Penyebab Error 413 Request Entity Too Large 

Singkatnya, penyebab utama dari error 413 request entity too large adalah adanya ukuran file segala jenis yang terlalu besar diunggah ke web server. 

Saat  web server tidak bisa memproses permintaan klien (client request) dengan sempurna karena ukuran file yang terlalu besar atau melebihi batas yang sudah ditentukan, error ini akan terjadi.

Setiap web server atau hosting memang mempunyai pengaturan batas HTTP request client yang ditentukan oleh paket hosting dan juga konfigurasi web server yang digunakan.

Batasan upload file pada akun hosting biasanya sudah ditentukan oleh penyedia web hosting itu sendiri. Namun, terkadang Anda tetap akan membutuhkan batasan upload yang lebih besar.

Nah, untuk membantu Anda mendapatkan batasan upload maksimal yang besar dan menghindari error ini terjadi, berikut adalah beberapa cara mengatasi error 413 request entity too large.

Mengatasi Error 413 Request Entity Too Large

Mengatasi Erroar 413 Request Entity Too Large

Untungnya, ada beberapa cara mudah mengatasi error 413 request entity too large. Anda hanya harus memilih cara yang paling tepat untuk diterapkan pada website Anda. 

Nah, yuk langsung saja kita bahas beberapa cara mengatasi error 413 request entity too large ini di WordPress website dan juga virtual private server Anda.

1. Edit File .htaccess untuk Meningkatkan Batas Upload

Jika Anda mendapatkan error 413 request entity too large pada WordPress website Anda, salah satu cara mengatasi error yang paling mudah adalah melalui file .htaccess.

.htaccess adalah file konfigurasi server yang berisi dengan directive dari semua pengaturan yang ada pada server tersebut. Mulai dari caching, redirect, dan juga membuat halaman error 404. 

Mengedit file .htaccess untuk mengatasi error 413 request entity too large juga tidak susah. Anda hanya perlu login ke kontrol panel hosting Anda dan buka File Manager.

Berikut tutorial cara menemukan dan mengedit file .htaccess pada cPanel Qwords.

  1. Login ke cPanel dan temukan menu File Manager pada bagian Files.Fitur File Manager Pada cPanel
  2. Buka File Manager dan cari root direktori dari website Anda. Biasanya root direktori ini bernama public_html.
  3. Nah pada folder tersebut, Anda akan menemukan file bernama .htaccess tepat dibawah folder-folder inti WordPress.
  4. Selanjutnya, klik kanan pada file tersebut dan tekan Edit.cara mengedit file htaccess
  5. Masukan baris kode berikut ini pada baris terakhir #END WordPress yang ada pada baris tersebut.
  6. Terakhir, tekan tombol Save changes untuk menyimpan perubahan yang Anda lakukan.
php_value upload_max_filesize 64M
php_value post_max_size 64M
php_value max_execution_time 300
php_value max_input_time 300

Sekarang Anda sudah bisa mencoba untuk mengunggah file! Jika error 413 request entity too large masih muncul, Anda bisa meningkatkan php value dari 64MB ke nilai yang lebih tinggi. 

Baca Juga: Mengenal .htaccess WordPress, Lengkap dengan Cara Pembuatan dan Fungsinya 

2. Meningkatkan Batasan Upload Melalui File Functions.php

Functions.php adalah file yang ada pada tema WordPress. Fungsi dari file ini adalah untuk menentukan tipe class dan action yang ada pada website WordPress Anda.

Melalui functions.php, Anda bisa menambahkan fitur-fitur anda fungsionalitas pada situs Anda. Salah satunya adalah meningkatkan batasan maksimal upload. 

Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu masuk ke root direktori situs Anda melalui File Manager seperti yang sudah dibahas di metode pertama tadi.

Lalu temukan dan buka folder wp-content. Buka folder Themes dan temukan tema yang sedang digunakan situs Anda.folder wp-content

Di folder tema tersebut, Anda akan menemukan file functions.php. Klik kanan dan tekan Edit lalu masukan code snippet dibawah ini:

@ini_set( ‘upload_max_size’ , ’64M’ );
@ini_set( ‘post_max_size’, ’64M’);
@ini_set( ‘max_execution_time’, ‘300’ );

Terakhir, Anda hanya perlu menyimpan perubahan yang dilakukan dan lihat apakah error 413 entity too large sudah teratasi.

Baca Juga: Pengertian PHP dan Fungsinya Dalam Pemrograman Web

Nah jika kedua cara diatas tidak bisa mengatasi error ini, Anda bisa mencoba upload file melalui alternatif lain seperti melalui FTP client

FTP client adalah tool yang biasa digunakan para webmaster untuk mengunggah file ukuran besar ke web server secara manual.

Jika Anda tidak tahu bagaimana cara, silakan gunakan artikel cara menggunakan FileZilla untuk upload file ke web hosting berikut ini sebagai panduan.

Error 413 Request Entity Too Large Pada VPS

Jika Anda pengguna layanan VPS (virtual private server), cara mengatasi error 413 entity too large juga cukup mudah. 

Anda hanya perlu mengubah beberapa pengaturan web server dan meningkatkan batasan maksimal upload sesuai kebutuhan. 

Disini kami akan membahas cara melakukannya pada beberapa web server populer:

1. Nginx

Nginx

Jika Anda menggunakan NGINX web server, perlu Anda ketahui bahwa fitur yang mengatur batasan maksimal upload pada Nginx adalah client_max_body_size.

Anda bisa menemukan fitur ini di dalam file konfigurasi Nginx yang berada di dalam folder /etc/nginx/nginx.conf.

Setelah Anda menemukannya, Anda tinggal meningkatkan nilai dari batasan upload tersebut. Namun, jika fitur ini tidak ada dalam pengaturan file, tambahkan code snippet di bawah ini:

server {

client_max_body_size 100M;

}

Terakhir, Anda hanya perlu untuk melakukan restart pada Apache menggunakan perintah: service nginx reload.

2. Web Server Apache

apache web server

Pada Apache, fitur yang digunakan untuk meningkatkan batasan upload adalah fitur LimitRequestBody.  

Fitur ini mempunyai fungsi yang sama dengan client_max_body_size yang ada di Nginx. Anda bisa mengaktifkan fitur ini melalui file http.conf atau file .htaccess.

Umumnya, nilai default dari fitur LimitRequestBody adalah 0. Namun, Anda bisa mengubahnya menjadi 100MB atau sesuai kebutuhan dengan code snippet di bawah ini.

LimitRequestBody 104857600

Selanjutnya, Anda hanya perlu melakukan restart dengan perintah “service apache2 reload” dan semoga error 413 request entity too large akan teratasi.

Penutup 

Nah itu tadi tutorial cara mengatasi error 413 request entity too large sahabat Qwords! Cukup mudah kan? Berikut adalah rekap singkatnya:

  1. Meningkatkan batasan maksimal upload melalui file .htaccess.
  2. Mengedit file functions.php untuk meningkatkan batasan upload.
  3. Mengupload file berukuran besar secara manual melalui FTP client.
  4. Meningkatkan batas upload server Nginx dengan perintah client_max_body_size.
  5. Menggunakan fitur LimitRequestBody untuk meningkatkan batasan upload pada Apache web server.

Sekarang, Anda tidak perlu khawatir lagi untuk mengunggah file dengan ukuran besar sahabat Qwords! 

Tentunya untuk meminimalisir error apapun pada website, Anda harus memilih layanan hosting terbaik seperti Qwords.com

Mulai dari VPS hosting, unlimited hosting, sampai WordPress hosting, Qwords menawarkan banyak layanan hosting dilengkapi dengan 99% server uptime dan juga 24 jam support.

Tunggu apa lagi? Yuk bergabung dengan Qwords!

Semoga artikel ini bermanfaat dan jika Anda masih punya pertanyaan, silakan tinggalkan di kolom komentar.

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Termudah, Cara Membuat Subdomain di cPanel

Anda sebagai pengelola website bisnis dengan banyak cabang, tentunya untuk mengelola semua website akan terlalu repot kalau harus membuat website untuk setiap cabangnya. Bagaimana...
Eril Obeit Choiri
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *